Mau Lulus SNMPTN di Universitas Riau? Begini Caranya!

Jalur SNMPTN, ibaratnya seperti permainan “kartu”, kamu gak bisa bener-bener tahu persaingan macam apa yang terdapat di pilihan jurusan dan PTN yang kamu bidik. Dan kamu gak bakal tahu seberapa banyak dan seberapa bagus nilai peserta SNMPTN lain. Jadi, pada dasarnya, tentu kamu juga gak akan tahu persis berapa peluang untuk lolos. Meskipun demikian, bukan berarti kamu bener-bener ngasal gitu aja, “main kartu” harus ada strateginya. Peluang seperti ini meskipun sulit di ukur tapi kamu tetap bisa memaksimalkannya.

Hal dasar yang perlu kamu ketahui tentang SNMPTN

SNMPTN memang melihat nilai raport, jadi tak heran bila sekolah sering menaikkan nilai KKM-nya. Namun, tidak hanya itu, SNMPTN juga melihat indeks sekolah. Dalam kalimat lain, PTN juga akan melihat siapa pihak yang mengeluarkan raportnya. Karena indeks tiap sekolah tentu berbeda-beda, Indeks SMA X di PTN A bisa berbeda dengan indeks SMA X di PTN B.

Dalam hal ini berarti mencakup:

  • Akreditasi: A, B, C, atau tanpa akreditasi.
  • Jenis kelasnya: Akselerasi, RSBI, atau Reguler.
  • IPK dan prestasi alumni di PTN yang dituju.
  • Nilai SBMPTN tahun sebelumnya di PTN yang kamu tuju.
  • Seberapa banyak senior kamu yang masuk ke PTN tersebut melalui SNMPTN.
  • Track record sekolah kamu di PTN tersebut.
  • Prestasi sekolah kamu dalam perlombaan tingkat daerah/nasional/internasional.

Do research!

Kamu harus aktif bertanya ke BK tentang sebaran alumni sekolah kamu di PTN seluruh Indonesia. Nah, setelah dapat perkiraan angkanya, kamu bisa memperkirakan persentase yang diterima. Memang tidak akan bisa melakukan perhitungan yang akurat, namun kamu bisa menghitung secara kasar dan memanfaatkan “peluang”. Namun, tetap sesuai dengan passion kamu, ya.

Fokus saja pada PTN pilihan pertama yang paling kamu inginkan dan realistis sesuai perhitungan kasar di atas. PTN pilihan kedua anggap aja iseng-iseng berhadiah.

Ada beberapa hal lagi yang perlu kamu pertimbangkan selain di atas, diantaranya prestasi. Baik itu tingkat internasional, nasional, propinsi, kabupaten, atau kota.

Kemudian, faktor pemerataan daerah. Setiap PTN memberikan kuota kepada daerah yang nantinya jika kamu lulus diharapkan bisa memajukan daerah asal. Misalnya, beberapa siswa di daerah terpencil bisa jadi mendapatkan “jatah” daerah (dalam hal ini berarti lolos SNMPTN), meskipun sebetulnya nilai raport dan indeks sekolah mereka relatif tidak sebaik para pesaing peserta SNMPTN lain yang ada di kota besar.

Selanjutnya, yang terpenting dari semua itu ialah tentukan dan pastikan secara matang jurusan yang kamu banget, lalu tentukan di mana kamu akan kuliah. Pelajari secara detail jurusan tersebut. Memilih jurusan di SNMPTN itu bukan main-main, harus serius, dalam artian bila diterima, harus kamu ambil. Kalo nggak, maka indeks sekolah kalian bisa jadi akan dikurangi oleh PTN yang kamu lepas atau yang lebih seramnya lagi, sekolah kalian bisa di blacklist. Kasihan kan junior kalian nanti. Maka dari itu, pikir secara matang dan jangan terburu-buru.

Terakhir, jangan lupakan untuk mencari tahu daya tampung, berapa yang diterima, jumlah pendaftarnya dan yang diterima berapa, serta berapa banyak yang diterima berdasarkan provinsi.

Buat kalian yang mengambil jurusan seni dan keolahragaan, kalian perlu mencantumkan portofolio dan video saat melakukan pendaftaran SNMPTN. Portofolio berarti dokumentasi kumpulan karya atau penampilan kalian dalam bidang seni atau olahraga selama menginjak bangku SMA/SMK/MA.

Yang harus disiapkan saat melakukan pendaftaran ialah:

  • NISN dan Password, kamu perlu menanyakannya pada pihak sekolah atau guru.
  • Pilihan PTN dan Jurusan.

Salah satu dari perguruan tinggi yang kamu pilih harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah, kecuali untuk provinsi Sulawesi Barat dan sekolah RI di luar negeri. Karena tidak ada perguruan tinggi untuk provinsi tersebut.

  • Softcopy pas foto ukuran 4×6 dan tidak lebih dari 1 MB.
  • Softcopy bukti prestasi jika ada atau portofolio dan video jika memilih program studi seni atau olahraga. Ukuran portofolio tidak boleh lebih dari 10 MB dan ukuran video tidak boleh lebih dari 15 MB. Sebaiknya kamu tidak mengunggah portofolio dan video pada 3 hari terakhir masa pendaftaran SNMPTN, karena server bisa jadi down di saat terakhir.
  • Menyiapkan nomor peserta UN, kamu perlu menanyakannya pada pihak sekolah atau guru.

Buat peserta bidikmisi, pastikan di kartu peserta SNMPTN kamu tertera status peserta bidikmisi dan kamu perlu melakukan pendaftaran bidikmisi di situs http://www.bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Oh ya, bidikmisi tidak berlaku untuk pilihan program studi di Universitas Islam Negeri.

Untuk panduan pendaftaran dan cara pengisian, mulai dari login sampai cetak kartu bisa cek di website resminya di www.snmptn.ac.id/manual/snmptn/

Tanggal Penting SNMPTN

JADWAL SNMPTN 2017
No. Kegiatan Waktu
1. Pengisian dan Verifikasi PDSS 14 Januari-12 Februari 2017
2. Pendaftaran 21 Februari-06 Maret 2017
3. Proses Seleksi 16 Maret-15 April 2017
4. Pengumuman Kelulusan 26 April 2017
5. Pendaftaran ulang peserta yang lulus SNMPTN 16 Mei 2017 (bersamaan dengan Ujian Tertulis SBMPTN)

Sumber: http://www.snmptn.ac.id

Oke, cukup itu saja informasi mengenai SNMPTN yang perlu kalian ketahui.

Loh, kenapa di artikel ini gak bahas tentang passing grade? Jadi begini, Quipperian, passing grade itu dasar perhitungannya dari SBMPTN, jadi kamu gak bisa menyamakan tingkat persaingan SNMPTN dengan SBMPTN. Karena peluang SNMPTN akan sangat tergantung pada indeks masing-masing sekolah, prestasi, dan faktor lain yang telah dijabarkan di atas. Lagipula angka passing grade juga belum tentu akurat, loh.

Jadi, yuk mulai sekarang atur strategi dan lakukan perhitungan, good luck!.

Penulis: Putri Hana Syafitri

Lainya Untuk Anda

Rahasia Kuliah Gratis & Pengalaman Keren? Cek Beasiswa Djarum Foundation!

Fakultas Farmasi: Cocok Buat Kamu yang Suka Sains, Penasaran Sama Obat, dan Mau Jadi Peneliti Keren di Dunia Kesehatan!

Gratis Kuliah S1 di Korea? Daftar GKS Aja!