Ini Kata Para Mahasiswa Tentang Universitas Diponegoro!

Mungkin Quipperian masih bertanya-tanya bagaimana sih dunia perkuliahan nanti. Apa saja yang harus dipersiapkan dan apa yang nanti Quipperian hadapi di dunia perkuliahan. Bingung apakah Universitas Diponegoro adalah tempat yang tepat untuk Quipperian? atau malah sebaliknya, tempat yang tak nyaman? Keresahan Quipperian wajar, mengingat memang tak mudah beradaptasi dengan universitas baru.

Hal itu membuat Quipper Video Blog kemudian bertemu dengan Umi, seorang mahasiswi Fakultas Teknik jurusan D3 Perencanaan Wilayah dan Kota angkatan 2014. Quipper Video kemudian bertanya kepada Umi mengapa awalnya memilih Universitas Diponegoro.

Akreditasi Hingga Kehidupan Kampus

“Kalau yang aku baca, Undip—Universitas Diponegoro—merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Aku dulu tahu bahwa akreditasi fakultas dan jurusan di Undip juga rata-rata sudah A. Juga pas masuk, aku baru tahu ada Career Development dari Undip yang akan membantu mahasiswanya setelah lulus nanti. Di sini, juga sering mendapatkan banyak tugas sehingga akan sering-sering begadang. Tapi itu bagus, buat mahasiswa baru biar terus belajar,” jawab Umi.

Selain bertanya tentang alasan Umi memilih Universitas Diponegoro, Quipper Video Blog juga bertanya kepada Umi bagaimana kehidupan kampus. Umi kemudian menjawab, “Ya karena banyak tugas, pasti begadang. Kadang begadang itu menyebalkan kadang bikin seru. Menyebalkan kalau misalnya tugas kelompok dan setiap anggotanya sok sibuk. Seru, kalau misalnya nanti mengerjakannya bareng-bareng.”

“Jadi, biasanya kalau aku sudah berkumpul gitu nanti lebih banyak ceritanya daripada mengerjakan tugasnya. Tapi ya tidak masalah, seru juga bisa gitu sama teman-teman. Selain begadang, kadang ya bantuin proyek dosen. Kadang aku merasa bangga saja kalau teman-teman bertanya alasanku mengerjakan proyek dosen. Seru sih. Tidak bisa dilupakan.”

Kemudian, Umi menjelaskan apa yang perlu dipersiapkan oleh para calon mahasiswa sebelum kuliah di Universitas Diponegoro. Ia mengatakan, “Tiga saja sih yang harus dipersiapkan, yaitu biaya kuliah, biaya hidup, dan transportasi. Kalau kamu sudah siap itu, ya aman-aman saja deh selama di sini.”

Ia kemudian menambahkan mengapa Quipperian harus masuk Universitas Diponegoro. “Secara aku orangnya sporty abis, ya fasilitas jogging di Undip itu memang bagus banget dan masih banyak fasilitas kece lainnya yang bisa dipakai, gratis. Keren banget gak tuh?”

Oleh karena belum puas, pihak Quipper Video Blog bertanya lagi kepada mahasiswa lain. Kali ini kepada Tedy, yaitu mahasiswa Fakultas Vokasi, Jurusan Teknik Kimia angkatan 2014. Ia kemudian mengatakan alasan mengapa Quipperian, yang mungkin sangat suka dengan kegiatan akademik, harus kuliah di sini.

Dosen Mumpuni hingga Perjuangan Kuliah

Tedy mengatakan bahwa alasan mengapa seseorang harus kuliah di Undip itu adalah jawaban relatif, di mana harus dilihat dari berbagai sudut pandang untuk mendapatkan jawaban yang pasti. Apabila kita lihat dari segi perguruan tinggi sebagai penyedia jasa pendidikan.

Undip merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik dari 10 perguruan tinggi yang ada di Indonesia di mana Undip menyediakan konsentrasi rumpun Ilmu Soshum, Budaya, Eksak, serta Teknik. Oleh karena itu, sebagai penyedia jasa pendidikan tentu saja Undip memiliki tenaga pengajar yang mumpuni di bidangnya serta memiliki fasiltas penunjang yang dapat membantu kegiatan akademik.

Apabila kita lihat dari sudut pandang mahasiswa mengapa harus kuliah di Undip adalah karena Undip merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dengan para alumni yang telah sukses bekerja maupun berwiraswasta, sehingga Undip seolah menjadi reputable university, mengingat visi Undip pada tahun 2020 adalah menjadi universitas riset.

Kedua, Undip juga memiliki basis alumni yang kuat. Ketiga, mungkin Undip dipilih sebagai pilihan kedua dari universitas yang diinginkan di mana Undip dan universitas yang diinginkan Quipperian sama-sama memiliki jurusan yang dikehendaki dengan kualitas yang sama.

Lalu pihak Quipper Video bertanya apa hal yang paling seru selama kuliah di Universitas Diponegoro. Tedy menjawab, “Kalau untuk saya, tentu susah payahnya mempertahankan IPK. Kadang saya suka stres lihat IPK saya turun. Kadang saya pikirkan usaha ayah dan ibu di rumah, sehingga saya merasa malu kalau IPK saya turun. Kalau sudah turun, saya akan jadikan hal itu motivasi untuk belajar lebih giat untuk mendapatkan IPK lebih. Selain itu, menjadi Asisten Penelitian dan Proyekan dosen adalah hal yang paling berkesan selama di Undip. Kalau sudah menjadi Asisten Penelitian dan Proyekan Dosen, itu tandanya ilmu kamu sudah diakui oleh dosen.”

Tedy kemudian memberi pesan kepada Quipperian yang ingin kuliah di Universitas Diponegoro, “Kalau kamu ingin kuliah di Undip, pesan saya hanya satu, yaitu belajar yang tekun dan konsisten pada komitmen yang telah kamu buat, sehingga inginmu dapat sehebat anganmu.”

Lalu ia menambahkan, “Laboratorium Operasi Teknik Kimia, Widya Puraya, Perpustakaan Universitas itu berguna banget buat saya mengerjakan tugas-tugas kuliah. Rasanya kalau suka sama sains sih, cocok kuliah di sini.”

Setelah kepada Umi dan Tedy, Quipper Video Blog juga mewawancarai Aldo, yaitu mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Geologi Angkatan 2013. Ia memberikan alasan singkat mengapa Quipperian harus kuliah di Universitas Diponegoro.

Dari Seragam Putih Abu-abu jadi Mahasiswa Mandiri

“Kalau sudah keterima, kenapa tidak. Undip merupakan salah satu Universitas terbaik di Indonesia. Ya jangan ditolak lah ya kalau keterima.”

Jika kedua orang sebelumnya menjawab hal yang paling seru di Universitas Diponegoro adalah kegiatan akademik, Aldo memperikan pandangan lain yang membuat Quipperian tertarik.

“Menjadi anak kos adalah hal yang menarik. Saya merasa hidup mandiri sih kalau di sini. Tau caranya ngatur uang dan merasakan saat tanggal tua makan di Burjo dan untungnya saya tidak sendiri. Kadang ada teman-teman yang senasib begitu. Kita masak Indomie bareng kalau sudah di tanggal tua untuk bertahan hidup.”

Aldo memberi saran kepada Quipperian perihal apa saja yang harus dipersiapkan. “Fasilitas sudah pasti. Punya motorlah biar asik kalau jalan-jalan jauh. Lumayan bagus Jawa Tengah, masa ga jalan-jalan?”

Ia kemudian menambahkan sebagai penutup kenapa seseorang harus kuliah di Universitas Diponegoro. “E-Book gratis, lengkap, dan banyak. Lumayan hemat waktu ke Perpustakaan.”

Nah, itulah beberapa testimoni mahasiswa Universitas Diponegoro. Quipperian bisa menyimpulkan sendiri jika Universitas Diponegoro memang layak dijadikan pilihan studi perkuliahan. Tetap semangat dan Salam Quipper.

Penulis: Arif Utama

Referensi

Wawancara langsung dengan:

  1. Umi, Mahasiswi Perencanaan Wilayah dan Kota
  2. Tedy, Mahasiswa Teknik Kimia 2014
  3. Aldo, Mahasiswa Geologi 2013

Lainya Untuk Anda

Rahasia Kuliah Gratis & Pengalaman Keren? Cek Beasiswa Djarum Foundation!

Fakultas Farmasi: Cocok Buat Kamu yang Suka Sains, Penasaran Sama Obat, dan Mau Jadi Peneliti Keren di Dunia Kesehatan!

Gratis Kuliah S1 di Korea? Daftar GKS Aja!