Ini Contoh Soal Bahasa Indonesia SBMPTN yang Katanya Gampang!

shutterstock_58750909_744x600

Quiperrian, kalau kamu tengah bersiap menghadapi SBMPTN, kamu perlu membaca yang satu ini. Dalam SBMPTN, kamu akan menemui Ujian Tertulis. Pada Ujian Tertulis, terdapat Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), dimana kamu akan menemui Tes Potensi Akademik atau TPA, Quipperian. Selain TPA, kamu pun harus mengerjakan soal matematika dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Kali ini, Quipper Video ingin memberikan contoh soal Bahasa Indonesia. Pada TPA nantinya, kamu akan menemukan 15 soal Bahasa Indonesia. Contoh soalnya sebagai berikut:

  1. Kalimat-kalimat di bawah ini tersusun secara terang sehingga merupakan kalimat efektif
  1.    Walaupun hujan turun dengan lebatnya datang juga temanku
  2.    Temanku datang juga meskipun hujan turun dengan lebatnya.
  3.    Meskupun lebat sekali hujan turun, datang juga temanku
  4.    Hujan turun dengan sangat lebatnya, walaupun dengan demikian temanku datang juga
  5.    Meskipun turun hujan lebat sekali namun datang juga temanku.
  1. Kalimat yang menyatakan kalimat majemuk setara adalah…
  1. Dia tidak ragu sedikitpun dalam menentukan pasangan hidupnya
  2. Jikalau nanti perekonomian Indonesia kembali bangkit, secara otomatis kesejahteraan rakyatnya pun akan meningkat
  3. Anak itu rajin belajar bahkan dia menjadi juara umum di sekolahnya
  4. Terbukti teori darwin justru mengacaukan seluruh ilmu dasar dalam IPTEK
  5. Apabila perekonomian Indonesia kembali bangkit, secara otomatis kesejahteraan rakyatnya pun akan meningkat.
  1. Penulisan yang berikut ini sesuai dengan peraturan EYD ialah
  1.    Ayah belum bisa memastikan siapa si pencuri itu.
  2.    Setiap malam Si Ahmad selalu menatap sang Rembulan
  3.    Walaupun terik, Sang Mentari pun tetap menyinari bumi
  4.    Andai Kita tahu siapa Si pengirim surat kaleng itu
  5.    Pada siang hari, Sang Paus menampakkan diri di danau

Cara Gampang Mendapatkan Jalur Undangan SNMPTN Beserta Tips dan Triknya!

  1. Bagi peserta yang belum menunjukkan kartu pengenal tidak diperbolehkan memasuki ruangan ujian, kalimat di atas tidak benar karena…
  1.    Tidak bersubjek
  2.    Subjeknya didahului oleh preposisi
  3.    Tidak berpredikat
  4.    Tidak menggunakan kata penghubung
  5.    Tidak ada keterangan
  1. Penulisan nama dengan gelar kesarjanaan yang sesuai EYD adalah sebagai berikut…
  1.    Dr. Valentino Woworuntu, MBA.
  2.    DR. Lajnah Latifah, M.Pd.
  3.    Ir. Luis Lou, MA
  4.    I.R. Cordova Aridho, M.M.
  5.    DRS. Saddam Husein, SH.

Teks untuk soal nomor 6-10 

Tampaknya, tidak ada peran sesulit peran ibu. Ketika masyarakat masih dalam fase tradisional, harapan masyarakat atas peran ibu begitu besar. Ibulah yang dianggap bertanggung jawab tidak hanya dalam mengendalikan urusan domestik, melainkan juga dalam rnenjaga citra keluarga secara umurn. Pada masyarakat industri, situasi itu tidak berubah, bahkan mungkin malah memburuk. Memang benar bahwa dalam masyarakat industri, peran domestik ibu makin terbuka luas. Ibu dapat lebih bebas bergerak, baik demi tuntutan ekonomi keluarga maupun sekedar apresiasi diri. Kaum wanita bahkan dituntut berperan lebih aktif. Wanita yang melulu menggeluti masalah domestik dipandang kurang mengikuti zaman. Akan tetapi, pada waktu yang sama, harapan masyarakat atas peran wanita atau ibu ternyata tidak beranjak jauh. Ibulah yang dianggap paling bertanggung jawab dalam masalah-masalah domestik, bahkan kalaupun permasalahan domestik itu tidak tertangani dengan baik akibat ulah si bapak, tetap si ibulah yang dianggap bertanggung jawab.

 

  1. Jika bacaan di atas dipandang sebagai wacana ilmiah, judul yang tepat untuk bacaan itu adalah:
  1. Nasib Kaum Ibu
  2. Dilema Peran Ibu.
  3. Emansipasi Wanita.
  4. Peran Ibu dalam Rumah Tansga
  5. Tugas Ibu dalam Era Globalisasi
  1. Bacaan di atas termasuk bentuk karangan:
  1. Argumentasi
  2. Deskripsi
  3. Eksposisi
  4. Narasi
  5. Persuasi
  1. Pernyataan berikut sesuai dengan isi bacaan di atas, KECUALI:
  1. Dalam rumah tangga, tugas ibu karier lebih berat daripada tugas bapak.
  2. Derajat kaum ibu lebih rendah daripada kaum bapak.
  3. Segala urusan rumah tangga mcnjadi tanggung jawab kaum ibu.
  4. Kaum bapak hanya bertugas di luar rumah.
  5. Kaum ibu dituntut juga berpendidikan tinggi.
  1. Pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam bacaan di atas adalah:

(1) Sejak zaman dahulu hihgga kini kaum ibu dipandang lebih rendah daripada kaum bapak.

(2) Masyarakat industri menuntut kaum ibu berperan lebih berat daripada masyarakat tradisional.

(3) Kaum bapak dituntut membantu kaum ibu yang berkarier.

(4) Kaum ibu dituntut berperan ganda. 

  1. Yang dimaksud urusan domestik pada alinea pertama bacaan di atas adalah:

(1) masak-memasak untuk keluarga

(2) jahit menjahit unluk keluarga

(3) pendidikan anak-anak di lingkungan keluarga

(4) anggaran rumah tangga


 

Sudah paham kan dengan contoh soal Bahasa Indonesia di atas? Semoga kamu bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi SBMPTN ya, Quipperian. Selamat belajar!