Peluang Karier Bagi Lulusan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Peluang Karier Bagi Lulusan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Quipperian pasti pernah mendengar bahwa Indonesia adalah negara maritim yang besar karena terdiri atas ribuan pulau dan mempunyai wilayah perairan yang luas dengan luas terumbu karang sebesar 80.000 km2. Besarnya potensi kemaritiman di Indonesia ini dilihat oleh Presiden Jokowi sebagai peluang pembangunan sektor ekonomi Indonesia ke depannya!

Hanya saja jumlah kebutuhan sumber daya manusia (SDM) sektor kemaritiman di Indonesia masih sangat sedikit dibandingkan dengan kebutuhan tenaga kerjanya. Oleh karena itu, bagi Quipperian yang ingin mengambil peluang tersebut bisa memilih Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang memiliki visi untuk menjadi salah satu kampus maritim terbaik di Indonesia.

Peluang Karier Bidang Maritim

Menurut informasi dari Direktorat Jenderal Hubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) peluang lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja di bidang industri maritim sangatlah luas karena saat ini sedang dibangun 24 pelabuhan. Hal ini membuat kebutuhan sarjana teknik perkapalan, ilmu kelautan, perikanan, dan budidaya sumberdaya kelautan meningkat juga! Berikut adalah informasi mengenai pekerjaan-pekerjaan yang dapat Quipperian pilih jika ingin berkarir di bidang Maritim.  

Industri Perikanan

Keuntungan Indonesia sebagai negara kepulauan adalah memiliki jumlah ikan yang banyak dan hal ini membuat industri perikanan membuka banyak peluang karir. Oleh karena itu, dibutuhkan sarjana yang ahli di bidang ilmu kelautan untuk dapat mengembangkan budidaya perikanan dalam hal pembibitan, pembesaran, dan pengelolaan hasil produksi perikanan agar bernilai jual lebih. Selain itu, kemampuan untuk mengelola industri pengolahan perikanan dan pengelolaan limbah industri perikanan untuk lingkungan juga dibutuhkan.

Di UMRAH terdapat jurusan-jurusan yang dapat mendukung kamu jika ingin berkarir di industri perikanan seperti: ilmu kelautan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Budidaya Perikanan, dan Teknologi Hasil Perikanan.

Industri Perkapalan dan Infrastruktur

Quipperian harus tahu bahwa menurut Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) kebutuhan kapal di Indonesia adalah 1.000 unit kapal dalam satu tahun. Oleh karena itu, kebutuhan akan sarjana-sarjana yang dapat bekerja di galangan kapal untuk membuat dan memperbaiki kapal akan sangat dibutuhkan ke depannya.

Industri Pariwisata

Laut Indonesia menyediakan keragaman hayati dan keindahan pantai yang dapat menjadi tujuan utama wisatawan lokal maupun dunia. Indonesia memiliki sekitar 17.508 pulau dimana 10.000 di antaranya adalah pulau-pulau kecil, serta luas terumbu karang sekitar 50.875 km2 membuat Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata maritimnya.

Di beberapa jurusan di UMRAH terutama di Fakultas Ilmu Kelautan & Perikanan mengharuskan mahasiswanya mengambil mata kuliah widya selam yang akan melatih kamu untuk memiliki skill diving. Dengan skill ini kamu dapat menjadi pemandu wisata atau instruktur diving bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Visi dan Misi Kampus

Visi UMRAH adalah ““Menjadi Universitas terkemuka di Indonesia berbasis kemaritiman” dan salah satu misinya adalah “Melaksanakan penelitian untuk menemukan terobosan baru di bidang kemaritiman. Visi dan misi tersebut dapat terlihat dari upaya UMRAH dalam mengembangkan proyek robot laut dengan melakukan uji coba wahana bawah laut tanpa awak atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) di pesisir Tanjung Siambang, Pulau Dompak.

Ujicoba perdana ini dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, disaksikan langsung oleh rektor UMRAH, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc.

Selain proyek pengembangan robot, UMRAH juga sedang mengembangkan energi terbarukan yang bersumber dari energi pasang surut, algae laut, gelombang laut, dan Ocean Thermal Energi Conversion (OTEC). Hal ini dilakukan UMRAH karena ke depannya pengembangan energi di dunia adalah energi terbarukan!

Oleh karena itu,  Quipperian yang ingin membuka peluang untuk berkarir di bidang maritim kampus UMRAH dapat menjadi pilihan yang menarik untuk dipilih loh! Selain materi di kelas juga terdapat kesempatan praktik kuliah lapangan dan didukung oleh lokasi kampus yang dekat dengan pantai dan lautan.

Kurikulum di Umrah

Bagi kamu yang tidak ingin mengambil jurusan-jurusan di Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Kelautan & Perikanan di UMRAH juga masih dapat mengembangkan karir di bidang maritim. Hal ini karena kamu diwajibkan untuk mengambil mata kuliah ilmu dan teknologi maritim di setiap jurusan, sehingga wawasan kamu akan bidang maritim juga akan diasah di mata kuliah tersebut.

Contohnya, jika kamu mengambil jurusan akuntansi di UMRAH, kamu tetap bisa memiliki karir di industri maritim dengan menjadi akuntan karena kamu memiliki keahlian akuntansi dan memiliki wawasan yang lebih tentang perikanan dan kelautan yang akan menjadikan kamu lebih berpeluang untuk memasuki industri tersebut. Hal ini juga berlaku untuk jurusan lainnya ya, seperti hukum, manajemen, maupun administrasi publik.

Lokasi yang Strategis

Selain informasi-informasi di atas Quipperian juga perlu tahu bahwa kampus UMRAH yang terletak berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, serta berada di salah satu wilayah terdepan Indonesia menjadikan lokasi UMRAH strategis. Oleh karena itu, peluang kerjasama regional dan Internasional ke depannya menjadi potensi UMRAH untuk berkembang sebagai kampus maritim.

Pada saat ini, UMRAH sudah melakukan kerjasama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Sedangkan, untuk kerjasama dalam negeri UMRAH sudah menjalin kerjasama degan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, dan Universitas Riau (UR) Pekanbaru. Selain dengan sesama perguruan Tinggi, UMRAH juga melakukan kerjasama dengan instansi Pemerintah seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kemristekdikti, serta Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Penulis: Galih Ramadian Nugroho Putra

Referensi:

http://www.kemenkeu.go.id/en/node/43869

http://www.presidenri.go.id/prioritas/maritim.html

http://www.koran-sindo.com/news.php?r=0&n=4&date=2016-02-11

http://www.kemenperin.go.id/artikel/10832/Kemenperin-Dorong-Industri-Maritim

http://presidenri.go.id/maritim/maksimalkan-potensi-wisata-bahari-indonesia.html

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/16/11/13/ogk4jo301-mantan-menteri-kelautan-apresiasi-umrah-kembangkan-energi-terbarukan



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang