Alumni Berprestasi dan Tokoh Nasional Lulusan Universitas Sriwijaya

Alumni Berprestasi dan Tokoh Nasional Lulusan Universitas Sriwijaya

Marzuki Alie, SE, MM

Bapak Marzuki Alie lahir di Palembang, 06 Nopember 1955. Riwayat pendidikan beliau dimulai dari pendidikan SD Negeri 36 Palembang, SMP Negeri IV Palembang, SMA Xaverius I Palembang, Fakultas Ekonomi UNSRI Palembang, Magister Manajemen UNSRI Palembang, dan terakhir Ph.D Program di University Utara Malaysia.

Jika kita melihat riwayat pekerjaannya, beliau sangat cemerlang lho, Quipperian. Karirnya dimulai pada tahun 1979 sebagai PNS di KPN Depkeu RI Palembang. Kemudian beliau pindah ke PT Semen Baturaja Palembang hingga menjadi Direktur Komersil untuk periode 1999 – 2006, dan menjadi Komisaris Utama Group Usaha PT Global Perkasa Investindo 2006 sampai sekarang.

Beliau juga aktif di bidang politik. Karir politiknya dimulai saat beliau bergabung sebagai Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Sumsel periode 2002-2005, hingga menjadi Sekjen DPP Partai Demokrat Jakarta 2005 -2010.

Alumni Berprestasi dan Tokoh Nasional Lulusan Universitas Sriwijaya

Marisa Sartika Maladewi 

Wanita kelahiran Yogyakarta28 Juni 1993 ini tercatat sebagai mahasiswi Universitas Sriwijaya, Fakultas Pertanian, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis. Marisa dikenal sebagai seorang artis, model, aktivis lingkungan, sekaligus Runner-Up I pada kontes kecantikan Puteri Indonesia tahun 2013. Gadis berparas cantik ini mewakili Sumatera Selatan dan Indonesia pada ajang kontes kecantikan Miss International di Jepang pada tanggal 17 Desember 2013.

Penghargaan-penghargaan yang sudah Marisa dapatkan antara lain sebagai Puteri Indonesia Sumatera Selatan, Juara 1 Lagu Daerah Kabupaten Muara Enim 2012, Queen Fakultas Pertanian Agrobisnis Universitas Sriwijaya 2011, dan juara Bujang Gadis Serasan Muara Enim tahun 2010.

Alumni Berprestasi dan Tokoh Nasional Lulusan Universitas Sriwijaya

Prof. Amzulian Rifai, S.H, LLM, Ph.D

Pria kelahiran Musi Rawas2 Desember 1964 ini memiliki banyak latar belakang pendidikan yang mumpuni lho, Quipperian. Beliau merupakan tamatan Pendidikan S1 Hukum Universitas Sriwijaya tahun 1988. Tahun 1995 beliau melanjutkan Magister Hukum di Melbourne University dan berhasil meraih gelar Ph.D di Monash University, Australia pada tahun 2002. Beliau meraih gelar Profesor Hukum Tata Negara dari Universitas Sriwijaya pada tahun 2005. Keren kan?

Bapak Amzulian Rifai memiliki karir yang cemerlang selama berkarya di UNSRI. Beliau pernah menjadi Ketua Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana UNSRI, Sekretaris Senat UNSRI periode 2007-2011, Ketua Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana UNSRI periode 2008-2011, dan terakhir menjabat Dekan Fakultas Hukum UNSRI periode 2009-2013 dan  2013-2017.

Berbagai penghargaan sudah beliau terima semenjak kuliah sampai menjadi dosen di UNSRI seperti menjadi Mahasiswa Teladan Fakultas Hukum UNSRI (1988), Dosen Teladan Fakultas Hukum UNSRI (1993), Publication Award dari Monash University, Australia (2000), Karya Tulis Terbaik dari Kapolda Sumatera Selatan (2004), dan sebagai Dosen Berprestasi Universitas Sriwijaya (2004).

Sebagai orang yang bergelut di bidang pendidikan, bapak Amzulian sering berbagi ilmu dengan menulis dan aktif mengirimkan tulisannya ke berbagai media massa untuk di publikasikan.

Nah, Sejak tahun 2016, pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, beliau ditunjuk untuk memimpin lembaga Ombudsman Republik Indonesia  menggantikan Danang Girindrawardana sebagai ketua Ombudsman.

