Sudah menentukan jurusan yang Quipperian inginkan, namun masih ragu mengenai karir jurusan tersebut? Sebaiknya buang kebingunganmu, karena di sini kamu akan tahu semuanya.
Pertama, kamu perlu belajar dengan sungguh-sungguh dan giat selama kuliah, itu dimaksudkan agar kamu tidak kewalahan saat mencari pekerjaan yang pas dengan jurusan kamu. Karena, selain melihat berkas tertulis, kamu akan melewati sesi wawancara untuk memasuki suatu perusahaan atau lembaga, dan disitu merupakan tantangan untuk menguji seberapa banyak ilmu yang kamu kuasai selama kuliah. Jadi, pastikan jurusan tersebut memang benar-benar kamu banget, sehingga kamu akan enjoy selama menjalani kuliah.
Berikut daftar karir yang bisa kamu pilih setelah lulus kuliah nanti.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Guru atau dosen? Berkuliah di jurusan ini bisa menjadikan kamu sebagai tenaga pengajar yang baik karena memang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dipersiapkan untuk mencetak calon akademisi yang hebat.
Fakultas Hukum (FAKUM)
Suka dengan segala urusan yang berkaitan dengan hukum? Banyak karir yang bisa kamu ambil jika masuk fakultas ini, selain menjadi pengacara, sarjana hukum bisa berkarir sebagai jaksa, hakim, konsultan hukum, pejabat pembuat akta tanah, dan lain-lain. Kamu bisa bekerja di perusahaan swasta, baik nasional maupun asing.
Jika kamu masuk ke perusahaan, kamu bahkan bisa menduduki posisi di bagian Legal. Di bagian ini kamu bertanggung jawab atas semua urusan perusahaan yang terkait dengan hukum, perundang-undangan, lembaga peradilan, dan pengikatan perjanjian dengan pihak lain.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Lulusan dari fakultas ini bisa menempati posisi di aparat pemerintah, karena terlibat aktif dan bekerja dalam menjalankan roda pemerintahan baik di poros pusat ataupun jangkauan daerah. Selain aktif di partai politik, kamu bisa masuk ke lembaga swadaya masyarakat ataupun legislatif. Bahkan bisa menjadi pebisnis.
Untuk bidang komunikasi, jurnalistik bisa menjadi pilihan yang sangat cocok. Pasalnya, mahasiswa yang berkuliah di jurusan komunikasi akan menguasai tata bahasa dan public speech yang baik. Oleh karena itu, jurnalistik merupakan pekerjaan yang sangat tepat.
Jika kamu menyukai hal seputar dunia internasional, apalagi jika memang kamu Jurusan Hubungan Internasional, diplomat biasanya menjadi pilihan utama kamu.
Fakultas Ekonomi (FEKON)
Cakupan jurusan ini membahas persoalan pembangunan, keuangan, dan perbankan. Sehingga jenjang karir yang bisa kamu dapatkan bisa menjadi manajer bank, ekonom, analis keuangan, konsultan management, dan auditor. Bahkan Ilmu Ekonomi hampir terlibat dalam setiap bidang, lho. Karena ilmu ekonomi sangat tepat untuk pemecahan masalah keuangan.
Fakultas Pertanian (FAPERTA)
Indonesia merupakan salah satu negara yang ingin menuju ke swasembada pangan, maka dari itu prospek kerja lulusan ini sangat luas. Kamu bisa bekerja sebagai pengusaha atau pelaku bisnis dalam bidang pembenihan, penjualan pupuk, serta pestisida atau menjual alat-alat produksi pertanian pada komoditas perkebunan, pangan, hortikultura, serta kehutanan.
Jika mau bergabung dengan industri, kamu bisa masuk ke industri perbenihan, pupuk, pestisida nasional, dan multinasional. Untuk kementerian pun juga bisa, bergabung di pemerintah pusat, daerah, dan dinas-dinas.
Fakultas Teknik (FATEK)
Apa yang kamu pikirkan tentang karir di bidang teknik?
Keras? Panas? Kotor? Dibawah Tekanan? Mungkin itulah pemikiran banyak orang tentang pekerjaan di dunia perminyakan. Banyak orang yang mengira bahwa bekerja di dunia teknik pasti akan berkutat dengan alat-alat berat, berada dicuaca panas dan dingin, memikul benda-benda berat, berlepotan minyak, dan kadang kala harus bekerja dibawah tekanan untuk memenuhi target kerja.
Tunggu dulu, jangan cepat menyimpulkan demikian. Karir lulusan teknik sangat beragam, bahkan berhubungan dengan pengembangan teknologi, pengelolaan industri, perancangan, penerapan sistem industri, telekomunikasi, dan banyak lagi, tergantung jurusan yang diambil. Kamu bisa menjadi teknisi, peneliti, kontraktor, engineer, ataupun bergabung di perusahaan tambang dan manufaktur. Untuk bidang telekomunikasi dan informatika, bisa menjadi programmer, software engineer, ataupun game developer.
