Home » Quipper Campus » Campus Life » Tri Rismaharini, Alumnus ITS Penggerak Perubahan Surabaya

Tri Rismaharini, Alumnus ITS Penggerak Perubahan Surabaya

Quipperian, siapa sih yang nggak kenal Tri Rismaharini? Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Risma ini memang sangat terkenal karena ketegasan dan sepak terjangnya dalam memimpin kota Surabaya. Sejarah mencatat bahwa Risma adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya. Beliau juga adalah wanita pertama yang terpilih menjadi kepala daerah di era reformasi.

Beliau lahir pada tanggal 20 November 1961 di Kediri. Risma menempuh pendidikan sekolah dasar di Kediri. Kemudian pada jenjang SMP sampai Magister, beliau melanjutkan pendidikan di kota Surabaya.

Profil singkat Tri Rismaharini

Risma merupakan sarjana  jurusan Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya yang lulus pada tahun 1987. Pendidikan Magister pun ditempuh di kampus yang sama, yaitu program pascasarjana Manajemen Pembangunan Kota. Sejak kepemimpinan kota Surabaya ada di tangan Risma, Surabaya terus menata diri dari kota yang tak teratur penataannya menjadi kota yang asri dan banyak taman-taman kota serta ruang terbuka hijau.

Karier Politik

Risma meniti karier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak tahun 1990-an. Kemudian pada tahun 1997 Risma menjabat sebagai Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya. Setelah mengalami beberapa pergantian jabatan, Risma menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya pada tahun 2005. Dari sinilah Bu Risma mulai menata kota Surabaya. Hal tersebut tetap dilanjutkan ketika beliau dilantik menjadi Wali Kota pada tahun 2010.

Pada Pilkada tahun 2010, Risma diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebagai calon Wali Kota Surabaya bersama Bambang Dwi Hartono sebagai calon wakil Wali Kota. Pasangan ini memenangi pilkada, kemudian dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada tanggal 28 September 2010. Namun, Bambang Dwi Hartono mengundurkan diri di tengah masa jabatan pada tahun 2013 karena maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur. Kemudian posisi wakil Wali Kota Surabaya diisi oleh Wisnu Sakti Buana

Pada Pilkada Serentak 2015, Risma kembali dicalonkan oleh PDI-P untuk menjadi Wali Kota Surabaya bersama Wisnu Sakti Buana sebagai calon wakil Wali Kota. Karena elektabilitas dan kewibawaannya yang tinggi di masyarakat Surabaya, Risma terancam tidak mendapat lawan dalam pilkada. Akhirnya setelah melalui proses yang panjang, pasangan Risma-Wisnu mendapat tandingan yaitu pasangan Rasiyo-Lucy yang diusung oleh Partai Demokrat dan PAN. Dalam pilkada ini, pasangan Risma-Wisnu kembali terpilih menjadi Wali Kota-wakil Wali Kota Surabaya masa bakti 2016-2021.

Kebijakan untuk Kota Surabaya

Banyak hal yang telah dilakukan oleh Risma semasa beliau menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Hal yang paling bisa dilihat tentu saja mengenai penataan kota. Salah satunya adalah pemugaran Taman Bungkul  yang kemudian menjadi taman terbesar di kota Surabaya. Taman-taman lain juga ikut dibangun pada masa jabatannya, sehingga Surabaya menjadi kota yang lebih asri dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Risma juga membangun pedestrian yang ramah bagi pejalan kaki di jalan-jalan protokol Surabaya. Pedestrian ini dibangun dengan konsep modern. Risma juga menerbitkan Peraturan Wali Kota di mana pajak untuk reklame dinaikkan hingga sebesar 25% agar pengusaha iklan tidak seenaknya memasang baliho di jalan-jalan kota. Hal ini dilakukan agar kerapian kota Surabaya tetap terjaga dan tidak semrawut dari belantara reklame.

Pada masa pemerintahannya, Risma juga mengedepankan transparansi anggaran serta sistem e-government yang modern sehingga masyarakat bisa mengawal kinerja pemerintah dengan lebih baik. Penerapan sistem respon cepat juga diterapkan agar warga bisa memberikan saran, keluhan, atau aduan melalui telepon, sms, e-mail, media sosial, dan berbagai sarana lain. Untuk mempermudah petani dan pekerja sektor lain,  Broadband Learning Centre juga diadakan untuk memberi pelatihan bagi petani agar tersambung dengan jaringan sistem pelayanan online.

Prestasi Tri Rismaharini

Atas kerja kerasnya dalam membangun, mengubah, dan menata kota Surabaya, Risma dan Pemerintah Kota Surabaya diganjar berbagai penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Adipura Kencana berhasil diraih berturut-turut pada tahin 2011, 2012, 2013, dan 2014 untuk kategori kota metropolitan. Pada tahun 2016 Surabaya meraih Adipura Paripurna.

Di tingkat Asia Pasifik, pada tahun 2012 Kota Surabaya memperoleh penghargaan dari Citynet atas keberhasilan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan. Pada tahun 2013, kota Surabaya juga memperoleh penghargaan Future Government Awards di bidang data center dan inklusi digital, di mana kota Surabaya berhasil menyisihkan 800 kota dari seluruh Asia-Pasifik. Penghargaan taman terbaik se-Asia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa pun diraih oleh Taman Bungkul yang dipugar pada masa pemerintahan Risma. Penghargaan ini juga diraih pada tahun 2013.

Pada tahun 2015 Risma memperoleh gelar Wali Kota terbaik ketiga di dunia versi World City Mayors Foundation. Nama Risma juga masuk dalam 50 tokoh berpengaruh di dunia versi majalah Fortune. Dengan prestasinya sebagai kepala daerah, Risma menerima anugerah tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo, di mana Bintang Jasa Utama merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga sipil Indonesia.

Pada tahun yang sama Risma juga memperoleh gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Sederet penghargaan yang diraih menjadi kebanggan tersendiri bagi Risma dan masyarakat Surabaya yang amat mencintainya atas kerja keras, dedikasi, dan ketegasan Risma dalam melayani masyarakat Surabaya.

Luar biasa ya, Quipperian, rekam prestasi Bu Risma, alumni ITS ini. Masih banyak lagi, loh alumni-alumni kece lainnya dari ITS yang prestasinya tidak kalah membanggakan. Nah, giliran kalian nih menjadi Bu Risma di masa mendatang!

Penulis: Firdian Ilhamsyah

Referensi:

https://www.its.ac.id/berita/15616/en

http://www.dream.co.id/orbit/setelah-terbaik-dunia-risma-dapat-gelar-doktor-honoris-causa-1503041.html

http://fip.unesa.ac.id/galery/risma-raih-gekar-doktor-kehormatan-bidang-teknologi-dari-its

http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/3064/1/gang.dolly.ditutup

Lainya untuk Anda