Manfaat Quipper School Bagi Guru dan Siswa SMPN 157

Manfaat Quipper School Bagi Guru dan Siswa SMPN 157

Quipperian! Sebelumnya, pernah ada artikel di Quipper Video Blog tentang Quipper School yang Masuk Empat Besar di Google Search Trends 2015! Nah, kali ini, Quipper Video Blog ingin mengulas lagi tentang Quipper School! Yaitu, manfaat Quipper School bagi siswa dan guru SMPN 157 yang ternyata sangat membantu aktivitas pembelajaran di sekolah. Artikel ini spesial ditulis oleh Quipper Video Blog, lho! Karena, kami ngobrol langsung dengan guru dan siswa pengguna Quipper School! Ya, intinya, ingin tahu sih, gimana pengaruh Quipper School bagi perkembangan pendidikan di Indonesia.

Perjalanan tim Quipper Video Blog dimulai ketika matahari masih begitu ramah bersinar (alias nggak panas-panas banget). Kami sampai di SMPN 157 pukul 10:00 WIB dan langsung disambut senyum ramah Bu Nina, dialah salah satu pengajar kelas 9 di SMPN 157 sekaligus Ambassador dari Quipper School. Saat itu, kedatangan kami tepat sekali ketika jam istirahat sekolah, maka obrolan pun langsung dimulai tanpa ba-bi-bu. Ada Bu Nina dan guru lainnya, serta ketiga siswa kelas 9. Obrolan menjadi renyah ketika Bu Nina dengan antuisas menceritakan ternyata banyak siswanya yang nagih belajar menggunakan Quipper School.

rsz_cam00250

“Selama ini, siswa selalu meminta untuk mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah) melalui Quipper School. Mereka senang belajar dengan Quipper School,” ungkap Bu Nina.

Jadi, siswa kelas 9 SMPN 157 memang biasa membahas topik pembelajaran yang ada di Quipper School di dalam kelas. Kemudian, materi itu dijadikan PR dan siswa diwajibkan menjawab soal-soal dari materi di Quipper School.

Bagi siswa, Quipper School pun juga memudahkan mereka untuk belajar lebih efekif. “Biasanya, kami ke warnet setelah Maghrib untuk mengerjakan PR itu. Ngerjainnya bisa satu sampai dua hari, tergantung topiknya, sih,” ungkap salah satu siswa. Kadang, jika tidak ada waktu untuk ke warnet, mereka akan berdiskusi sendiri dengan beberapa teman.

rsz_c4ffe7e6-0514-4f48-b15e-a9cd68b707c3

Lebih dari itu, ternyata, ada cerita seru dari salah satu orangtua siswa ini, “Kadang, Ibu saya yang justru menngingatkan beli kuota internet untuk belajar di Quipper School,” ujar salah satu siswa. “Padahal, sebelum belajar Quipper School, boro-boro deh, dikasih pulsa buat kuota internet.”

Suasana menjadi begitu cair karena kisah lucu dari siswa barusan. Kami break sejenak dan mencicipi suguhan yang disediakan pihak sekolah di atas meja.

Sesaat setelahnya, Bu Nina menceritakan bahwa penggunaan Quipper School di sekolah ini maupun secara umum begitu diperlukan. “Kami berharap ke depannya, semoga Quipper School bisa masuk ke dalam pengajaran berbasis komputer di sekolah ini bahkan sekolah lainnya,” ucap Bu Nina, beliau ingin Quipper School menjadi wadah pembelajaran yang efektif ketika seluruh siswa bisa mengaksesnya di Lab Komputer sekolah.

“Tujuannya, agar pembelajaran digital seperti ini bisa dikuasai seluruh siswa, demi menyongsong era modern ke depan. Karena, ujian nasional saja sudah online, toh?” ungkap Bu Nina.

Kami juga ikut antusias mendengar cerita-cerita barusan dari mereka. Ya, ternyata, dari cerita mereka bisa terlihat bahwa Quipper School sangat berguna bagi proses pembelajaran guru atau siswa. Dan, rasanya tidak cukup waktu untuk sekadar wawancara untuk hari ini saja, karena bel sekolah yang barusan berbunyi menandakan sesi wawancara ini harus berakhir. Kami, tim Quipper Video Berggas pamit untuk kembali ke kantor dan lanjut dengan pekerjaan lainnya!

Sampai jumpa Bu Nina dan teman-teman Kelas 9, senang rasanya Quipper School bisa sangat membantu kalian. 🙂