Terkenal dengan ke-macho-an nya, fakultas ini banyak dihuni oleh kaum adam. Namun, kaum hawa tak kalah banyak juga, kok. Sehingga banyak juga lahir engineer-engineer dari kaum hawa, tentunya mereka tidak melulu berkecimpung di pabrik layaknya kaum adam. Lulusan cewek teknik juga bisa memilih untuk duduk di posisi yang tidak seekstrim cowok.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Kuliah di Fakultas MIPA sering diidentikkan dengan menjadi peneliti. Namun, tak hanya itu, kamu bisa bergabung di pemerintahan seperti di LAPAN, LIPI, Batan, BPS, ataupun yang lain karena di sini kamu mempelajari Ilmu Matematika dan Sains. Ahli lingkungan, ahli forensik, dan pendidik juga bisa menjadi pilihanmu.
Fakultas Kehutanan (FAHUT)
Semakin sempitnya lahan hutan di Indonesia membuat kebanyakan orang berpikir bahwa lapangan pekerjaan sempit untuk jurusan ini. Padahal kenyataannya, hutan di Indonesia masih ada, seluruhnya dalam kawasan konservasi dan hutan-hutan tanaman industri. Padahal justru hal itu membuat karir di bidang kehutanan luas, kamu bisa menjadi Birokrat, baik di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) ataupun Dinas Kehutanan, bekerja di LIPI, BUMN, atau BUMS. Bahkan kamu bisa bergabung di WWF (World Wildlife Fund for Nature) yang mana merupakan organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan.
Fakultas Peternakan dan Perikanan (FAPETKAN)
Kalau kamu masih berpikir bahwa di sini kamu akan menjadi nelayan atau peternak, lebih baik singkirkan pemikiran itu jauh-jauh. Karena materi yang kamu pelajari selama kuliah sangat banyak dan detail. Indonesia merupakan negara maritim yang kaya akan sumber daya perikanan. Untuk dunia peternakan di Indonesia, memang belum populer karena banyak ternak impor. Namun, hal ini pertanda bagus untuk karir karena banyak kebutuhan dalam negeri dan dorongan dari berbagai pihak untuk tidak terus-terusan mengandalkan impor.
Selain bergabung di Perusahaan Swasta dan BUMN, kamu dapat berkarir di berbagai sektor pemerintah seperti di Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) maupun di Dinas Kelautan dan Perikanan seluruh Indonesia. Banyak pula perusahaan ternak dan instansi pemerintahan, kamu bahkan bisa bergabung di Kementerian.
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK)
Menurut survei, lulusan kedokteran memang dikenal cepat mendapat pekerjaan. Setelah menjadi Sarjana Kedokteran, kamu hanya mendapat gelar S. Ked sebagai syarat kualifikasi. Namun ini jarang terjadi karena biasanya lulusan ini langsung melanjutkan ke jenjang S2. Jika kamu mengambil S2 dengan bidang yang sama sekali berbeda, misalnya Magister Ilmu Komunikasi, kamu bisa bekerja di rubrik kesehatan media massa.
Ada pula yang menjadikan profesi dokter hanya sebagai hobi. Maksud menjadikannya sebagai hobi ialah tidak menyandarkan penghasilan pada pekerjaan sebagai dokter. Dengan kata lain, dokter adalah pekerjaan kedua. Karena menjadi dokter biasanya hanya menjadi sarana untuk beramal atau mengabdi pada masyarakat, bukan?
Dan pilihan yang terakhir ialah menjadi dokter profesional, di sini berarti mereka menempatkan pekerjaan dokternya sebagai sumber penghasilan utama. Biasanya menjadi dokter struktural, staf, farmasi, dan fungsional.
Untuk bidang keperawatan, kamu bisa bergabung di bagian integral pelayanan kesehatan berdasarkan ilmu yang meliputi aspek Biologi, Psikologi, Sosial, dan Spiritual, ditujukan kepada masyarakat yang sehat maupun sakit.
Keperawatan bisa disebut sebagai tenaga pendidik, perawat sebagai pelaksana, perawat sebagai pengelola, perawat sebagai peneliti, dan perawat sebagai pelaksana. Kamu bisa bekerja di lingkungan pemerintahan seperti departemen kesehatan (rumah sakit dan puskesmas).
***
Banyak, kan? Tak perlu khawatir lagi mengenai karir, dong. Yang perlu kalian lakukan ialah, mencari jurusan yang tepat dan mempelajarinya dengan giat, karena urusan karir gak akan kemana-mana kok.
Penulis: Putri Hana Syafitri
Sumber:
untad.ac.id
