Kenalan Dengan Para Alumni Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Yuk!

Kenalan Dengan Para Alumni Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Yuk!

Meskipun kampusnya tergolong baru, tetapi Alumni-alumni dari UMRAH juga banyak yang berprestasi dalam hal akademis dan non-akademis lho. Berikut profil-profilnya dan semoga membuat kalian lebih bersemangat untuk dapat mengejar cita-cita kalian nanti ya!

Khoirul Anam

Pria kelahiran Tanjungpinang tahun 1993 ini adalah alumni jurusan Ilmu Kelautan UMRAH yang lulus dengan IPK 3,95 dan menjadi wisudawan terbaik pada tahun 2015 di UMRAH. Prestasi akademis lainnya adalah menjadi juara pertama pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang Biologi yang diselenggarakan oleh PT. Pertamina Regional Provinsi Kepulauan Riau dan berhasil dikirim ke Jakarta untuk mewakili Riau di tingkat nasional.  

Selanjutnya, Khoirul juga pernah memenangkan lomba kompetisi gagasan ilmiah yang diadakan oleh UMRAH pada tahun 2014 dengan tema “Pembangkit Listrik Tenaga Ekosistem Mangrove (PLTEM) Sebagai Solusi Jitu Penyediaan Listrik Berkelanjutan untuk Pulau-Pulau Kecil di Indonesia”.  

Selama kuliah Khoirul juga sangat aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa Coral yang beraktivitas di bidang maritim dan OBDC  (Ocean Blue Diving Club) untuk mengasah kemampuan yang tidak di dapat di kelas perkuliahan, yaitu kemampuan kepemimpinan, melatih public speaking, dan berinteraksi dengan masyarakat.

Setelah lulus, karena ingin fokus pada bidang kemaritiman dan SDA, pada 2015 Khoirul memulai pengalamannya dengan menjadi tim peneliti pada proyek pemetaan potensi kelautan Pulau Duyung yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau. Di saat yang bersamaan, Khoirul juga diajak untuk menjadi asisten dosen dalam mata kuliah Instrumentas Kelautan dan Sedimentologi Kelautan. Prestasi terbaru dari Khoirul pada 2016 lalu adalah menjadi peserta terbaik IV dalam lomba broadcasting Pekan Inovasi yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) di Padang.

Saat ini, Khoirul sedang melanjutkan studi S2 nya pada jurusan Pengelolaan Terpadu Sumber Daya Alam di Universitas Andalas. Pesan Khoirul untuk Quipperian yang ingin mendaftar ke UMRAH adalah, ”Pada saat saya kuliah kondisi UMRAH belum seperti sekarang.  Saat itu masih PTS dengan berbagai keterbatasan fasilitas dan kurikulumnya.

Namun, jika kita mampu berprestasi dengan keterbatasan tersebut, maka hal itu lebih bernilai. Pada saat ini UMRAH sudah semakin berkembang sebagai satu-satunya Universitas Maritim di Indonesia yang ditunjang dengan lokasinya yang strategis. Jadi, bagi teman-teman yang mau mendaftar peluangnya sangat terbuka lebar dalam hal riset di bidang kemaritimannya.”

Kenalan Dengan Para Alumni Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Yuk!

Dian Anggraini

Perempuan asal Batam ini bernama Dian Anggraini yang lulus dengan IPK 3,52 dari jurusan Teknik Informatika UMRAH pada tahun 2012 dengan proyek final “Penerapan MVC dan Framework CakePHP Pada Sistem Updating Harga Bahan Pokok Realtime melalui SMS Gateway”. Pada saat kuliah Dian pernah mendapatkan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dari Provinsi Kepulauan Riau. Selain beasiswa, Dian juga pernah menjadi wakil Provinsi Kepulauan Riau pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat regional.

