Dengar Kata Mereka Tentang UPN Veteran Jakarta

Matahari sudah meninggi dan waktu mulai menyentuh pertengahan hari, namun di awal tahun ini, kampus UPN Veteran Jakarta masih sepi. Hanya ada satu dua mahasiswa yang lalu-lalang di pelataran kelas. Bangku-bangku di taman-taman kampus yang disediakan untuk diskusi terasa sepi. Hanya satu dua kursi yang terisi.

Kantin-kantin kampus juga kebanyakan tutup. Ditambah lagi lapangan parkir yang tampak semakin luas karena hanya beberapa kendaraan saja yang parkir. Untunglah masih ada beberapa mahasiswa di bagian administrasi yang sedang mengurusi perihal akademik.

Usut punya usut, ternyata kelengangan kampus UPN Veteran Jakarta terjadi karena mahasiswa sedang libur semester, Quipperian. Akan tetapi, di gedung Unit Kegiatan Mahasiswa, suara-suara dari mahasiswa yang juga merupakan aktivis masih bisa didengar meski sayup.

Keramahan masih tampak sekali terpancar dari mahasiswa dan mahasiswi yang masih hilir-mudik di kampus saat libur semester ini. Ada banyak senyum sebagai peganti tegur sapa yang terjadi di lingkungan kampus ini. Beberapa mahasiswa tampak mengenakan pakaian yang bertuliskan nama program studi tempat mereka berasal.

Ada juga beberapa mahasiswa yang mengenakan pakaian dengan nama komunitas-komunitas yang beragam. Beberapa mahasiswa yang masih ke kampus di masa-masa libur ini adalah Bayu Yusuf Nurhamdi, Ratna Astri Astuti, dan Pradika Yudistira Utama.

Bayu Yusuf NurhamdiDengar Kata Mereka Tentang UPN Veteran Jakarta

Lelaki hitam manis ini biasa diapanggil Bayu. Ia adalah mahasiswa tingkat akhir Program Studi Fisioterapi UPN Veteran Jakarta. Selain menjadi mahasiswa yang sangat memperhatikan prestasi akademik, Bayu juga dikenal aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan Fisioterapi. UPN Veteran Jakarta memang menjadi pilihan lelaki yang bercita-cita menjadi seorang fisioterapi ini. “Menjadi fisioterapi itu gajinya gede,” canda Bayu

Perkenalan Bayu dengan UPN Veteran Jakarta terjadi melalui surat kabar. Kala itu, Bayu sempat membaca berita mengenai UPN Veteran Jakarta yang berubah status dari Perguruan Tiggi Swasta menjad Perguruan Tinggi Negeri. Ketertarikan Bayu untuk menjadi mahasiswa di UPN Veteran Jakarta semakin tinggi setelah secara iseng mengunjungi kampus ini. “Kampusnya adem, banyak pohon dan bersih,” ujar Bayu.

Kala itu, Bayu memiliki keyakinan bahwa niatnya untuk menjadi mahasiswa Fisioterapi di UPN Veteran Jakarta akan membuatnya mendapatkan peluang karir yang bagus. Hal ini dikarenakan Program Studi Fisioterapi UPN Veteran Jakarta sudah terakreditasi dengan baik.

Dengan akreditasi ini, Bayu optimis bahwa kelak ia bisa memanfaatkan ilmu fisioterapi yang ia miliki untuk bekerja di bidang yang membutuhkan fisioterapi seperti Rumah Sakit, Klinik, dan di bidang Olahraga.

Setelah resmi menjadi mahasiswa di UPN Veteran Jakarta, kepuasan Bayu makin besar. “Saya bertemu dosen-dosen yang tak hanya merupakan akademisi di sini, tapi juga praktisi. Jadi ilmu yang diajarkan ke saya itu ‘nyata’, bukan sekedar teori,” tutur Bayu.

Ia juga menambahkan mengenai dosen-dosen UPN Veteran Jakarta yang sangat fair kepada mahasiswa. Selama masa perkuliahannya di UPN Veteran Jakarta, Bayu selalu merasa puas dengan nilai-nilai yang ia dapatkan. Ditambah lagi dengan dosen-dosennya yang begitu ramah jika ingin diajak bertemu di luar jam perkuliahan.

“UPN Veteran Jakarta itu harus dijadikan salah satu pilihan karena semua ‘kelayakan’ ada di sini,” tutup Bayu.

Ratna Astri AstutiDengar Kata Mereka Tentang UPN Veteran Jakarta

Perempuan berparas teduh yang biasa dipanggil Ratna ini juga menganggap UPN Veteran Jakarta layak dijadikan pilihan. Perempuan dengan nama lengkap Ratna Astri Astuti ini tercatat sebagai mahasiswi Keperawatan UPN Veteran Jakarta.

Akreditasi Program Studi Keperawatan yang baik membuat Ratna tertarik menjadi mahasiswi di UPN Veteran Jakarta. Ratna pertama kali mendengar tentang UPN Veteran Jakarta dari teman Ayahnya. Saat itu, UPN Veteran Jakarta dikenal sebagai kampus swasta yang akan dilirik DIKTI untuk dijadikan Perguruan Tinggi Negeri.

Ratna yang merupakan warga asli Pamulang ini semakin yakin untuk menjadi mahasiswa UPN Veteran Jakarta setelah melihat pembangunan gedung dan perbaikan fasilitas yang secara konsisten dilakukan UPN Veteran Jakarta.

Tak hanya sampai di situ, ketika sudah menjadi mahasiswa Program Studi Keperawatan UPN Veteran Jakarta, Ratna merasakan kenyamanan dari dosen-dosen yang mampu membimbing mahasiswa dengan baik. Hal yang paling membuat Ratna betah berkuliah di UPN Veteran Jakarta adalah karena kampus ini memiliki link yang banyak dengan instansi-instansi kesehatan.

Alhasil, Ratna tidak merasa kesulitan ketika harus melakukan kuliah praktek selama beberapa bulan. “Pihak kampus sudah punya kerjasama dengan banyak rumah sakit, seperti Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Marinir, Rumah sakit Mitaharja. Mahasiswa yang praktek tinggal ditempatkan di salah satu rumah sakit ini,” tutur Ratna.

Pradika Yudistira PratamaDengar Kata Mereka Tentang UPN Veteran Jakarta

Fasilitas juga menjadi hal yang membuat Pradika Yudistira Pratama betah berkuliah di UPN Veteran Jakarta. “Tak ada perbedaan fasilitas antara kampus utama dan kampus cabang,” jelas lelaki yang terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Kesehatan UPN Veteran Jakarta ini.

Awalnya, Pradika merasa sedikit khawatir karena dia terdaftar di Fakultas Kesehatan yang lokasi kampusnya tidak berada di kampus utama UPN Veteran Jakarta di daerah Pondok Labu. Akan tetapi, setelah Pradika mengunjungi geduang Fakultas Kesehatan di daerah Limo, ia tidak merasakan perbedaan yang mencolok.

Pradika mengaku bahwa ruang kelas dan pelayanan akademik di kampus cabang ini sama bagusnya dengan yang ada di kampus utama. Bagi Pradika, UPN Veteran Jakarta pantas dilirik karena kampus ini memiliki budaya organisasi yang ‘hidup’ dan ikatan alumni yang kuat sehingga akan membantu dalam mendapatkan pekerjaan yang bagus ketikas sudah lulus nanti. 

Penulis: Sari Fitria

Referensi

Wawancara Mahasiswa UPN Veteran Jakarta:

  1. Bayu Yusuf Nurhamdi
  2. Ratna Astri Astuti
  3. Pradika Yudistira Utama


Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang