Yuk Latihan Soal SBMPTN Ekonomi Materi Kebijakan Moneter Ini!

Yuk Latihan Soal SBMPTN Ekonomi Materi Kebijakan Moneter Ini!

Quipperian, kali ini Quipper Video Blog mau mengajak kalian untuk latihan soal SBMPTN mengenai kebijakan moneter. Apakah kalian masih mengingat materi kelas XI ini? Supaya ingatannya segar kembali, Quipper Video Blog kasih rangkumannya dulu, ya.

Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah melalui bank sentral atau otoritas moneter (di Indonesia adalah Bank Indonesia) untuk menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat guna mengendalikan perekenomian negara jadi lebih baik.

Ada 3 instrumen utama dalam kebijakan moneter, yakni politik diskonto (discount rate policy), operasi pasar terbuka (open market operation), dan rasio cadangan wajib (reserve requirement ratio). Di luar ketiga instrumen tersebut, yang merupakan kebijakan moneter bersifat kuantitatif pemerintah bisa juga melakukan beberapa instrumen seperti imbauan moral (moral persuasion), kebijakan kredit selektif (selective credit policy), dan kebijakan devaluasi atau revaluasi.

Kemudian, ada beberapa tujuan kebijakan moneter yaitu: menjaga stabilitas ekonomi, menjaga stabilitas harga, menciptakan lapangan pekerjaan, dan memperbaiki posisi neraca perdagangan dan neraca pembayaran.

Apakah sudah lumayan segar ingatan kalian, Quipperian? Nah, kalau sudah yuk coba kita kerjakan soal-soal latihan SBMPTN kebijakan moneter di bawah ini. Anyway, kalau kalian mau mengerjakan soal di bawah secara langsung dan dapat skor, kalian bisa banget lho gabung di https://learn.quipper.com/signup. Segera daftarkan diri dan dapatkan banyak materi!

10 Latihan Soal SBMPTN Ekonomi Materi Kebijakan Moneter

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 1

Pembahasan:

Pebijakan moneter merupakan upaya yang dilakukan otoritas moneter (Bank Indonesia) untuk mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan atau kondisi yang lebih baik dengan jalan mengatur jumlah uang beredar (JUB). Maksud dari kondisi lebih baik adalah meningkatnya output keseimbangan dan atau terpeliharanya stabilitas harga (terkontrolnya inflasi). Melalui kebijakan moneter ini, pemerintah dapat menambah, mempertahankan, atau mengurangi jumlah uang beredar dalam upaya mempertahankan kemampuan ekonomi bertumbuh sekaligus mengendalikan inflasi.

Jawaban: D

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 2

Pembahasan:

Inflasi adalah suatu keadaan di mana harga barang mengalami kenaikan secara terus menerus dan dalam waktu yang cukup lama. Solusinya, pemerintah perlu mengurangi jumlah uang yang beredar melalui instrumen kebijakan moneter.

Jawaban: E

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 3

Pembahasan:

Secara umum, ada tiga instrumen utama yang digunakan untuk mengatur jumlah uang beredar yaitu politik diskonto (discount rate policy), operasi pasar terbuka (open market operation), dan rasio cadangan wajib (reserve requirement ratio). Di luar ketiga instrumen tersebut (yang merupakan kebijakan moneter bersifat kuantitatif), pemerintah dapat juga melakukan imbauan moral (moral persuasion), kebijakan kredit selektif (selective creditpolicy), dan kebijakan devaluasi atau revaluasi.

Jawaban: C

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 4

Pembahasan:

Bank Indonesia merupakan bank sentral yang bertugas untuk mengatur jumlah uang beredar (kebijakan moneter) serta menjaga kestabilan nilai mata uang.

Jawaban: E

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 5

Pembahasan:

Prinsip 5C yang harus diperhatikan perbankan dalam pemberian kredit ialah Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy.

Jawaban: B

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 6

Pembahasan:

Keynes menyatakan bahwa terjadinya inflasi disebabkan oleh keinginan manusia untuk hidup di luar batas kemampuannya.

Jawaban: D

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 7

Pembahasan:

Rasio cadangan kas (reserve requirement ratio) atau ada juga yang menyebutnya dengan istilah cash ratio adalah kebijakan bank sentral memengaruhi JUB dengan cara menaikkan atau menurunkan cadangan minimum (giro wajib minimum/ GWM) yang harus dipenuhi dan dipatuhi oleh bank-bank umum dalam mengedarkan/ memberikan kredit kepada masyarakat. Jika bank sentral menaikkan GWM berarti bank sentral ingin mengurangi jumlah uang beredar. Sebaliknya, dengan mengurangi GWM berarti bank sentral ingin menambah jumlah uang beredar karena kemampuan bank umum dalam menciptakan kredit menjadi semakin bertambah.

Jawaban: C

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 8

Pembahasan:

Kebijakan cash ratio merupakan kebijakan bank sentral dalam memengaruhi besaran cadangan kas perbankan. Naiknya cash ratio akan membuat bank konvensional menahan uangnya lebih banyak dalam bentuk cadangan kas atau giro wajib minimum sehingga kemampuan bank dalam menciptakan kredit akan cenderung berkurang dengan tujuan mengurangi jumlah uang beredar atau mengatasi inflasi.

Jawaban: C

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 9

Pembahasan:

Collateral berhubungan dengan jaminan yang akan diberikan oleh calon debitur atau jaminan yang akan dinilai oleh kreditur dalam rangka pertimbangan pemberian kredit kepada masyarakat.

Jawaban: C

Latihan Soal SBMPTN Kebijakan Moneter Nomor 10

Pembahasan:

Kebijakan moneter kontraktif dilakukan guna mengurangi jumlah uang beredar atau mengendalikan inflasi.

Jawaban: C


Bagaimana, Quipperian? Apakah kalian bisa mengerjakan soal-soal di atas dengan baik? Nah, biar lebih seru lagi, kalian bisa mengerjakan soal-soal di atas secara langsung dan dapat skor dengan cara klik di sini https://learn.quipper.com/signup. Tidak hanya materi ekonomi saja, materi SBMPTN lainnya pun bisa kalian dapatkan, lho. Tunggu apa lagi? Buruan daftar!

 

Penulis: Serenata