Di luar prestasi akademis, selama kuliah Dian aktif menjadi Sekretaris Jenderal di Himpunan  Mahasiswa jurusan Teknik Informatika dan pada tahun berikutnya menjadi Sekretaris Jenderal BEM Fakultas Teknik. Setelah lulus Dian sempat bekerja sebagai konsultan IT di Batam untuk mengerjakan proyek IT pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan UKM Kota Batam dan Dinas Tata Kota Batam. Saat ini Dian melanjutkan karirnya di PT Bank Syariah Mandiri.

Kesan dan pesan Dian pada saat kuliah di UMRAH adalah, “Saya bangga bisa kuliah di UMRAH sebagai universitas pertama di Provinsi Kepulauan Riau. Semoga UMRAH terus maju dari sisi akademik maupun non-akademik, terutama untuk Fakultas Tekniknya.”

Kenalan Dengan Para Alumni Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Yuk!

Muharonni

Muharonni merupakan alumni jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMRAH. Setelah lulus S1, Ronni melanjutkan studi S2 ke Malaysia pada Universiti Pendidikan Sultan Idris mengambil jurusan Peradaban Melayu (Sastera Melayu).

Selama masih menjadi mahasiswa, Ronni menorehkan prestasi menjadi rekoris berbalas pantun terlama (6 jam 5 menit 8 detik) pada tahun 2008. Selanjutnya, pada tahun 2010 menjadi juara 2 menulis cerpen melayu serumpun. Kemudian menjadi rekoris berbalas pantun terlama dunia (10 jam 10 menit 10 detik) yang berhasil memecahkan rekor MURI. Dikarenakan prestasi akademisnya, Ronni pun mendapatkan beasiswa Kopertis IX selama kurun tahun 2007-2010. Terakhir, Ronni lulus dengan IPK 3.76.

Selain berprestasi dalam hal akademis, Ronni juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ronni merupakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMRAH. Setelah lulus kuliah, Ronni masih aktif berorganisasi di UMRAH dengan menjadi Ketua Presidium Alumni FKIP UMRAH dan membuka karirnya sebagai tenaga pengajar di SMA Negeri 2 Tanjungpinang pada tahun 2010-2013. Selanjutnya, Ronni menjadi tenaga pengajar di UMRAH pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selama tahun 2012-2015. Saat ini, Ronni diminta untuk menjadi staf hubungan masyarakat di UMRAH.

Sebagai angkatan pertama di UMRAH, Ronni memiliki kesan bahwa sarana dan prasana UMRAH pada awal berdirinya boleh dibilang jauh dari kata baik bahkan sampai dilakukan penyesuaian kurikulum dengan tenaga pengajar yang belum sempurna. Ronni pun pernah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) dalam keadaan mati lampu dan mengakalinya dengan menggunakan lampu motor sebagai penerangan. Namun, suka duka tersebut berakhir ketika Ronni mampu menyelesaikan semua syarat untuk lulus dengan baik.

Terakhir, Ronni mempunyai pesan kepada calon mahasiswa UMRAH, “UMRAH sekarang  merupakan Universitas yang sudah jauh lebih baik dan akan terus berkembang. Sejak 2011, UMRAH sudah berstatus Universitas maritim negeri pertama di Indonesia. Oleh karena itu, seleksi untuk masuk UMRAH levelnya sama seperti masuk PTN lain di Indonesia. UMRAH adalah satu wadah pendidikan yang akan mampu mengangkat potensi lokal Kepulauan Riau terutama bidang kemaritiman. Untuk yang dari Provinsi Kepulauan Riau, jangan pernah malu untuk kuliah di kampung sendiri dan bagi yang dari luar Kepulauan Riau berkuliah di UMRAH merupakan peluang untuk memperdalam pengetahuan di bidang maritim.”

Penulis: Galih Ramadian Nugroho Putra

Referensi:

Khoirul Wawancara via handphone

Dian Wawancara via handphone

Maharonni  Wawancara via handphone

http://batam.batamtoday.com/berita62301–Hari-Ini,-UMRAH-Dies-Natalis-ke-8.html



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang