Sumber: http://www.oh-photo.ch
Adakah di antara Quipperian yang hobi traveling? Sebelum traveling, faktor apa yang akan menjadi pertimbangan kalian dari rumah? Tentu akomodasi, bukan? “Aku entar naik apa ya berangkatnya?” atau “Aku entar nginep di mana, ya?” Mungkin segelintir pertanyaan itu yang terbersit di benak Quipperian sebelum traveling.
Jika akomodasi menjadi poin penting yang harus dipikirkan di saat traveling, lantas bagaimana dengan kuliah? Tentu hal ini juga menjadi faktor penting yang harus dipikirkan matang-matang oleh para calon mahasiswa.
Bagi Quipperian yang ingin masuk Universitas Jember, nampaknya tidak perlu khawatir masalah akomodasi karena Jember adalah kota yang ‘ramah mahasiswa’, baik dari penginapan maupun transportasi. Mau tahu akomodasi penginapan yang tersedia di Universitas Jember? Check this out!
Kost
Jika traveling dalam waktu 1-2 hari, pilihan penginapan yang tepat adalah hotel atau homestay. Tapi bagaimana kalau kuliah? Karena kuliah tidak bisa selesai dalam waktu 1-2 hari melainkan hitungan tahun, tentu salah satu pilihan tepat bagi Quipperian adalah nge-kost.
Harga kost di daerah Universitas Jember beragam, mulai dari Rp250.000 hingga Rp500.000/bulan. Harga termurahnya adalah Rp250.000/bulan, di mana satu kamar diisi oleh dua mahasiswa. Jika Quipperian ingin satu kamar satu orang, harga yang ditawarkan bisa lebih mahal, yakni sekitar Rp400.000/bulan.
Harga kost di Jember terbilang lebih murah bila dibandingkan Surabaya dan Malang, sehingga pasti cocok di kantong para perantau. So, tunggu apa lagi? Siapkan diri Quipperian untuk masuk Kampus Tegalboto ini.
Kontrak
Ingin merasakan punya rumah sendiri di daerah orang? Jika iya, pilihan yang paling tepat untuk Quipperian adalah kontrak. Biaya kontrak hanya dibayar sekali dalam kurun waktu satu tahun, tetapi dengan biaya yang jauh lebih murah daripada kost.
Tahu nggak Quipperian, mengapa biaya kontrak jauh lebih murah daripada kost? Karena biaya kontrak yang kalian bayarkan di awal, sudah mewakili biaya kost selama satu tahun, sehingga akan terasa lebih murah jika ditanggung oleh banyak mahasiswa.
Biaya kontrak di daerah Universitas Jember juga terbilang lebih murah dibanding Malang dan Surabaya, yaitu sekitar Rp4.000.000-Rp7.000.000/tahun untuk satu rumah. Rumah yang dikontrakkan pun sangat layak huni karena berada di daerah perumahan nasional/perumnas. Bagaimana, murah bukan? Pilihan antara kost dan kontrak dapat kalian sesuaikan dengan budget dan saran dari orangtua. So, bijaklah dalam memilihnya.
Asrama atau Rusunawa Mahasiswa
Universitas Jember memiliki dua asrama mahasiswa atau rusunawa (rumah susun sederhana sewa), yakni rusunawa putra dan rusunawa putri. Rusunawa putra dibangun bersebelahan dengan gedung Fakultas MIPA, sedangkan rusunawa putri dibangun di belakang gedung KAUJE (Keluarga Alumni Universitas Jember).
Untuk rusunawa putri terdiri dari 72 kamar dengan lima lantai, sedangkan rusunawa putra terdiri dari 72 kamar dengan empat lantai, di mana masing-masing kamar diisi tiga orang. Biaya yang ditawarkan di rusunawa ini terbilang sangat murah, Quipperian. Sangat cocok di kantong para mahasiswa, terlebih mahasiswa baru. Mau tahu berapa biaya tinggal di rusunawa Universitas Jember?
- Rusunawa Putri
- Lantai dua dipatok harga Rp 160.000/orang.
- Lantai tiga dipatok harga Rp 150.000/orang.
- Lantai empat dipatok harga Rp 140.000/orang.
- Lantai lima dipatok harga Rp 130.000/orang.
- Rusunawa Putra
- Lantai dua dipatok harga Rp 140.000/orang.
- Lantai tiga dipatok harga Rp 130.000/orang.
- Lantai empat dipatok harga Rp 120.000/orang.
Demi keamanan para mahasiswanya, rusunawa ini memiliki aturan jam pulang yang lumayan ketat. Setiap mahasiswa harus kembali ke rusunawa sebelum pukul 21.00 WIB, kecuali Sabtu dan Minggu, yaitu pukul 22.00 WIB.
Jika Quipperian tertarik, segera hubungi pihak pengelola, ya setelah resmi menyandang gelar mahasiswa Universitas Jember. Biasanya, di awal penerimaan mahasiswa baru, rusunawa ini penuh akan pesanan, sehingga Quipperian harus bersaing dengan mahasiswa baru lainnya.
Setelah penginapan, bagaimana ya akomodasi transportasi di Universitas Jember? Ini dia jawabannya!
Sepeda dan Motor
Sebagian besar mahasiswa Universitas Jember mengendarai motor ke kampus. Mungkin karena lebih mudah dijangkau dan tahan macet, ya? Jika Quipperian memiliki motor, kalian bisa membawanya. Dengan motor, Quipperian bisa mengeksplorasi indahnya kota Jember, loh.
Selain motor, Quipperian bisa memilih alternatif yang lebih sehat, yaitu sepeda. Beberapa mahasiswa ada yang lebih memilih sepeda daripada motor, mungkin karena lebih simple dan hemat. Jika jarak antara tempat tinggal dan kampus tidak terlalu jauh, sepeda bisa menjadi solusinya.
Angkutan Umum
Bagi Quipperian yang tidak diperbolehkan membawa sepeda motor oleh orangtua, tidak perlu khawatir. Sebab, di daerah kampus banyak berlalu-lalang angkutan umum, baik angkot maupun taksi. Semuanya harus disesuaikan dengan budget yang ada di kantong Quipperian, ya. Jika kalian naik angkot, maka angkot yang dipilih adalah angkot D dan K.
Bagaimana? Terbukti, kan kalau Jember ‘ramah mahasiswa’? Dari beberapa uraian di atas, Universitas Jember memang layak dijadikan pilihan utama oleh Quipperian. Pilih Fakultas, Jurusan, dan Minat yang selaras, ditambah lokasi kampus yang mendukung ketiganya. Selamat berjuang, para pejuang SBMPTN! Raih impianmu bersama Quipper Video, Cara Baru Belajar Seru.
Penulis: Eka Vian
Referensi