Home » Quipper Campus » Pengertian Akuntansi: Prinsip Dasar, Tujuan, Manfaat, dan Fungsinya

Pengertian Akuntansi: Prinsip Dasar, Tujuan, Manfaat, dan Fungsinya

Pengertian Akuntansi Prinsip Dasar, Tujuan, Manfaat, dan Fungsinya

Quipperian, pernah nggak sih merasa uang yang kamu miliki habis dengan cepat? Kalau iya, mungkin kamu perlu mencoba untuk menerapkan akuntansi di dalam kehidupan sehari-hari. Yup, jika dapat diterapkan dengan baik, akuntansi dapat membantu kamu untuk lebih bijak dalam menggunakan uang. Sebab, kamu dapat merencanakan, mengatur, dan juga mengontrol keuanganmu. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami akuntansi. Yuk, kita kulik bersama-sama!

Pengertian Akuntansi

Akuntansi secara umum adalah suatu proses pencatatan, pengelompokan, pengolahan, pengajian data, serta pencatatan transaksi yang berhubungan dengan keuangan. Fungsinya untuk menghasilkan informasi keuangan yang dapat dibaca dan dipahami oleh pihak-pihak tertentu. Di dalam perusahaan, informasi tersebut biasanya akan disampaikan ke manajer, investor, kreditor, dan regulator.

Kemudian, selain pengertian di atas, para ahli juga memiliki pendapat masing-masing mengenai apa yang dimaksud dengan akuntansi. Berikut penjelasannya:

1. Sofyan Harahap

Sofyan Harahap mengartikan akuntansi sebagai proses mengidentifikasi, mengukur, dan menyampaikan informasi ekonomi sebagai bahan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil sebuah kesimpulan oleh para pemakainya.

2. Sunyanto

Sementara, menurut Sunyanto, akuntansi merupakan tahapan proses pengumpulan, pengidentifikasian, pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian/pelaporan dari transaksi-transaksi keuangan serta penafsiran hasilnya guna pengambilan keputusan.

3. Warren dkk

Warren dkk mendefinisikan akuntansi sebagai sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan.

4. Soemarsono S.R

Soemarsono S.R berpendapat bahwa akuntansi adalah sebuah proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

S.Munawir

Selanjutnya, menurut S.Munawir, akuntansi merupakan sebuah seni daripada pencatatan, penggolongan, dan peringkasan dari pada peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian dan setidak-tidaknya sebagian sifatnya keuangan dengan cara yang secepat-cepatnya dan petunjuk atau dinyatakan dengan uang, dan penafsiran terhadap hal-hal yang timbul dari padanya.

Berdasarkan pengertian akuntansi menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan akuntansi berguna untuk membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam mengambil suatu keputusan. Dengan demikian, laporan keuangan yang disusun oleh para akuntan harus sesuai dengan prinsip dasar akuntansi agar tidak terjadi kesalahan. Lantas, apa saja prinsip-prinsip tersebut?

Prinsip Dasar Akuntansi

Untuk dapat menghasilkan laporan keuangan yang baik dan benar, para akuntan perlu menerapkan prinsip-prinsip akuntansi yang sesuai dengan standar dan Ilmu Akuntansi. Berikut adalah prinsip dasar akuntansi yang perlu Quipperian ketahui:

1. Prinsip biaya historis

Prinsip yang satu ini mewajibkan kamu untuk mencatat seluruh biaya yang dikeluarkan, baik untuk memperoleh barang ataupun jasa.

2. Prinsip konsistensi

Saat menyusun laporan keuangan, kamu harus menggunakan metode dan standar secara konsisten.

3. Prinsip pengakuan pendapatan

Pendapatan merupakan aliran harta yang masuk atau diperoleh dari penyerahan barang atau jasa, sehingga pada prinsip pengakuan pendapatan, kamu diharuskan untuk mencatat harta tersebut sebagai pendapatan.

4. Prinsip entitas ekonomi

Dalam bidang ekonomi, entitas berarti sebuah badan atau unit yang melaksanakan kegiatan usaha untuk kepentingan diri sendiri. Oleh karena itu, untuk menerapkan prinsip entitas ekonomi, kamu nggak boleh mencampurkan laporan keuangan akuntansi antara perusahaan dengan pribadi maupun pihak lainnya.

5. Prinsip mencocokkan

Prinsip ini akan mencocokkan pendapatan yang diterima perusahaan dengan biaya yang dikeluarkan. Tujuannya untuk mengetahui apakah perusahaan sedang berada di situasi untung atau rugi.

6. Prinsip pengungkapan secara lengkap

Prinsip yang satu ini mengharuskan kamu untuk menyajikan laporan keuangan secara lengkap, sehingga laporan tersebut bisa dijadikan dasar untuk mengambil keputusan dengan tepat.

7. Prinsip periode akuntansi

Pada prinsip ini, kamu wajib menyusun laporan keuangan dengan membuat batas periode tertentu, sehingga laporan tersebut memiliki kurun waktu yang jelas. Misalnya, laporan keuangan untuk kurun waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan bahkan 1 tahun.

8. Prinsip materialitas

Prinsip materialitas mengharuskan kamu untuk membuat laporan keuangan yang bernilai atau materialistis, sehingga bisa mempengaruhi pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan.

9. Prinsip kesinambungan usaha

Prinsip ini beranggapan bahwa sebuah perusahaan harus berjalan dengan berkesinambungan, kecuali jika terdapat peristiwa tertentu yang menyebabkan kegiatan bisnis terhenti.

10. Prinsip satuan moneter

Satuan moneter di sini maksudnya adalah satuan uang yang digunakan dalam perhitungan laporan keuangan, contohnya seperti menggunakan rupiah, dolar, dan lain-lain.

Setelah mengetahui prinsip dasar akuntansi, kamu penasaran nggak sih dengan tujuan dan manfaat dari keberadaan akuntansi?

Tujuan dan Manfaat Akuntansi

Pada dasarnya, tujuan akuntansi adalah untuk mencatat, mengumpulkan, dan melaporkan informasi mengenai keuangan, posisi keuangan, serta arus kas dalam sebuah perusahaan. Namun, akuntansi juga memiliki tujuan lainnya, seperti:

  • Memberikan informasi terkait keuangan, baik aktiva maupun pasiva kepada perusahaan.
  • Memberikan informasi yang dapat membuat perusahaan mencapai keuntungan.
  • Memberikan informasi tentang perubahan pada berbagai sumber ekonomi perusahaan, seperti aset, hutang, dan juga modal.
  • Menyediakan berbagai informasi tentang perubahan pada berbagai sumber ekonomi (netto) perusahaan.
  • Menyediakan informasi lainnya mengenai laporan keuangan untuk membantu pengguna laporan tersebut.

Sementara itu, akuntansi juga memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Sebagai bukti keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan
  2. Jika kamu mengalami masalah keuangan yang melibatkan orang lain, kamu bisa menjadikan transaksi keuangan yang telah dicatat dan disusun sebagai bukti yang sah.

  3. Sebagai informasi keuangan kepada pihak yang membutuhkan
  4. Dengan melakukan pencatatan pada setiap transaksi keuangan, kamu jadi semakin mudah untuk melacak pergerakan uang yang dimiliki.

  5. Sebagai bahan evaluasi keuangan
  6. Melalui kegiatan akuntansi, kamu dapat mengetahui apa saja yang menyebabkan pengeluaran membengkak, sehingga kamu bisa menentukan langkah yang harus diambil.

  7. Sebagai pembantu dalam mencatat keuangan keluarga
  8. Saat sudah berumah tangga, kamu akan bertemu dengan berbagai masalah keuangan yang wajib diperhatikan. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan akuntansi dengan melakukan pencatatan pada setiap transaksi keuangan.

Wah, ternyata penting banget ya memahami akuntansi! Selanjutnya, terdapat fungsi akuntansi yang juga wajib kamu ketahui. Apa saja ya kira-kira?

Fungsi Akuntansi

Informasi akuntansi dapat membantu perusahaan untuk mengetahui kondisi pada periode tertentu. Selain itu, terdapat fungsi akuntansi lainnya, seperti:

  1. Sebagai alat perencanaan
  2. Di fungsi ini, akuntansi berfungsi untuk mengendalikan berbagai kegiatan perusahaan, serta sebagai dasar pembuatan keputusan bagi para pimpinan.

  3. Sebagai laporan
  4. Sebagai laporan, akuntansi dapat dijadikan dasar pertanggungjawaban kepada pihak luar maupun organisasi atau perusahaan.

Quipperian, itulah berbagai hal mengenai akuntansi. Sekarang, kamu sudah semakin paham dong dengan akuntansi? Tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam?

Penulis: Amelia Istighfarah
Editor: Tisyrin Naufalty Tsani

Lainya untuk Anda