Seperti Apa Prospek Kerja Lulusan Ilmu Komunikasi di Era Digital?

prospek kerja ilmu komunikasi

Hai Quipperian, di era serba digital seperti sekarang, dunia kerja juga mengalami banyak perubahan. Jika dahulu banyak jenis pekerjaan yang sifatnya konvensional, saat ini semakin banyak pekerjaan yang lebih kekinian mengikuti perkembangan zaman. Termasuk pekerjaan di bidang komunikasi, peluangnya malah semakin terbuka luas di era digital ini lho! Mau tahu lebih jauh bagaimana prospek kerja lulusan Ilmu Komunikasi di era digital?

Sebelumnya, perlu kamu ketahui bahwa Jurusan Ilmu Komunikasi mulai diselenggarakan oleh perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 1960. Tidak menunggu waktu lama, jurusan ini bisa ditemui di berbagai perguruan tinggi. Hal tersebut dikarenakan tingginya minat calon mahasiswa terhadap program studi tersebut.

Seiring perkembangannya, Ilmu Komunikasi memiliki beberapa cabang, antara lain Jurnalistik, Advertising, Kajian Media, dan Public Relation. Masing-masing cabang tersebut memberikan skill yang lebih spesifik kepada mahasiswa.

Misalnya saja, untuk bidang Jurnalistik, mahasiswa akan memiliki skill dalam pengumpulan, pengelolaan, penulisan, dan penyiaran informasi atau berita. Kemudian di bidang Advertising, mahasiswa akan memiliki kemampuan dalam menemukan ide, desain grafis, dan manajemen periklanan.

Ilmu Komunikasi merupakan salah satu ilmu yang penting dipelajari karena bagaimanapun juga proses komunikasi akan selalu dibutuhkan dalam berbagai aktivitas manusia. Yang terpenting, Ilmu Komunikasi juga memiliki prospek kerja yang menjanjikan lho. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Prospek Kerja Masa Kini Jurusan Ilmu Komunikasi

Jurnalis media online

Jurnalis media online adalah generasi jurnalistik masa kini yang hadir seiring dengan perkembangan internet. Sekalipun dianggap sebagai generasi terkini, tetapi aktivitas utamanya tidaklah jauh berbeda dengan jurnalis media cetak dan elektronik. Setidaknya ada 3 kegiatan utama dalam dunia jurnalistik yaitu pengumpulan informasi atau bahan berita, pengolahan, dan penerbitan atau penayangan. Dari ketiga kegiatan utama tersebut yang paling membedakan jurnalis media online dengan jurnalis konvensional adalah media penerbitan atau penayangannya, karena jurnalis media online menggunakan website.

Social media officer

Social media officer adalah orang yang bertanggung jawab terhadap aktivitas promosi, campaign, dan branding suatu perusahaan atau institusi menggunakan media sosial termasuk interaksi yang terjadi di dalamnya. Jika dilihat sepintas, mungkin kita akan beranggapan bahwa profesi yang satu ini terbilang sangat mudah pengerjaannya, karena kalau hanya sebatas posting konten ke medsos siapapun bisa melakukannya saat ini.

Namun, yang dilakukan seorang social media officer bukan hanya sebatas itu. Ia harus menyiapkan konsep dan strategi sosial media yang sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kemudian memikirkan konsep desain yang sesuai, dan melakukan riset terhadap topik-topik konten yang sesuai. Seorang social media officer harus memiliki pemahaman terhadap algoritma dari jenis-jenis platform yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca juga: Ini 3 Jurusan Favorit yang Peluang Masa Depannya Cerah

Content writer

Profesi yang satu ini merupakan perkembangan dari profesi penulis yang sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu. Para penulis menghasilkan beragam karya tulis baik yang berupa karya fiksi maupun non-fiksi. Dan seiring berjalannya waktu, profesi penulis akhirnya dibedakan berdasarkan tujuan penggunaan tulisannya, seperti novelis, scriptwriter, dan content writer.

Jadi, content writer adalah profesi yang lahir seiring berkembangnya media digital. Hal yang dikerjakan seorang content writer adalah menyiapkan konten-konten tulisan yang dibutuhkan untuk mengisi suatu website, seperti company profile, deskripsi produk, dan berbagai jenis artikel.

