Mari Mengenal Lebih Dekat Alumni yang Aktif Menyuarakan Pikiran Mahasiswa UNJA

Mari Mengenal Lebih Dekat Alumni yang Aktif Menyuarakan Pikiran Mahasiswa UNJA

Quipperian, kalian telah menghadapi ujian UN dan juga telah menghadapi ujian masuk perguruan tinggi dan diterima mahasiswa di program studi pilihanmu. Setelah itu, kalian akan menjalani kehidupan baru kalian sebagai mahasiswa. Kalian akan menjadi mahasiswa seperti apa nantinya? Pasif hanya menerima materi perkuliahan atau sekaligus aktif di organisasi? Penting untuk kalian pikirkan, Quipperian, karena hal tersebut akan mempengaruhi kehidupan kalian kelak.

Kemudian bagaimana idealnya seorang mahasiswa itu? Kali ini Quipper Video akan menjelaskan salah satu alumni mahasiswa UNJA yang sangat aktif berorganisasi selain itu menjadi salah satu tokoh mahasiswa yang kritis dan selalu menyuarakan pikiran rekan-rekan mahasiswanya. Dia adalah Dody Eka Prasetyanto, kalian penasaran? Yuk, mengenal dia lebih dekat.

Profil Singkat Dody Eka Prasetyanto

Dody Eka Prasetyanto adalah alumni Universitas Jambi atau UNJA yang lulus dari tahun 2014. Dia lahir 25 tahun yang lalu di Malang, Jawa Timur. Setelah lulus SMA di SMAN 3 Merangin tahun 2009, dia memutuskan melanjutkan jenjang pendidikan S1 nya di UNJA dan mengambil program studi Pendidikan Kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP UNJA.

Selama melanjutkan studinya, dia tidak hanya duduk manis mendengarkan dosen menjelaskan materi perkuliahannya saja tapi dia juga mengikuti banyak kegiatan di luar perkuliahannya. Pria yang lahir tanggal 10 April 1991 ini juga mengikuti banyak organisasi yang ada di UNJA, seperti menjadi bagian atau staff Badan Eksekutif mahasiswa (BEM), staff Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (PMIPA), serta ikut Racana Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka sebagai Pemangku adat.

Selama berorganisasi pun, dia sangat aktif sehingga mendapatkan peran atau posisi di organisasi yang cukup keren yaitu sebagai ketua umum mahasiswa Pendidikan Kimia. Selama mengikuti rangkaian kegiatan keorganisasian pun, dia sangat aktif dan bersemangat. Pria yang merupakan anak dari bapak Sianto dan Ibu Sri Wahyuni ini sadar bahwa sebagai mahasiswa yang merupakan Agent of Change memiliki peran dalam menyeimbangkan kebijakan dan menjembatani aspirasi baik di lingkup kecil yaitu di kampusnya sendiri atau lingkup yang lebih besar seperti untuk bangsa Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, pria yang lulus dari SMPN 1 Tabir Selatan tahun 2006 ini aktif menyuarakan pikirannya bersama rekan-rekan mahasiswa yang satu pemikiran untuk mewakili keinginan dan pemikiran mayoritas mahasiswa di kampus UNJA.

Seorang Aktivis di Kampus

Penyampaian pikiran mahasiswa biasanya berkaitan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh kampus yang dinilai oleh mahasiswa kurang bijaksana bagi kesejahteraan mereka. Saat ditanya tentang kebijakan kampus apa yang tidak sesuai mahasiswa, menurutnya salah satu kebijakan tersebut adalah program KUKERTA atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dinilainya terlalu banyak keburukan dan risiko dibandingkan manfaat yang akan diperoleh.

Kebijakan lain dari kampus yang menurutnya tidak sesuai dengan mahasiswa dan disuarakannya adalah tentang kebijakan penentuan besaran UKT atau Uang Kuliah Tunggal. Menurutnya dalam penentuan besaran UKT tersebut dilakukan secara tidak objektif dan tidak relevan serta tidak transparan. Selain itu, menurutnya harusnya tidak ada biaya tambahan lain dengan besarnya biaya UKT tersebut tapi di realisasinya masih banyak biaya tambahan pada waktu perkuliahan. Disamping itu, menurut Dody, besarnya biaya UKT tersebut tidak koheren dengan fasilitas yang didapat oleh mahasiswa.

Penyampaian aspirasi memang penting bagi mahasiswa, terkadang untuk dapat suara itu didengarkan mereka memilih jalan yang keras dan tidak jarang juga merugikan masyarakat. Sepantasnya pendapat atau aspirasi itu harus disampaikan dengan baik tanpa merugikan atau menguntungkan pihak manapun. Sejalan dengan hal tersebut, Dody Eka Prasetyanto bersama rekan-rekannya menyuarakan keberatannya tidak dengan tindakan demo anarkis seperti yang sering terlihat, tapi dia lebih memilih melakukannya dengan cara mediasi dengan pihak yang terkait.

Menurutnya menyampaikan pendapat dengan cara musyawarah lebih beretika dan bermartabat. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa adalah kaum terdidik yang mampu menyelesaikan masalah dengan berdiskusi untuk menemukan solusi terbaik, bukan malah dengan demo anarki yang bisa merugikan masyarakat umum.

Untuk menyampaikan pendapat tidak harus selalu dengan suara yang “keras”, terkadang suara “halus” lebih efektif dalam menyampaikan maksud pemikiran. Pendapat yang disampaikan dengan kepala yang dingin akan lebih memberikan pemikiran dan pertimbangan yang lebih luas dan menunjukkan bahwa pribadinya telah menunjukkan kedewasaan serta kematangan berpikir.

Pria yang lulus tahun 2003 dari SDN 267 Sungai Sahut ini, berpesan untuk generasi mahasiswa saat ini yang merupakan Agent of Change dalam menyuarakan aspirasinya harus bersikap seperti orang yang terdidik, memiliki etika orang-orang terdidik, sebaiknya juga berikan solusi daripada hanya menyampaikan kritik, dan tetap menjadi pelopor pembangun bangsa.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman tersebut, dapat kita pahami bahwa peran mahasiswa memang sebagai pengubah kebijakan yang dirasa memang tidak sesuai. Tapi sepantasnya memang dilakukan ke arah yang positif, serta bijak dan tidak merugikana maupun menguntungkan siapapun.

Demikian Quipperian, cerita dari salah satu alumni UNJA. Semoga cerita pengalaman tersebut menjadi inspirasi kalian nantinya untuk menjadi mahasiswa yang selalu positif dan selalu mempertimbangkan segala hal dengan bijak dan beretika. Selalu melakukan hal positif dan raihlah sebanyak mungkin pengalaman dalam organisasi untuk bekal kalian di masyarakat kelak. Semangat dan sukses!

Penulis: Eva Lestari

Sumber:

Wawancara dengan Dody Eka Prasetyanto alumni UNJA tahun 2014 dari program studi Pendidikan Kimia

http://www.unja.ac.id/

http://sr28jambinews.com/

https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net

https://www.facebook.com/