Mau Jadi Jurnalis? Yuk, Perdalam Pengetahuanmu dan Belajar Teks Berita!

Mau Jadi Jurnalis? Yuk, Perdalam Pengetahuanmu dan Belajar Teks Berita!

Hai, Quipperian!

Akhir-akhir ini, banyak sekali ya peristiwa penting dan menarik yang terjadi di Indonesia? Mulai dari peristiwa yang berhubungan dengan pendidikan hingga yang berbau politik. Semuanya dapat kita ketahui lewat media massa dengan mudah. Tentu saja kamu tahu, dong, siapa orang yang berjasa di balik tulisan-tulisan di media massa? Ya, jurnalis! Saat ini, pekerjaan sebagai jurnalis adalah salah satu pekerjaan yang menjanjikan, lho, terutama bagi Quipperian yang suka menulis.

Jurnalis adalah orang yang pekerjaannya mengumpulkan data dan menulis berita dalam surat kabar dan sebagainya (KBBI). Seorang jurnalis harus mampu bersikap profesional dalam membuat laporan dengan mempertimbangkan kebenaran dan etika. Pekerjaan satu ini adalah pekerjaan yang sangat penting, lho, Quipperian! Sebab, seseorang tentu saja harus memiliki integritas tinggi untuk mampu mengungkapkan fakta dalam tulisan yang akan dibaca oleh jutaan pasang mata. Wah! Tanpa integrasi tinggi dan tujuan untuk melayani publik, tulisan seorang jurnalis bisa saja menjadi senjata yang dapat menimbulkan kekacauan di masyarakat. Contohnya, berita-berita hoax yang berpotensi menyebabkan perpecahan. Duh!

Belajar Teks Berita Susah? Simak Dulu Tips Ini!

Apakah kamu merasa punya integritas tinggi? Lalu, bagaimana sih, caranya menjadi jurnalis? Salah satu syaratnya tentu saja memiliki keterampilan berbahasa yang baik. Seorang jurnalis harus pandai berbicara, aktif menyimak, terampil menulis, dan memiliki kekuatan membaca yang hebat. Sebagai orang Indonesia, kemampuan bahasa Indonesia yang kamu miliki pasti sudah tidak perlu diragukan lagi, kan? Bagaimana tidak, sejak kecil kita sudah mempergunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi.

Nah, kalau kamu bercita-cita untuk menjadi jurnalis yang berkualitas, berarti kamu harus paham betul tentang materi satu ini: teks berita.

Kenapa penting untuk memahami teks berita?

Kamu tentu saja paham bahwa berita-berita tidak kredibel yang beredar bisa meresahkan masyarakat luas. Meskipun jaman sudah modern, tetap banyak sekali orang yang masih kesulitan memilah berita yang berdasarkan fakta dan yang tidak. Sebagai calon jurnalis yang memiliki tujuan untuk melayani publik, kamu juga harus menyajikan tulisan-tulisan berkualitas, dong! Kualitas itu dapat kamu peroleh dengan mengetahui cara penulisan teks berita yang baik dan benar.

Semakin banyaknya jurnalis handal dengan tulisan-tulisan berkualitasnya diharapkan lama kelamaan akan membuat masyarakat mudah memilah berita yang bisa dipercaya atau tidak. Dengan demikian, kamu dapat turut serta mencerdaskan bangsa, lho! Penting, kan?

Apa itu teks berita?

Dilihat dari namanya, mungkin yang pertama kali terbesit di pikiranmu adalah teks yang berisi informasi berupa berita. Itu sudah betul, tapi ternyata tidak hanya itu, Quipperian! Teks berita adalah teks berisi segala hal yang terjadi di dunia yang berupa fakta dan ditulis di media cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi atau diunggah di situs.

Sebuah teks baru dapat dikatakan teks berita apabila teks tersebut faktual, aktual, seimbang, lengkap, menarik, dan sistematis. Jadi, kamu tidak bisa membuat teks berita sembarangan, ya! Untuk membuatnya, diperlukan lebih dari sekadar kemampuan menulis.

Bagaimana cara membuat teks berita?

Nah, sebagai calon jurnalis berkualitas, ada baiknya kamu mempelajari cara membuat teks berita sejak saat ini.

Tentu saja, hal yang pertama kali harus kamu lakukan adalah mencari informasi. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah dengan mewawancarai narasumber. Jika kamu memilih cara yang satu ini, pastikan kamu telah terlebih dahulu mencari tahu tentang topik yang akan kamu tanyakan lebih lanjut. Jangan sampai nantinya kamu melongo karena tidak mengerti di depan sang narasumber. Selanjutnya, perhatikanlah kelengkapan informasi yang telah kamu dapatkan. Apakah informasi tersebut sudah dapat menjawab pertanyaan 5W+1H (what, why, who, when, where + how)? Hal ini sangat penting, lho. Pastikanlah juga bahwa informasi yang kamu peroleh ini benar-benar layak dan pantas untuk diberitakan, ya.

Ayo Belajar Teks Berita Lengkap dengan Pembahasan, Struktur, Isi dan Contohnya!

Setelah itu, informasi yang telah didapatkan disusun berdasarkan struktur teks berita yang baik dan benar. Jangan sampai lupa, berikan narasi dan judul yang menarik dan menumbuhkan minat baca bagi orang yang melihatnya. Teks berita juga punya ciri kebahasaan tersendiri, lho, yaitu diperlukan adanya keterangan, verba transitif, dan verba pewarta. Jangan terlena untuk memberikan narasi yang berlebih-lebihan, apalagi sampai mengubah isi informasi. Bisa bahaya!

Gimana, apakah kamu masih tertarik pada profesi satu ini? Kalau ya, cobalah sesekali membuat teks berita sendiri. Banyak berlatih tentu saja bisa membuatmu makin matang, kan? Dan yang pasti, jangan sampai kehilangan integritasmu, ya!

Penulis: Evita 



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang