Manado tidak bisa di pungkiri telah lama menjadi salah satu kota destinasi wisata nasional. Ibu kota provinsi Sulawesi Utara ini memiliki pesona alam lengkap mulai dari pantainya, gunung, pulau-pulau yang eksotis, air terjun, belum lagi wisata budayanya, yang juga tak kalah menarik untuk di kunjungi.
Manado juga memiliki satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mengambil nama seorang pejuang kemerdekaan Indonesia, maha putera Minahasa, yaitu Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau dikenal dengan panggilan Sam Ratulangi. Yup, Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) adalah salah satu kampus cantik dengan pemandangan luar biasa karena lokasinya yang dekat dengan pantai.
Saat ini UNSRATmendapatkan akreditasi B, sebagaimana tercantum dalam SK Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi Nomor 022/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014. FYI, UNSRATterus berupaya meningkatkan kapasitasnya untuk menyusul kampus-kampus lainnya menuju World Class University, kenaikan kelas dari akreditasi institusi “B” menjadi akreditasi “A” bagi UNSRAT, tampaknya sudah di depan mata, Quipperian!
Kalau kamu sekarang masih kelas 12 dan berencana melanjutkan studi ke UNSRAT, Quipper akan ajak kamu mendengar testimoni senior-senior kamu yang sedang menjalani perkuliahan disini, disimak ya.
Bisa Kuliah Lewat Jalur Prestasi dan Beasiswa (Erwin A. Azis, MSP 2012)
Untuk Erwin Azis yang sedari awal tertarik dengan dunia perikanan, bisa mengenyam pendidikan tinggi tidak terbayangkan pada awalnya. “Saya berasal dari Kediri, Jawa Timur. Alhamdullilah diterima di UNSRAT lewat jalur Tumou Tou (T2) alias jalur prestasi, yang awalnya nggak punya biaya akhirnya dapat beasiswa,” kenangnya.
Hal paling berkesan baginya selama kuliah di Manajemen Sumber Daya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNSRAT adalah praktikum lapangan dan laboratorium. “Saya suka menghabiskan waktu di laboratorium teknologi akuakultur,” ujarnya. Banyak hal yang merubah dirinya setelah kuliah di UNSRAT. “Saya jadi lebih berani berbicara di depan umum, dan banyak ilmu yang didapat dari dosen-dosen disini, baik teknis dan non-teknis,” pungkasnya.
Banyak Lulusan UNSRAT Yang Sukses (Donald Simanjuntak, MSP 2015)
Hai, Quipperian, perkenalkan Donald H. Simanjuntak, mahasiswa UNSRAT angkatan 2015. Awal mulanya, ia memilih UNSRAT karena termotivasi melihat banyak lulusan UNSRAT yang sukses di daerah asal saya di Bitung, Sulawesi Utara.
Akhirnya Donald mencoba jalur SBMPTN dan di terima di Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNSRAT. Awal masuk UNSRAT menurutnya biasa saja, tapi saat sudah semakin dekat dengan anak-anak UNSRAT semua kegiatan jadi menyenangkan, apalagi saat praktek lapangan. “Saya sangat berkesan dengan praktek lapangan yang dilaksanakan di Pantai Malalayang,” ujarnya.
“Dari yang awalnya biasa saja, saat ini Program Studi MSP kini menjadi tempat favorit saya untuk beraktivitas”imbuhnya, apalagi dengan adanya wi-fi gratis di area kampus sehingga mengerjakan tugas atau sekadar browsing internet jadi lebih mudah dan tidak menguras kantong mahasiswa yang terkenal cekak. “Yang jelas, belajar di UNSRAT membuat banyak perubahan dan perkembangan diri bagi saya, salah satunya yang mulai dirasakan adalah menjadi lebih dewasa dan mandiri,” tutup Donald.
Biaya Kuliah Murah (Maratade Mopay, MSP 2012)
Perkenalkan Maratade Mopay asal Gorontalo. Mahasiswa Program Studi MSP, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNSRAT angkatan 2012. “Enaknya UNSRAT, biaya kuliahnya lebih murah dibanding perguruan tinggi lainnya di Sulawesi Utara, karenanya saya coba jalur SBMPTN dan diterima di MSP,” jelasnya.
Kesannya selama menempuh studi adalah banyak ilmu yang bisa ditimba dari guru-guru besar FPIK dan menyenangkan bertemu dengan teman dari banyak daerah. Tidak seperti masa SMA yang kenalnya hanya dengan orang sedaerah saja. “Saya juga senang bisa menyalurkan kegiatan di UKM Pramuka dan sempat menjabat ketua, ibarat kuliah mengasah hardskill, di UKM kita bisa mengasah softskill,”paparnya.
Akreditasi Bagus (Risa Christy, Manajemen 2014)
Ada pula Risa Christy Ayu, Dara cantik asal Minahasa Tenggara yang mengambil Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi UNSRAT angkatan 2014. Alasannya merantau ke Manado dan menggali Ilmu Manajemen di UNSRAT adalah karena akreditasinya yang bagus. “UNSRAT adalah salah satu universitas yang memiliki akreditasi baik, dalam perkuliahan pun dosennya pun penyampaiannya bagus, mudah dimengerti,”jelas Risa.
Momen paling berkesan baginya adalah pada masa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PK2MB), selain pengenalan kehidupan kampus PKM2MB menjadi masa transisi dari mindset pelajar menjadi mindset mahasiswa yang harus siap mental dengan tugas seabrek dan berkenalan dengan keluarga baru dari seluruh penjuru Indonesia dan beragam latar belakangnya. “Banyak sisi positif didalamnya dan sangat seru saat outbond bersama”, ujarnya.
UNSRAT Membantu pengembangan dan aktualisasi diri (Jennifer S. Tambuwun, Biologi 2013)
Dara asal Munte ini merupakan mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNSRAT angkatan 2013. Menurutnya UNSRAT adalah salah satu universitas terbaik di Sulawesi, karenanya ia memilih masuk UNSRAT lewat Jalur SBMPTN.
“kesan masuk kampu lumayan senang, banyak teman baru, pengalaman baru, ”ujarnya. Menurutnya kuliah di UNSRAT sangat membantu dalam pengembangan dan aktualisasi diri. “Saya mendapatkan banyak pengalaman bermanfaat dan ilmu yang berguna di UNSRAT,” terangnya.Apalagi setelah aktif di Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi (HIROSI) banyak hal baru tentang keorganisasian dan kegiatan sesuai Bidang Ilmu Biologi yang bisa ditekuninya.
Nah, demikian Quipperian, testimoni beberapa mahasiswa tentang UNSRAT, yang jelas masa kuliah dan menyandang status mahasiswa itu adalah golden time untuk aktualisasi diri. Kampus banyak menyediakan wadah bagi kita untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri supaya segala kemampuan yang kita miliki dapat diasah untuk kebermanfaatan orang lain. Jadi, kalau kamu punya kesempatan menyicip bangku pendidikan tinggi, manfaatkanlah sebaik-baiknya.
Penulis: Dwi Pravita