Videografer

Videografer adalah orang yang bertanggung jawab dalam proses perekaman dan produksi video. Dalam dunia profesional, profesi ini dibedakan dalam dua kelompok, yaitu videografer in-house dan videografer agensi. Videografer in-house adalah seorang videografer yang bekerja untuk perusahaannya sendiri, sedangkan videografer agensi bekerja untuk pihak luar dan konten yang diproduksi juga sesuai dengan permintaan klien.

Beberapa skill penting yang mesti Quipperian miliki untuk menjalani profesi ini antara lain kemampuan komunikasi, detail oriented, dan yang tidak kalah pentingnya adalah penguasaan software editing.

Content creator

Secara bahasa, content creator bisa dimaknai sebagai pembuat atau pencipta konten. Namun, dalam hubungannya dengan profesi masa kini, kita bisa memaknai content creator sebagai orang yang bertanggung jawab dalam pembuatan konten yang memiliki nilai edukasi ataupun hiburan untuk diterbitkan pada platform media sosial seperti Instagram, Youtube, Tiktok, dan Facebook.

Sekalipun sehari-harinya content creator berjibaku dengan pembuatan konten dan meng-upload ke media sosial, tetapi tidak bisa disamakan dengan influencer ya, Quipperian. Seorang influencer bisa juga disebut sebagai content creator, hanya saja influencer memiliki followers yang banyak dengan demikian setiap konten yang diposting dapat memberi dampak, karena itulah disebut influencer. Sedangkan untuk menjadi seorang content creator, kamu tidak harus memiliki followers yang banyak, cukup dengan kemampuan kamu membuat konten dan meng-upload ke media sosial.

Youtuber

Youtuber adalah sebutan spesifik bagi mereka yang memproduksi konten video untuk diposting ke YouTube pribadinya. Sekalipun kegiatan utamanya sama dengan videografer, tetapi videografer tidak bisa dikatakan Youtuber jika konten video yang diproduksi tidak diposting ke akun YouTube-nya.

Profesi ini cukup populer pada beberapa tahun belakangan ini karena penghasilan yang bisa didapatkan tidak sedikit. Beberapa sumber penghasilan yang bisa didapatkan seorang Youtuber yaitu adsense, affiliate marketing, sponsor, dan juga penghasilan dari menjual produk sendiri lewat konten YouTube yang diproduksi.

Creative director

Creative director bertugas untuk menjembatani tim kreatif dengan tim lainnya yang membutuhkan tim kreatif. Dalam tugas menjembatani tersebut, seorang creative director berperan dalam memberikan masukan yang sesuai dengan kebutuhan tim yang ingin memproduksi konten dan juga berperan dalam mengkoordinasi tim kreatif untuk memproduksi konten. Dalam menjalankan fungsinya, creative director dibantu oleh art director dalam menentukan teknis, gaya desain, mengawasi proses produksi konten.

Ternyata prospek kerja bidang Ilmu Komunikasi di era digital sangat menjanjikan ya? Kalau Quipperian perhatikan secara seksama, ada “benang merah” yang menghubungkan semua jenis profesi tersebut. Benang merahnya adalah konten, entah itu berupa tulisan, gambar, ataupun video.

Dengan berbekal pemahaman konsep Ilmu Komunikasi yang memadai maka Quipperian akan mampu memikirkan konsep, mendesain, dan memproduksi konten yang tepat, sesuai dengan segmen audience yang ditargetkan. Karena itulah banyak perusahaan besar menginginkan lulusan Ilmu Komunikasi.

So, buat Quipperian yang sudah memutuskan untuk kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, salah satu kampus yang bisa menjadi tujuanmu adalah Universitas BSI (Bina Sarana Informatika). Kampus ini memiliki Jurusan Ilmu Komunikasi untuk program S1 dengan kurikulum yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan industri masa kini.

Baca juga: Cari Tahu tentang Jurusan Universitas BSI dan Fakta Menarik Lainnya

Beberapa mata kuliah kekinian yang bisa kamu temui pada jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas BSI ini antara lain Digital Business Media, Creative Video Digital, dan Sosiologi Komunikasi. Oh ya, untuk program peminatan di jurusan ini ada dua pilihan, yaitu Digital Public Relation serta TV dan Film. Jadi, Quipperian bisa lebih fokus nantinya untuk pendalaman dan pengerjaan tugas akhir. Pastikan kamu pilih yang sesuai dengan passion dan rencanamu ke depannya ya!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis: Mawardi Janitra
Editor: Tisyrin Naufalty T



Tanyakan PR & materi sulit, LANGSUNG ke tutor! Yuk, Gabung Sekarang