5 Alasan Pantang Putus Kuliah Karena Biaya

putus kuliah karena biaya
Quipperian, pernah nggak sih kamu terpikir untuk tidak lanjut kuliah setelah lulus SMA karena keterbatasan ekonomi? Faktanya, tak sedikit mahasiswa di tanah air yang terpaksa putus kuliah karena kendala biaya. 

Di sisi lain, mahasiswa yang masih gigih kuliah, harus memutar otak untuk mencari pekerjaan sampingan atau kerja paruh waktu. Cara ini bisa dibilang paling populer untuk mahasiswa di Indonesia sekarang. 

Sudah seharusnya, urusan biaya tak boleh memutuskan impian setiap orang untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Bahkan akan sangat disayangkan, jika putus kuliah karena biaya terjadi menjelang ujung perkuliahan atau bahkan saat skripsi. 

Daftar Solusi dan Alasan Pantang Putus Kuliah Karena Biaya

Nah, Quipperian perlu tahu kalau saat ini putus kuliah karena biaya sudah bukan alasan lagi buat gagal dapat gelar sarjana. Ada beberapa alasan yang menjadikan kita bisa  pantang putus kuliah karena alasan ekonomi, ini dia:

1. Banyak pekerjaan sampingan untuk mahasiswa era sekarang

Sudah sejak lama ada tren kuliah sambil kerja sampingan. Apalagi di zaman sekarang yang teknologi informasinya jauh lebih maju. Kamu bisa mudah dapat pekerjaan sampingan yang sesuai dengan skill yang kamu punya. Bahkan, kerja sampingan bisa mengasah keahlian pada jurusan kuliah yang kamu tempuh.

Dulu, mahasiswa yang mau cari kerja sampingan untuk bertahan supaya tidak putus kuliah karena biaya tidak selalu beruntung, karena keterbatasan lapangan kerja dan tidak semua punya kesempatan. Beda kalau kuliah di zaman sekarang, banyak pekerjaan yang bisa kamu lakukan, bahkan cukup hanya duduk di depan laptop yang terkoneksi internet. 

Ada banyak pekerjaan menantimu, yang bisa kamu lakukan secara online sebagai freelancer. Misalnya dengan bisnis online shop kecil-kecilan, designer freelance, bahkan jadi influencer kalau memungkinkan!

2. Adanya cicilan pendidikan 

Selain beasiswa, ada alasan penting buat kamu untuk pantang putus kuliah karena biaya. Nggak kebayang memang besarnya uang yang harus dikeluarkan buat kuliah, apalagi pada saat pertama masuk kuliah. Beberapa kampus swasta membebankan biaya bangunan, SPP, praktikum dan lain-lain. Kalau dihitung-hitung, bisa-bisa kamu malah gigit jari.

Namun tenang, seandainya beasiswa sulit didapat, bukan berarti semua telah berakhir. Saat ini, ada layanan keuangan yang khusus memberikan program untuk cicilan pendidikan. Nah, layanan yang paling direkomendasikan adalah Pintek

Kenapa harus Pintek? Sebagai perusahaan inovasi keuangan, Pintek memiliki misi untuk menggerakkan transformasi pendidikan melalui inovasi layanan keuangan. Selain itu, perusahaan ini berkomitmen untuk memampukan ekosistem pendidikan sehingga dapat berkembang secara berkelanjutan. Melalui cicilan pendidikan Pintek, kamu akan sangat terbantu dan dimudahkan untuk urusan dana kuliah sampai 100%, dengan nominal Rp3 juta sampai dengan Rp300 juta.

(Baca juga: Mengenal Apa Itu Cicilan Pendidikan?) 

3. Banyak beasiswa

Kampus mana sih yang nggak punya program beasiswa? Baik PTN maupun PTS sekarang memiliki banyak program beasiswa. Tujuannya bisa macam-macam, ada yang menginginkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas lulusannya, menarik pasar, kegiatan sosial, dan lain sebagainya.

Jenis beasiswa yang diberikan juga macam-macam. Ada beasiswa untuk prestasi akademik, beasiswa non akademik, dan lain sebagainya. Beasiswa-beasiswa tadi bisa kamu dapatkan dari institusi kampus secara langsung atau dari institusi yang telah bermitra dengan kampus. Nah, kamu hanya perlu tunjukkan kalau kamu layak dapat beasiswa, sehingga kamu nggak akan putus kuliah karena masalah biaya. 

4. Ada program kuliah online

Mungkin kamu termasuk orang yang sudah bekerja selepas lulus SMA. Jadi, kamu lebih fokus terhadap kewajiban kerjamu. Jangankan buat berangkat kuliah, waktu di rumah mungkin terbatas karena terlalu sibuk dengan tuntutan pekerjaan. 

Bekerja bukan berarti harus mengikis hakmu untuk kuliah. Sekarang, kamu bisa kuliah dengan tetap terus bekerja karena sudah banyak program kuliah online dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program kuliah online memberikan waktu yang fleksibel sehingga nggak akan ganggu waktu dan aktivitas kerjamu.

Kuliah tetap diperlukan, meskipun kamu sudah bekerja. Kalau kamu lulus kuliah dan mendapatkan gelar, maka secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi jenjang karier di perusahaan tempatmu bekerja. Makanya, jangan ragu untuk tetap kuliah meskipun kamu sudah bekerja dengan memilih program kuliah online.

5. Kuliah adalah modal penting raih masa depan

Kalau ditanya, “Buat apa kamu kuliah?,” jawabannya bisa bermacam-macam. Ada yang jawab bisa gampang dapat kerja, biar bisa jadi pejabat, biar bisa berkarier, dan lain-lain. Apapun jawabannya, semua bertujuan untuk menyiapkan modal penting dalam meraih masa depan.

Ketika memutuskan untuk hidup mandiri, terlepas dari orang tua, dan mulai berkarier, kamu dituntut untuk memiliki kemampuan berinteraksi dengan berbagai pihak dengan latar belakang yang berbeda. Maka itu, diperlukan pengetahuan kompetensi yang kompleks yang akan membuat para mahasiswa untuk selalu meningkatkan potensinya ketika lulus kuliah. Tanpa hal-hal tersebut, maka lulusan mahasiswa akan sulit untuk mengembangkan potensi diri.

Bayangkan saja ketika seseorang melamar pekerjaan, akan dilakukan teknik-teknik dalam seleksi calon karyawan yang meliputi soft skill maupun hard skill. Jika kamu tidak menguasainya, maka dipastikan kamu akan tereliminasi lebih awal. 

Jadi, sekarang Quipperian wajib terus optimis dan bersemangat untuk melanjutkan kuliah tanpa khawatir kendala biaya. Kamu masih bisa menggapai cita-cita di bangku kuliah dengan bekerja sampingan, beasiswa, atau dengan pinjaman pendidikan dari Pintek. Kalau kamu telah bekerja, kamu masih harus tetap kuliah dengan ikut program kuliah online. Dengan demikian, modal penting meraih masa depan akan kamu dapatkan. Selamat mencoba dan semoga sukses!



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang