Ingin Jadi Entrepreneur Muda yang Sukses? Pelajari Ilmunya Disini!

Ingin Jadi Entrepreneur Muda? Belajar Ilmunya di Sini!

Kini, menjadi entrepreneur muda merupakan impian sebagian besar millennial. Tersedianya berbagai macam platform dan dukungan teknologi, memudahkan mereka untuk memasarkan dan menjual apapun.

Serunya menjadi entrepreneur bukan hanya bisa mewujudkan sebuah bisnis yang produktif, namun juga memberikan kesempatan membuka lapangan kerja baru. Jadi nggak heran kalau pemerintah sangat mendukung bermunculannya entrepreneur muda sebagai pembangkit ekonomi negara, Quipperian.

Melihat banyaknya peluang, saat ini menjadi seorang entrepreneur bisa dimulai dari usia muda dan dari kalangan manapun, lho! Tidak terkecuali bagi dosen BioEntreprenurship kampus i3L, Fariz Hutama Putra Harjanto, M.B.A. Beliau adalah seorang entrepreneur muda yang memiliki lebih dari satu bisnis yang digeluti.

Quipperian, Pasti penasaran dong, gimana kiat menjadi entrepreneur yang diimbangi dengan tugasnya sebagai dosen? Keep reading, guys!

Tentukan Bisnis yang Sesuai dengan Minat

Jangan salah, pemilihan serta pemahaman jenis bisnis merupakan hal penting sebelum memulai suatu usaha. Pemahaman bisnis yang matang dapat dijadikan dasar untuk lanjut ke tahap perencanaan bisnis selanjutnya.

Berlatar belakang akutansi dan bisnis, Fariz memutuskan untuk membangun bisnis nya sendiri sesuai dengan minat yang ia miliki. Bisnis florist menjadi bisnis pertama yang Fariz geluti.

Pemilihan bisnis florist yang dinamakan Kirim Bunga dipilih karena Fariz melihat pangsa pasar yang lumayan besar, meskipun jika dilihat dari kekurangannya, bisnis ini adalah bisnis “musiman”. Meskipun begitu, melalui bekal dan riset yang memadai, Fariz tetap berpegang teguh pada pilihanya.

Membangun bisnis bersama temannya sebagai partner, Fariz melewati suka duka serta menangkap berbagai nilai positif dan negatif dari bisnis tersebut, Quipperian. Seperti dari segi pemesanan yang harus dilakukan minimal 2 hari sebelum pembelian, distribusi bunga, pemilihan bunga, dan masih banyak lagi.

Meskipun begitu, Fariz tetap konsisten menjalankan bisnisnya dengan memanfaaatkan Instagram sebagai sarana pemasaran serta penjualan.

Jeli dalam Melihat Peluang Pengembangan Bisnis

Tidak berhenti di bisnis florist, Fariz menemukan peluang bisnis baru, Quipperian, yaitu penyediaan 3D fan untuk berbagai macam acara. Fariz melihat ada peluang bisnis di 3D fan dikarenakan saat menjalankan bisnis Kirim Bunga ia sempat beretemu dengan pengusaha lain yang menjalankan bisnis 3D fan.

Melalui jaringan baru inilah akhirnya Fariz memulai bisnis lainnya. Tak berhenti di situ, ia juga memiliki satu bisnis lain di bidang Social Entrepreneur.

Nah, apa sih bedanya entrepreneurship dengan social entrepreneur? Menurut Fariz, kedua bidang tersebut sama-sama mencari keuntungan, namun perbedaannya terdapat dari mana keuntungan tersebut didapat.

Entrepreneur mendapat keuntungan dari uang, sendangkan social entrepreneur mendapat keuntungan dari tercapainya kesejahteraan sosial dari bisnis yang dibuat.

Bidang social entrepreneur yang Fariz geluti adalah tekstil nusantara. Selain karena ketertarikannya di bidang tekstil Indonesia, tekstil nusantara dianggap akan mudah punah apabila tidak dikembangkan secara continuity, Quipperian.

Sebagai social entrepreneur, Fariz bekerja sama dengan beberapa pengrajin kain dan tekstil di Indonesia, khususnya di Solo, Jawa Tengah untuk memperjualbelikan bahannya, serta membuat penyuluhan tentang bidang yang terkait.

Tak Mau Kalah, Mahasiswa i3L Juga Menjadi Entrepreneur Muda

Bukan hanya dosennya, kampus i3L juga memiliki beberapa mahasiswa yang menjadi entrepreneur muda, lho, Quipperian! Salah satunya adalah Surya Sjukri, mahasiswa S2 dari Master BioManagament i3L yang mempunyai bisnis di bidang beverage yaitu Tujju Kombucha, teh dengan bahan dasar Kombucha (jamur teh yang berasal dari Asia Timur).

Surya menyatakan bahwa keberhasilan usahanya ini didapat dari banyaknya teori dan pembelajaran di kampus i3L mulai dari finance, intrapreneurship, strategi pemasaran, dan lain-lain. Wah, pantas saja dosen dan mahasiswanya bisa berhasil menjadi entrepreneur, ya!

Kemajuan generasi muda bangsa memang menjadi tanggung jawab institusi dan sarana pendidikan di Indonesia, Quipperian. Dalam menjawab pertanyaan dan penjelasan lebih lanjut mengenai bidang entrepreneusrhip dan juga life sciences, pada 6 Oktober 2018 lalu, kampus i3L mengadakan open house yang bertajuk “Your Future Starts Now”.

Acara tersebut diisi oleh pembicara yang ahli dalam bidangnya masing-masing, salah satunya Fariz selaku Social Entrepreneur, Ina Liem dari Jurusanku.com, dan Laura Hassett dari University of Queensland.

Menarik ya, kisah di balik keberhasilan usaha dosen dan mahasiswa kampus i3L. Kamu yang juga penasaran dengan dunia entrepreneusrhip dan life sciences bisa follow akun Instagram @i3l_official supaya nggak ketinggalan info open house berikutnya atau kamu bisa langsung mendaftarkan diri sebagai mahasiswa i3L melalui link di bawah ini!


 
 
 
Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

I3L juga Menyediakan Program Internship dan Student Exchange di Luar Negeri

Be the first to comment

Leave a Reply