Ini Dia Sebaran Pekerjaan Alumni UIN Ar-Raniry

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Aceh telah melahirkan banyak alumni dan para tokoh, baik di Aceh maupun Indonesia. Bekal ilmu yang diberikan oleh kampus biru ini sangat bermanfaat bagi para lulusannya untuk menjadi yang terbaik dalam bidangnya. Tidak hanya itu, para alumni juga telah berhasil menciptakan banyak lowongan kerja loh, Quipperian. Kali ini Quipper Video Blog akan mengulas tentang sebaran pekerjaan yang sedang dan pernah digeluti oleh para alumni UIN Ar-Raniry. Yuk, simak lebih lanjut!

Dosen (Akademisi)

Menjadi akademisi bukan hal yang mudah, Quipperian. Namun, faktanya lulusan UIN Ar-Raniry tidak sedikit yang menempuh studi lanjut untuk menjadi akademisi di UIN Ar-Raniry dan di kampus lainnya. Bahkan, Rektor UIN Ar-Raniry saat ini, Prof. Dr. Farid Wajdi, MA merupakan alumnus dari kampus yang dipimpinnya itu, loh. Tidak hanya kembali ke kampus asal, para alumni UIN Ar-Raniry yang menjadi akademisi (dosen) tersebar di berbagai kampus yang ada di Aceh, Indonesia, dan menjadi dosen terbang di berbagai kampus luar negeri.

Untuk saat ini, UIN Ar-Raniry menjadi rujukan banyak orang dan kampus-kampus di bidang ushul fiqh atau hukum Islam. Wajar saja, sebab di UIN Ar-Raniry ada sekian banyak profesor yang menggeluti bidang tersebut dan memang sangat dibutuhkan untuk Aceh yang sedang menggalakkan syariat Islam. Kiranya tidak hanya mengajar, menjadi akademisi juga mewajibkan para alumni untuk mampu menjadi peneliti-peneliti handal.

Ini Dia Sebaran Pekerjaan Alumni UIN Ar-RaniryLegislatif (Anggota Dewan)

Jalur politik turut menjadi ruang yang menjanjikan bagi sebagian alumni UIN Ar-Raniry. Lewat jalur ini, berbagai kebaikan akan lebih mudah mereka perjuangkan demi kemashlahatan banyak orang. Tidak hanya ada di parlemen daerah tingkat dua (Kabupaten/Kota), para alumni juga berada di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (daerah tingkat satu) dan Lembaga Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI).

Beberapa di antara mereka bahkan menjadi anggota dewan yang aktif dan lebih populer di banding anggota dewan lainnya. Semua tentu karena bekal yang mereka peroleh dari kampus dan berbagai kegiatan kemahasiswaan yang pernah diikuti, baik di dalam maupun luar kampus.

Pemerintahan (PNS/ASN)

Alumni UIN Ar-Raniry juga banyak yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Berada di lembaga pemerintahan tentu menjadi incaran dan bahkan terkadang menjadi tujuan utama. Alumni UIN Ar-Raniry ada pula yang menjadi ketua di lembaga tempat mereka bekerja. Kebanyakan dari mereka memilih Kementerian Agama sebagai tempat mengabdi. Ada yang memang bekerja di Kantor Kementerian Agama, ada pula di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Tidak jarang ada yang menjadi Kepala/Wakil Pemerintahan Daerah, baik provinsi maupun kabupaten. Dinas Syariat Islam yang khusus ada di Aceh kiranya juga menjadi lembaga yang didominasi oleh lulusan UIN Ar-Raniry loh, Quipperian. Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi biasanya diketuai oleh lulusan UIN A-Raniry. Sedangkan Dinas Syariat Islam di tingkat kabupaten cenderung bersaing dengan lulusan dari kampus lain.

Yudikatif (Kehakiman) dan Staf Legal

Lembaga ini biasanya hanya digeluti oleh lulusan Fakultas Syariah dan Hukum. Beberapa alumni UIN Ar-Raniry ada yang telah menjadi Hakim di Mahkamah Syar’iyah atau Peradilan Agama. Beberapa di antaranya memilih jadi Panitera di peradilan tersebut. Di luar Lembaga Peradilan, ada pula yang menekuni profesi advokat atau pengacara.

Mereka juga terkadang menekuni bidangnya dengan menjadi konsultan dan staf legal di kantor-kantor atau perusahaan. Sejauh ini memang belum ada yang menjadi jaksa karena masih terbentur syarat yang tertuang di UU Kejaksaan. Ke depannya, profesi jaksa tidak tertutup kemungkinan bisa dimasuki oleh lulusan Fakultas Syariah dan Hukum, menimbang banyaknya perubahan kebijakan.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM/NGO)

Pasca tsunami Aceh 2004 silam, lulusan UIN Ar-Raniry banyak yang ditarik ke berbagai LSM/NGO asing yang bekerja di Aceh. Meski sebelumnya memang sudah ada lembaga-lembaga semacam itu, tapi pasca tsunami adalah era pertumbuhan yang begitu pesat. LSM lokal yang mati kembali dihidupkan, LSM asing berdatangan, dan LSM baru dimunculkan. Peranan alumni UIN Ar-Raniry di dunia LSM/NGO hingga kini masih terbilang banyak.

Di antara mereka ada pula yang membentuk LSM baru sesuai minat atau bidang yang ingin mereka kembangkan. Kepiawaian alumni UIN Ar-Raniry di bidang pemberdayaan masyarakat terbilang bagus. Tak heran jika mereka sering diundang ke berbagai ajang nasional dan internasional.

Pengusaha

Tidak hanya apa yang disediakan oleh pemerintah, alumni UIN Ar-Raniry juga ada yang memilih jalur lain seperti menjadi pengusaha. Lewat jalur ini, beberapa alumni UIN Ar-Raniry setidaknya juga telah membuka lapangan pekerjaan baru. Jika Quipperian berada di Banda Aceh, beberapa kafe atau warung kopi ternama di kota itu ternyata milik dari alumni UIN Ar-Raniry, loh. Tidak hanya di Ibukota, di antara alumni UIN ini ada pula yang merintis usahanya di daerah-daerah tempat mereka berasal.

Nah, Quipperian, selain yang disebutkan di atas, ada pula profesi-profesi lain yang digeluti para alumni UIN Ar-Raniry. Ada yang menjadi pegawai di bank-bank BUMN, swasta, dan bank daerah, ada yang membuka lembaga, usaha, atau menjadi karyawan di berbagai perusahaan yang ada di Indonesia. Beberapa juga ada yang bergelut di komunitas sosial seperti Indonesia Mengajar, PSP3, Guru Garis Depan, dan komunitas lainnya. Jadi, tidak heran kalau kita menemukan alumni UIN Ar-Raniry di mana-mana. Kamu juga bisa kok seperti mereka, bahkan lebih. Hal yang paling penting adalah selalu berusaha dan tetap semangat, ya.

Penulis: Khairil Akbar

Sumber:

https://politikita.com/

https://tirto.id/

http://atjehpost.co/

http://www.ar-raniry.ac.id/



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang