Yuk, Kenalan dengan 3 Tokoh dari UIN Ar-Raniry yang Terkenal Pemberani Ini!

Tidak diragukan lagi bahwa UIN Ar-Raniry telah banyak melahirkan para tokoh, baik di level nasional maupun dunia. Di Aceh sendiri, mahasiswa UIN memang lebih dikenal dengan kelantangan dan keberanian mereka dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan. Mereka selalu berada di depan ketika berbicara soal hak rakyat. Tidak heran jika di kemudian hari, lulusan UIN Ar-Raniry lebih banyak menjadi tokoh panutan yang suaranya didengar dan didukung oleh masyarakat.

Jangan salah, selain lantang menyuarakan keadilan, mereka juga punya segudang prestasi, loh. Alumni-alumni UIN Ar-Raniry itu nyaris ada di setiap lapisan masyarakat di Aceh dan Indonesia. Mereka bekerja di lembaga pendidikan, menjadi tokoh masyarakat, kepala daerah, politisi, pengusaha, dan lain-lain. Nah, tiga tokoh yang Quipper Video Blog ulas di bawah ini berasal dari UIN Ar-Raniry dan dikenal pemberani, aktif, serta punya segudang prestasi. Yuk, kenalan dengan sosok mereka lebih jauh.

Yuk, Kenalan dengan Tiga Tokoh dari UIN Ar-Raniry yang Terkenal Pemberani Ini!
Sumber: http://www.menaranews.com/

Prof. Dr. Safwan Idris, MA

Kalian mungkin belum mengenal sosok yang satu ini. Tapi kalua mau mencari tahu, sosok yang satu ini sangat mudah didapat informasinya. Walaupun secara fisik beliau sudah tiada, tetapi ilmu dan semangatnya terus mengilhami generasi Aceh hingga kini. Di setiap tahun pada tanggal wafatnya, akan selalu ada forum-forum yang membicarakan kiprahnya untuk direnungkan dan dipelajari.

Masyarakat Aceh mengakuinya sebagai ulama, tokoh masyarakat, intelektual, dan pendidik yang profesional. Beliau tidak pernah tunduk pada ancaman. Hidup di tengah arus konflik yang berkepanjangan tidak turut menciutkan semangat alumnus Bahasa Inggris (1971) UIN Ar-Raniry (dulu IAIN) ini. Netralitasnya sebagai sosok yang didengar, membuat sebagian orang menganggapnya sebagai ancaman. Sayangnya pada pada suatu pagi di tahun 2000 silam, beliau meninggal karena ditembak.

Lalu, apa sih yang membuat Prof. Safwan Idris begitu istimewa bagi masyarakat Aceh dan UIN Ar-Raniry? Quipperian, ternyata ada sekian banyak terobosan-terobosan serta ide yang orisinil muncul dari pemikirannya. Misalnya, ketika beliau menjadi Ketua Umum Amil Zakat di tahun 1995, Beliau memunculkan ide baru tentang zakat. Beliau menggagas ide kreatif tentang zakat, seperti baitulzakat dan buleun (bulan) sadar zakat.

Kontribusi lainnya dari Safwan Idris ialah mengusulkan dibentuknya pesantren mahasiswa dan museum. Ide ini sekarang terealisasi, di mana seluruh mahasiswa baru UIN Ar-Raniry wajib mengikuti program pesantren mahasiswa dan tinggal di asrama. Prof. Safwan juga dikenal santun, ramah, toleran, dan tidak membeda-bedakan orang dari kaya dan miskinnya.

Yuk, Kenalan dengan Tiga Tokoh dari UIN Ar-Raniry yang Terkenal Pemberani Ini!
Sumber: http://portaltigaimage.com/

Muhammad Nazar

Siapa yang tidak mengenal Muhammad Nazar? Di Aceh, namanya begitu harum dan tercatat di lubuk hati orang Aceh. Sebab, Beliaulah yang menggerakkan ratusan ribu masyarakat Aceh untuk berkumpul di Ibukota Provinsi Aceh dengan agenda referendum. Muhammad Nazar berpandangan bahwa referendum adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik di Aceh.

Dengan cara damai, Nazar menginginkan nasib Aceh ditentukan oleh masyarakat Aceh itu sendiri. Tapi, karena aksinya itu pula beliau mendekam di penjara dan menjadi tahanan politik. Pasca MOU (Memorandum of Understanding) Helsinki ditandatangi, Nazar dibebaskan sebagai implementasi dari kesepakatan antara RI dan GAM. Nama Muhammad Nazar kembali bersih dan pada 2007 silam dan dipilih oleh mayoritas rakyat sebagai Wakil Gubernur Aceh, mendampingi Irwandi Yusuf.

Siapa sangka bahwa tokoh yang satu ini ternyata adalah alumni UIN Ar-Raniry yang dulu masih berstatus IAIN. Selain menempuh pendidikan di IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh (1997), Beliau juga lulusan Program non-gelar Sarjana Purna Ulama IAIN Ar-Raniry (1998). Pada 1997 hingga 1999, Muuhammad Nazar tampil sebagai Staf Pengajar dan Staf Keuangan Lembaga Bahasa dan Pengembangan Tenaga Pengajar IAIN Ar-Raniry. Muhammad Nazar pula yang mendirikan Angkatan Intelektual Muda Darussalam. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua I Dewan Pimpinan Wilayah Aceh Pemuda Bulan Bintang dan Pengurus Dewan Presidium Fokus Gampi (1999-2000).

Yuk, Kenalan dengan Tiga Tokoh dari UIN Ar-Raniry yang Terkenal Pemberani Ini!
Sumber: http://www.tribratanewsacehjaya.com/

Muhammad Nasir Djamil

Bagi Quipperian yang suka dengan isu politik dan sering menyaksikan acara televisi yang menghadirkan banyak tokoh politisi, tentu tidak asing lagi dengan nama Muhammad Nasir Djamil. Tidak hanya tampil di layar kaca, politisi yang satu ini juga suka menulis, loh. Beberapa buku hasil karyanya dapat dibeli di toko buku. Selain itu, beliau juga aktif di berbagai kegiatan dan organisasi.

Muhammad Nasir Djamil merupakan kader HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan juga anggota ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia). Di dunia politik, beliau memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Kariernya menjadi anggota DPR RI sudah beliau jalani sejak dulu. Berawal dari tahun 1999, Muhammad Nasir Djamil memulai karier politiknya di DPR Aceh. Pada 2004, beliau terpilih menjadi anggota DPR RI dan terpilih lagi pada periode berikutnya.

Muhammad Nasir Djamil ternyata merupakan aktivis yang berani dan kritis. Sebagai Alumni UIN Ar-Raniry, beliau tergolong sebagai tokoh yang sering menolak kebijakan-kebijakan yang dirasa bertentangan dengan Islam dan akal sehat. Jalur politik yang ditempuh tidak lain adalah jalan dakwah yang menurutnya lebih efektif dalam menyebarkan kebaikan, menciptakan kemashlahatan, dan merupakan amar ma’ruf nahi munkar.

Pandangan-pandangannya serta kemampuan komunikasinya yang baik membuatnya sering menjadi pembicara pada seminar dan diskusi-diskusi publik. Kecerdasannya ini turut diilhami dari profesi dahulu ketika menjadi wartawan. Pengalaman itu pula yang menurutnya sangat memudahkan dirinya dalam menyampaikan atau menyuarakan aspirasi rakyat. Selain politisi, Muhammad Nasir Djamil juga dikenal sebagai tokoh dakwah yang energik dan paling aktif di level nasional dibanding tokoh nasional yang berasal dari Aceh lainnya.

Nah, Quipperian, itulah tiga sosok alumni UIN Ar-Raniry yang populer dan dikenal aktif sebagai pemberani dan tidak pernah gentar menyuarakan kebanaran meski berada di tengah ancaman. Berbagai kesuksesan sudah mereka raih, membuat nama mereka harum di tengah-tengah masyarakat. Quipperian juga bisa loh seperti mereka, asalkan tekun dan pantang menyerah. Idealisme harus dijaga agar tidak mudah tumbang di tengah era yang penuh godaan ini. Ya, seperti mereka. Semangat!

Penulis: Khairil Akbar

Sumber:

http://www.acehterkini.com/

http://rubernews.com/

http://profil.merdeka.com/

https://id.wikipedia.org



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang