Seru, IPB Sediakan Asrama untuk Mahasiswa Baru!

Seru, IPB Sediakan Asrama untuk Mahasiswa Baru!
Asrama mahasiswa IPB (sumber : admisi.ipb.ac.id)

Kamu berasal dari luar Kota Bogor dan sudah resmi diterima jadi mahasiswa IPB? Jangan khawatir soal akomodasi. IPB sudah menyiapkan segala sesuatu agar mahasiswa baru, terutama yang berasal dari luar Kota Bogor, tetap bisa nyaman, aman dan bahagia menjalani masa awal sebagai mahasiswa.

Gerbang Selamat Datang di bumi Kampus IPB Darmaga adalah suguhan pertama bagi mahasiswa IPB yang akan kuliah di Darmaga. Nah, kamu yang menjadi mahasiswa baru IPB tidak perlu khawatir mencari hunian yang baik dan nyaman. Pihak kampus memberikan kebijakan agar pada tahun pertama mahasiswa baru disediakan student dormitory alias asrama dengan kapasitas 4.000 orang putra dan putri.

Fasilitas

Fasilitas asrama juga dilengkapi dengan berbagai kebutuhan untuk menunjang kehidupan mahasiswa selama berkuliah. Diantaranya adalah kantin, kafetaria, rumah makan, wartel, rental komputer, tempat ngeprint, apotek serta kios/toko untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para mahasiswa baru akan bertemu dan belajar bersosialisasi dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

Asrama mahasiswa tidak sekadar untuk tempat tinggal. Di tempat ini yang lebih penting adalah fungsi asrama sebagai wahana program pembinaan akademik dan multibudaya mahasiswa. Program ini dimaksudkan untuk mempermudah mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan kampus, dunia kemahasiswaan dan mengasah kemampuan soft skill mahasiswa, seperti dalam hal berkomunikasi, berorgansiasi dan memahami kemajemukan.

Kegiatan di Asrama

Di dalam asrama mahasiswa tingkat 1 (satu) didampingi oleh Kakak Asrama (Senior Resident). Kakak Asrama adalah kakak kelas yang tinggal di asrama mahasiswa tingkat 1 (satu) untuk membantu mahasiswa menghadapi masalah-masalah akademik dan non-akademik.

Selain pendampingan terhadap mahasiswa baru dengan pendekatan program dan kepengurusan Asrama TPB-IPB, di IPB juga tersedia Tim Bimbingan Konseling yang terdiri dari dosen-dosen senior IPB. Disinilah para mahasiswa dapat cerita segala kegalauan dan tantangan yang dihadapi selama menjalani masa awal perkuliahan. Hal ini diharapkan dapat membantu tahap adaptasi mahasiswa baru.

Lama-kelamaan, tumbuh rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara sesama penghuni asrama. Rasa kebersamaan yang dibangun di asrama tingkat 1 (satu) ini ternyata merupakan suatu aset emosional yang sulit dicari padanannya. Saling tolong-menolong dalam suka dan duka, secara tidak langsung sangat membantu dalam memperlancar studi. Suatu saat nanti, ketika sudah harus pindah dari asrama, rasa kebersamaan dan suasana emosional untuk saling membantu tetap dibawa.

Para mahasiswa ini membentuk atau bergabung dengan Organisasi Mahasiswa Paguyuban Daerah (OMDA). Buku-buku yang sudah tidak diperlukan lagi diberikan kepada adik kelasnya se-daerah yang masih di TPB. Beberapa OMDA juga aktif melakukan promosi ke sekolah-sekolah di mana mereka berasal. Ajang promosi ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan asal sekolah.

Rumah Kontrakan atau Indekos

Pada tahun kedua, mahasiswa dipersilakan keluar dari asrama dan mencari tempat tinggal baru di luar asrama (kos). Tapi tenang saja Quipperian tak perlu cemas mencari tempat tinggal baru. Tak Cuma ada asrama, untuk mendukung akomodasi mahasiswa, kampus yang terletak di wilayah Barat perbatasan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor ini juga dikelilingi oleh sekitar 1.300 rumah kontrakan dan tempat kos. Ribuan rumah kontrakan dan kos ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal hampir 25.000 mahasiswa IPB dari luar atau dalam Kota Bogor. Tentu saja, itu karena begitu tingginya minat anak-anak muda dari berbagai penjuru Indonesia untuk menimba ilmu di IPB.

Menyewa rumah kontrakan atau rumah kos di daerah Dramaga kebanyakan menggunakan sistem tahunan. Harga yang ditawarkan bervariasi yaitu setahun berkisar antara Rp 1.500.000 – Rp 6.000.000 bergantung pada fasilitas kamar dan posisi dari kampus. Tempat makan di seputar kampus IPB juga sangat banyak dan bervariasi dengan berbagai macam range harga. Satu kali makan dengan menu sederhana, Quipperian bisa membayar antara Rp 7.000 hingga 15.000 per porsi. 

Tips Mencari Tempat Kos Baru

Kalau kamu menyusuri Jalan Babakan Raya atau Jalan Bara, dijamin deh bertebaran rumah kontrakan dan indekos yang pas untuk mahasiswa. Oleh karena itu, ada beberapa tips bagi Quipperian yang ingin mencari tempat kos baru.

  1. Pertama, jangan malas survei tempat kos dari satu rumah ke rumah lain. Kamu bisa membandingkan fasilitas dan lokasi dengan harga yang ditawarkan. Pilih tempat yang paling strategis dan bisa memenuhi kebutuhan kamu, baik secara akademis maupun sosial.
  2. Kedua, jangan cuma cari tempat kos yang murah. Ingat ya Quipperian, jangan cuma melihat harga yang murah, tapi juga harus perhatikan faktor kebersihan kamar, rumah, lingkungan, keamanan lingkungan, sirkulasi udara, jarak dari rumah indekos ke kampus serta akses ke jalan raya. Pilih yang paling sesuai dan tidak menyusahkan kamu untuk mobilitas sebagai mahasiswa. Jangan sampai kamu mendapat harga yang murah, tapi menyulitkan kamu mencari makan, bersosialisasi, apalagi sampai membuat kamu sakit karena lingkungan yang kotor.
  3. Ketiga, jangan lupa cari teman. Tinggal sendirian di “negeri” orang tanpa punya teman di kiri atau kanan kamar terasa sangat membosankan bukan? Cari teman sebanyak-banyaknya. Ingat loh, kalau terjadi sesuatu sama kita di daerah rantau yang akan pertama kali menolong adalah teman-teman, terkhusus teman sekamar maupun tetangga kamar kita.

Bagaimana Quipperian, sudah dapat gambaran tentang akomodasi di masa awal kehidupan kampus kita kelak kalau masuk IPB. Jangan menyerah ya, terus berusaha menggapai impian kita.

Penulis: Hotnida Sary

Referensi:
http://admisi.ipb.ac.id/p/single/kehidupankampus

http://admisi.ipb.ac.id/p/single/infoasrama

http://admisi.ipb.ac.id/p/single/biayahidup



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang