Hai Quipperian! Pada kesempatan ini, Quipper Video Blog akan mengupas beberapa lulusan UPNVY (UPN Veteran Yogyakarta) yang telah malang melintang sebagai orang sukses dan patut diteladani. Siapa saja mereka? Yuk, kita lihat kisahnya! Siapa tahu kisah mereka bisa menginspirasi Quipperian semua!
Gandung Atmaji – Presiden Direktur
Sumber: http://www.alumni.upnyk.ac.id
Gandung Atmaji adalah anak tunggal yang lahir di Tempel, Yogyakarta pada tahun 1951. Ayahnya adalah seorang tentara sehingga kedisiplinan selalu diajarkan sejak kecil. Gandung tumbuh dewasa dengan berpindah-pindah karena harus mengikuti tempat tugas ayahnya. Akhirnya, Gandung memutuskan untuk meneruskan pendidikan dan kuliah di UPN Veteran Yogyakarta Jurusan Perminyakan pada tahun 1969.
Setelah menyelesaikan kuliah di perminyakan UPNVY tahun 1974, Gandung mengikuti Pendidikan Khusus Migas (Pasmigas) di Lemigas. Ia pun menjadi lulusan terbaik dan selanjutnya ditarik untuk bekerja di Lemigas sampai tahun 1981. Karena kegigihan dan kesuksesan Gandung, Mohammad Said menarik Gandung untuk bekerja sama mendirikan dan merintis sebuah perusahaan swasta nasional yaitu PT. Dimas Utama.
Gandung bekerja di perusahaan tersebut selama 22 tahun dan ia juga sempat menduduki jabatan presiden direktur selama lima tahun. Atas kerja kerasnya, ia mampu mengantarkan perusahaan tersebut menjadi perusahaan Tbk.
Menurutnya, pengalaman bekerja di PT. Dimas Utama sangat berkesan baginya karena dari sana ia bekerja mulai dari supervisor sampai presiden direktur. Sebagai seorang pemimpin, ia selalu menerapkan bahwa semua orang dari tiap level boleh ikut bicara, memberi saran, dan pendapat kepadanya secara langsung demi kebaikan perusahaan.
Gandung sudah malang melintang di dunia minyak, saat ini ia membantu Yayasan Pertambangan dan Energi bernama PT. Menara Mas Energi.
Drs. Heri Krissritanto – Sekretaris Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial
Sumber: http://www.alumni.upnyk.ac.id
Drs. Heri Krissritanto lahir di Yogyakarta pada tanggal 25 Desember 1962. Ia menyelesaikan studi sarjananya di Fakultas Ekonomi UPNVY. Heri Krissritanto yang semasa kuliah akrab dengan panggilan Heri Bernas mempunyai falsafah dalam berorganisasi yang diambil dari falsafahnya Ki Hajar Dewantara yaitu ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.
Ia memilih untuk berkarier di Departemen Sosial dan hal ini bukanlah tanpa dasar. Ia menganggap bahwa pekerjaannya di Departemen Sosial bisa membantu untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Ia juga berpendapat bahwa pembangunan masyarakat pada umumnya mencakup tiga hal penting yaitu hukum, ekonomi, dan sosial.
Sesuai dengan slogan yang selalu dipegang erat dan menganggap pekerjaan adalah sebuah amanah, Heri pun selalu bekerja sebaik mungkin di mana pun ia berada. Pada tanggal 6 Januari 2015, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melantik Pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Sosial. Di antara pejabat yang dilantik tersebut, terdapat pejabat Eselon II di lingkungan Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial yakni Drs. Heri Krissritanto sebagai Sekretaris Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial.
Ir. Hendro Harijogi Poedjono – 20 Besar Human Resources Terbaik
Sumber: http://www.alumni.upnyk.ac.id
Hendro lahir di Yogyakrta, 20 Juni 1960 dan melalui masa kecil sampai dengan remaja di daerah Jawa Timur. Kehidupannya di Jawa Timur sangat mempengaruhi karakternya yang lugas, tegas, dan berani. Ia pindah ke Yogyakarta untuk melanjutkan kuliah di UPN Veteran Yogyakarta Fakultas Pertanian.
Selepas bangku kuliah di tahun 1987, ia sempat bekerja di Wonosobo dan berkutat dengan jamur selama kurang lebih 7 tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari tantangan lain. Sejak tahun 2003 hingga awal tahun 2010, ia menjabat sebagai Human Resources Director di sebuah perusahaan susu yang telah cukup lama ada di Indonesia, yakni PT. Frisian Flag Indonesia.
Prestasinya menjadi pengelola sumber daya manusia dinilai berhasil dan terbukti, ia terpilih menjadi 20 besar Human Resources Terbaik. Sekarang, tantangan baru menghampirinya yaitu bertanggung jawab di bidang pemasaran sebagai Trade Marketing Director.
Ir. H. Eko Maulana Ali, Msc. – Gubernur Bangka Belitung
Ir. H. Eko Maulana Ali, M.sc lahir di Kelapa, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, pada 26 September 1951. Ia adalah salah satu alumni UPNVY Fakultas Tambang yang sukses. Ia memulai kariernya dengan bekerja di PT. Timah di UPTBEL Tanjung Pandan. Ia menyelesaikan jenjang S1 sebagai sarjana Tambang pada tahun 1980.
Setelah itu, ia menyelesaikan program S2 di Flinder University, Adelaide, Australia tahun 1984. Selanjutnya, ia berkarier sebagai TNI AL hingga tahun 1998, sebelum mengundurkan diri karena terpilih menjadi Bupati Kabupaten Bangka.
Eko Maulana Ali yang akrab dipanggil dengan sapaan “Lili” ini ternyata telah mempunyai cita-cita menjadi bupati sejak kecil. Impian itu akhirnya menjadi kenyataan dan ia terpilih untuk menjadi Bupati Bangka Belitung selama dua periode. Akhirnya, ia memperoleh kepercayaan lebih tinggi untuk menjadi Gubernur Provinsi Bangka Belitung.
Ia menjabat sebagai Gubernur Bangka Belitung pada periode 2007-2012 dan 2012-2017. Namun. Ia tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya karena meninggal dunia pada tahun 2013. Eko Maulana masih menyisakan 4 tahun masa jabatannya sebagai Gubernur Bangka Belitung yang baru akan berakhir pada tahun 2017.
Selama menjadi seorang gubernur, ia mempunyai kiprah yang banyak dalam memajukan Bangka Belitung. Ia sangat mendorong lahirnya kader-kader intelektual di daerahnya dengan memberikan beasiswa kepada putra-putri daerah, serta membuka program S2 dan Universitas Terbuka bagi Mahasiswa Bangka Belitung.
Selain itu, ia juga melibatkan semua elemen masyarakat untuk mewujudkan Gerakan Bangka Belitung Hijau dengan mengajak seluruh siswa di Negeri Serumpun Sebalai itu agar menanam pohon di usia mudanya.
Ia juga berkiprah di bidang politik di mana ia adalah orang yang sangat kritis terhadap kekuasaan. Eko juga menulis sebuah buku yang berjudul “Energi Agama Dalam Kuasa” yang diterbitkan oleh Mutiara Press, September 2008.
Bagaimana Quipperian, apakah kamu ingin menjadi the next generation yang mengukir sukses sebagai alumni UPN Veteran Yogyakarta? Ditunggu kiprahmu di sini ya!
Penulis: Giri Widodo