Sumber: http://www.edukasi.kompas.com
UIN Alauddin Makassar merupakan universitas Islam mutiara kebanggaan di sisi timur Indonesia. Universitas ini menawarkan beragam jurusan kepada ribuan calon mahasiswa yang berminat belajar di sini setiap tahunnya. Selain ragam jurusan yang ditawarkan, ada berbagai macam UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang terdapat di UIN Alauddin Makassar.
UKM disediakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan waktu dan bakatnya di luar perkuliahan. Tak tanggung-tanggung, sederet fasilitas yang dapat menunjang kegiatan perkuliahan mahasiswa sehari-hari pun juga ditawarkan oleh kampus ini.
Buat kamu, Quipperian, yang berminat masuk di UIN Alauddin pasti ingin tahu lebih dalam mengenai UIN Alauddin Makassar. Kamu bisa memperoleh informasi tersbut melalui situs resmi uin-alauddin.ac.id. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan informasi dari sumber internet lainnya. Namun, tentu saja sumber informasi paling faktual yang bisa kamu dapatkan adalah dengan mengetahui langsung dari pengalaman mahasiswanya.
Sst, Quipper Video Blog sudah mempersiapkan informasi juga loh untuk kamu, langsung dari mahasiswa kebanggan UIN Alauddin Makassar! Ini dia, testimoni dari beberapa mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang dihimpun langsung oleh Quipper.
Ilmu Politik yang Justru Tak Membuat Tumbang, Namun Sangat Berimbang
Integrasi pendidikan ilmu politik dengan ilmu agama Islam yang diajarkan di UIN Alauddin Makassar menjadi alasan utama mengapa Ilyas Syariffuddin kemudian memutuskan memilih Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar.
Mahasiswa yang akrab disapa Ilyas saat ini sedang mengenyam pendidikannya di semester 6 Jurusan Ilmu Politik. Ilyas yang diterima di UIN Alauddin Makassar melalui jalur undangan (SNMPTN) ini juga mengungkapkan alasan lebih rinci kenapa akhirnya pilihannya jatuh pada jurusan yang ia seriusi sekarang.
Ilyas Syarifuddin masuk di UIN Alauddin Makassar melalui jalur undangan (SNMPTN). Memiliki ketertarikan mempelajari politik sejak dulu, ia lolos pilihan ketiga di jurusan Ilmu Politik UIN. Ia merasa sangat beruntung bisa masuk di UIN Alauddin Makassar. Karena menurutnya, UIN Alauddin Makassar memiliki keunikan dan karakter yang belum tentu dimiliki kampus-kampus lain.
Sesuai dengan visi UIN Alauddin Makassar sebagai Pusat Pencerahan dan Transformasi IPTEKS Berbasis Peradaban Islam, kurikulum pendidikan yang diajarkan mempertalikan atau mengintegrasikan ilmu-ilmu umum dengan Ilmu Agama (Islam).
Hal itu membuat Ilyas dan teman-temannya di kampus tidak sekedar mempelajari ilmu-ilmu yang diproduksi Barat tetapi di imbangi dengan konsep-konsep Islam. Ilyas juga mempelajari Ilmu Al-Quran, Ilmu Hadis, Teologi Islam, Ilmu Aqidah Akhlak, tasawuf, sejarah peradaban Islam dan lain-lain di samping mata kuliah jurusan.
Ilmu Politik yang ada di UIN Alauddin Makassar memang berbeda dengan Ilmu Politik di perguruan tinggi pada umumnya karena bersumber dari konsep Islam, yang biasa disebut Ilmu Politik Profetik. Hal ini diakui Ilyas, membuat ia dan teman-temannya memiliki paradigma yang berbeda dalam memahami politik, tidak seperti konsep politik yang dipahami secara umum.
UIN Alauddin juga memiliki program unggulan, yakni Pengembangan Intensif Berbahasa Asing (PIBA) dan Caracter Building Training (CBT) yang wajib untuk diikuti oleh setiap mahasiswa untuk peningkatan kualitas dan kapasitas mahasiswa di era digital dewasa ini.
Hal yang paling berkesan bagi Ilyas selama berkuliah di UIN Alauddin Makassar adalah kegiatan berkumpul dengan teman-teman organisasi, mulai dari rapat perencanaan, cari dana, dan sebagainya. Ia sendiri sangat aktif sebagai pengurus himpunan di jurusan. Jadi intesitas berkumpul dengan teman-teman sangat tinggi. Makan bersama seadanya, hingga tidur berbarengan semuanya. Teman-teman organisasi sudah seperti layaknya saudara.
Berbeda dengan Ilyas, bagi Eka, mahasiswi semester 4 jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar, pengalaman paling mengesankan selama berkuliah di UIN bukan pada saat bersama dengan teman-teman namun pada saat proses pendaftaran masuk UIN Alauddin Makassar itu sendiri.
Dulunya, memilih masuk UIN Alauddin Makassar karena kampus ini merupakan salah satu universitas negeri yang ada di Makassar. Dan hal paling berkesan dan masih lekat di ingatan Eka hingga kini adalah bagaimana saat mendaftar ulang setelah lulus SNMPTN dulu, ia harus antri panjang dan kepanasan ketika mengurus berkas. Dan bahkan tidak ditemani orang tuanya, serta harus berjuang sendiri.
Selama berkuliah di UIN Alauddin Makassar, Eka sangat merasa terbantu dengan kemudahan akses dan juga fasilitas kampus yang lengkap, seperti buku-buku di perpustakaan dan wifi.
Menemukan Sosok Orang Tua Kedua di Kampus Tentu Sangat Melegakan Hati
Selain Ilyas dan Eka, mahasiswa lain yang memberikan testimoninya adalah Aufa. Mahasiswa semester 6 jurusan Pendidikan Agama Islam, UIN Alauddin Makassar ini memiliki kesannya tersendiri mengenai kampus tempat ia telah menimba ilmu selama tiga tahun terakhir ini. Baginya, mampu menjalin hubungan yang baik dengan dosen dan dapat mengembangkan minat dan bakat menulis menjadi hal paling berkesan yang ia dapat selama berkuliah di kampus tersebut.
Selama berkuliah di UIN selama kurang lebih 3 tahun terakhir ini, banyak hal yg didapatkan oleh Aufa. Mulai dari integrasi keilmuan, sinergitas dosen-mahasiswa hingga kepada hal yg sifatnya membangun kemajuan UIN secara umum dan jurusan secara khusus.
Diakui oleh Aufa, bukan hal yg mudah untuk menjalin komunikasi dengan dosen dikarenakan kesibukan tiap dosen tetapi dengan komitmen yg tinggi dijunjung sehingga kolaborasi dosen dan mahasiswa itu kemudian berjalan dengan baik
UIN, hampir secara keseluruhan sangat mengesankan. Tetapi yang paling mengesankan bagi Aufa adalah menemukan orang-orang yg selalu memberikan motivasi untuk terus berkarya, seperti menulis. Dan orang tersebut adalah dosen.
Baginya, dosen adalah layaknya orang tua yg menginginkan kesuksesan bagi ‘anak’nya yaitu mahasiswa. Berkat dorongan yang terus menerus diberikan untuk aktif menulis bagi kami, kini Aufa dapat menerbitkan buku dan Aufa sendiri bahkan mulai bersemangat untuk menulis juga di media, khususnya media cetak.
Demikin, Quipperian, testimoni dari beberapa mahasiswa UIN Alauddin Makassar mengenai kesan dan pengalaman mereka selama berkuliah di kampus tersebut. Semoga dapat semakin menambah informasi untuk kamu, ya! Jangan lupa untuk semakin giat mempersiapkan diri menghadapi UN dan ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Dan kamu bisa belajar melalui Quipper, loh!
Quipper Video menyediakan video belajar untuk kamu. Karena Quipper video adalah solusi e-learning berbasis video online untuk kamu yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional dan SBMPTN, sehingga belajar lebih efektif dan menyenangkan. Belajar lebih seru dimana saja dan kapan saja!
Penulis: Nuri Yunita