Alumni Berprestasi dan Tokoh Nasional Lulusan Universitas Sriwijaya

Mohamad Taufiq Kiemas

Pria keturunan Palembang-Minangkabau ini lahir di Jakarta, 31 Desember 1943. Bapak Taufiq Kiemas merupakan alumus pendidikan Sarjana Muda pada Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Palembang. Beliau ini seorang politisi yang karir politiknya dimulai sejak menjadi anggota DPR RI periode 1987-1992, 1999-2004, 2004-2009, hingga terakhir menjadi Ketua MPR RI periode 2009–2014. Sebagai salah satu tokoh penting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, beliau juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) di partai itu.

Bapak Taufiq Kiemas merupakan suami dari ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Alumni Berprestasi dan Tokoh Nasional Lulusan Universitas Sriwijaya

Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes

Pria kelahiran Palembang1 Februari 1968 silam ini berprofesi sebagai seorang dokter sekaligus aktivis Indonesia. Masyarakat mengenal Beliau sebagai direktur Asuransi Kesehatan Indonesia atau lebih dikenal BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014. Di sisi lain, beliau ini terlibat aktif dalam berbagai organisasi sosial maupun keagamaan. Bapak Fachmi tercatat juga sebagai Ketua Majelis Pimpinan Pusat ICMI (2011–2016), pengurus pusat Dewan Masjid Indonesia (2012–2017), dan Ketua Koordinator Panti Asuhan/Majelis Taklim di bawah Yayasan HM Ali Agam (2006 – sekarang).

Riwayat Pendidikan

Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran UNSRI pada tahun 1993, beliau berani terjun langsung ke daerah kecil Sumatera Selatan untuk mempraktikan ilmunya. Selang dua tahun berkarya di daerah, beliau menjabat sebagai Kepala Puskesmas Makarti Jaya, Sungsang, Sumatera Selatan. Kemudian, beliau melanjutkan studi di Universitas Indonesia (UI) dan mengambil program Ilmu Kesehatan Masyarakat UI pada tahun 1998. Selanjutnya beliau menjadi Pegawai Negeri Sipil sebagai staf pengajar di Universitas Sriwijaya.

Beliau ini sempat digadang-gadang menjadi wakil Menteri Kesehatan pada tahun 2010 mendampingi Endang Rahayu. Bapak Fachmi Idris telah menjalani uji kelayakan sebagai wakil menteri, namun  karena Fachmi Idris belum pernah satu kali menduduki jabatan dengan pangkat eselon 1A di Departemen Kesehatan, maka keputusan presiden tidak dapat dikeluarkan.

Riwayat Karir

Bapak Fahmi Idris memiliki karier yang cukup cermerlang, Quipperian. Karir beliau antara lain sebagai dosen di Fakultas Kedokteran UNSRI (1997–sekarang), Ketua Ikatan Dokter Indonesia (2006-2009), Dewan Pengawas Rumah Sakit Moh. Husin Palembang (BLU) untuk periode 2007–2011, Dewan Komisaris PT Askes (Persero), Wakil Ketua Komite Audit PT Askes (Persero), Ketua Majelis Pimpinan Pusat ICMI, Direktur Utama PT Askes periode 2009–2011, dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur BPJS Kesehatan (2014-2015).  Pada awal tahun 2016 yang lalu, Bapak Fahmi Idris dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

Nah, ulasan dari tokoh alumni UNSRI yang sudah dibahas di atas membuktikan bahwa lulusan-lulusan UNSRI memiliki kualitas yang mumpuni dibidangnya masing-masing, Quipperian. Buat Quipperian yang ingin meniti karir seperti tokoh di atas, jangan galau lagi menentukan universitasnya. Jatuhkan pilihanmu di UNSRI yang memang kualitas lulusannya tidak diragukan lagi.  

Penulis: Aloysius Triyanto

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Marisa_Sartika_Maladewi

https://id.wikipedia.org/wiki/Amzulian_Rifai

http://www.kompasiana.com

https://id.wikipedia.org

Sumber foto :

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/9/94/Marisa_Sartika.jpg

https://upload.wikimedia.org

http://sumselpostonline.com

http://www.kapanlagi.com

http://m.wartabuana.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*