Pelajari Pengertian Sumber Daya Alam Biar Tidak Grogi Menghadapi Soal Geografi SBMPTN 2018

Pelajari Pengertian Sumber Daya Alam Biar Tidak Grogi Menghadapi Soal Geografi SBMPTN 2018

Quipperian, sudahkah kamu mempersiapkan diri menghadapi soal-soal Geografi pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri alias SBMPTN 2018 kelak? Belum? Kalau begitu, Quipper Video Blog akan membantumu belajar materi pelajaran Geografi untuk siap menghadapi SBMPTN 2018.

Kali ini, Quipper Video Blog akan membahas seluk beluk tentang materi Sumber Daya Alam (SDA). Seperti apa pembahasannya? Yuk, langsung saja disimak pembahasannya berikut!

Pengertian Sumber Daya Alam

Untuk memahami materi ini, terlebih dahulu kamu harus mengetahui apa itu sumber daya alam. Pengertian sumber daya alam secara sederhana ialah semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat digunakan untuk kepentingan hidupnya. Seluruh sumber daya alam, baik berupa benda hidup (hayati) hingga benda mati (non hayati), amat dibutuhkan oleh manusia.

Tanpa adanya sumber daya alam, manusia akan sulit melalui kehidupannya sehari-hari. Jadi, manusia cukup bergantung dengan keberadaan sumber daya alam ini lho Quipperian! Akan tetapi, tidak semua sumber daya alam takaran dibutuhkannya sama ya! Ada perbedaan pada nilai kemanfaatannya.

Ada sumber daya alam yang amat dibutuhkan karena menyangkut dengan hajat kehidupan sehari-hari manusia dan ada pula yang dibutuhkan secara situasional. Jadi, ada penggolongannya sendiri-sendiri.

Penggolongan Sumber Daya Alam

Secara umum, penggolongan sumber daya alam terbagi dua, yakni sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tak terbaharui. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang tidak akan habis karena bagian-bagian yang telah terpakai dapat diganti dengan yang baru. Dan, sumber daya alam tak terbaharui adalah sumber daya alam yang akan habis karena tidak dapat dibuat yang baru atau reproduksinya membutuhkan waktu yang sangat lama.

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sumber daya alam nabati, hewani, sumber tenaga/energi, bioenergi/biofuel, lahan. Sumber alam nabati terdiri dari pertanian lahan basah (sawah pasang/sawah bencah, sawah irigasi, sawah tadah hujan, dan sawah ledak), lahan kering (perkebunan dan tegalan), dan kehutanan.

Sumber daya alam hewani meliputi peternakan (hewan besar, kecil, dan unggas) dan perikanan (perikanan darat atau air tawar dan perikanan laut). Lalu, sumber daya alam sumber tenaga/energi meliputi matahari, udara, air, dan panas bumi. Sumber daya alam bioenergi meliputi hasil olahan bahan bakar dari tetumbuhan. Dan, sumber daya lahan meliputi lahan kosong yang dapat dialihfungsikan menjadi berbagai kebutuhan.

Lalu, sumber daya alam tak terbaharui terdiri dari sumber daya alam galian logam, sumber tenaga/energi, dan galian nonlogam. Sumber daya alam galian logam meliputi timah, nikel, emas, perak, tembaga, bauksit, dan mangan. Lalu, sumber daya tenaga/energi meliputi minyak bumi, gas bumi, batubara, uranium, dan nuklir. Dan, sumber daya alam galian nonlogam meliputi abu bumi, aspal, batu gamping, batu granit, belerang, fosfat, yodium, intan, kaolin, dan lain sebagainya.

Undang-Undang No. 11 Tahun 1967 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan

Pada materi mengenai sumber daya alam ini, kamu harus mengerti dan memahami isi dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967. Sebab, undang-undang tersebut mengatur mengenai ketentuan-ketentuan utama perihal pertambangan. Perlunya kegiatan pertambangan diatur dalam sistem perundang-undangan lantaran sifat sumber daya alam pertambangan yang termasuk ke dalam sumber daya alam tak terbaharui.

Berdasarkan undang-undang tersebut, sumber daya alam galian atau pertambangan terbagi menjadi tiga golongan, yakni golongan A, B, dan C. Bahan galian golongan A merupakan golongan bahan galian strategis. Artinya, bahan galian tersebut penting untuk pertahanan/keamanan negara atau untuk menjamin perekonomian negara. Contoh hasil bahan galian golongan A yakni batubara, minyak bumi, bahan radioaktif, tambang alumunium (bauksit), timah putih, mangan, besi, dan nikel.

Lalu, bahan galian golongan B ialah golongan bahan galian vital yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak. Contoh hasil bahan galian golongan ini ialah emas, perak, magnesium, wolfram, batu permata, mika, dan asbes.

Dan, terakhir, bahan galian golongan C adalah bahan galian untuk bahan industri yang tidak termasuk golongan A dan B. Contoh hasil golongan C ini seperti batu gamping, batu apung, batu tulis, batu granit, batu pualam, pasir, pasir kuarsa, liat, kaolin, belerang, fosfat, dan yodium.

Tak hanya menggolongkan jenis bahan galian, dalam undang-undang tersebut juga mendefinisikan dan mengatur kegiatan pertambangan. Berdasarkan undang-undang tersebut, kegiatan pertambangan terbagi menjadi observasi, eksplorasi, dan eksploitasi.

Kegiatan observasi merupakan kegiatan untuk mengenali ada atau tidaknya satu jenis tambang di suatu lokasi dengan melalui rangkaian penelitian. Dari hasil rangkaian penelitian itu, maka dapat diketahui bahwa suatu lokasi mengandung barang tambang tertentu.

Lalu, kegiatan eksplorasi merupakan kegiatan lebih lanjut untuk menyelidiki posisi tambang, jumlah material yang dapat ditambang, biaya operasional yang dibutuhkan, dan sarana prasarana transportasi yang dibutuhkan. Kegiatan eksplorasi ini nantinya yang akan menentukan kegiatan pertambangan bisa ditindaklanjuti atau tidak.

Setelah itu, kegiatan eksploitasi yang merupakan kegiatan melaksanakan penambangan. Dalam fase kegiatan ini ada beberapa jenis-jenis penambangan, yakni penambangan terbuka, penambangan tertutup, dan pengeboran.

Penambangan terbuka ialah penambangan dengan cara membuka lapisan tanah di atas posisi tambang. Lalu, penambangan tertutup merupakan penambangan dengan cara menggali terowongan yang menuju ke arah posisi tambang. Dan, terakhir, pengeboran adalah penambangan dengan cara mengebor batuan sampai mencapai posisi tambang.

Prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam

Dalam mengolah sumber daya alam, ada beberapa prinsip yang harus diingat. Pertama, pengolahan tanah minimal dalam rangka pengawetan tanah. Kedua, menggunakan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan. Tiga, menjauhkan lokasi pertambangan dari pemukiman.

Keempat, membangun instalasi pengelolaan limbah dan pengelolaan limbah industri. Lima, melakukan konservasi, rehabilitasi, dan reklamasi. Dan, keenam, memberikan sanksi yang tegas terhadap perusakan sumber daya alam.

Keenam prinsip pengelolaan sumber daya alam itu harus dilakukan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan saat mengolah sumber daya alam. Rusaknya lingkungan tentunya dapat berdampak buruk kepada manusia dan makhluk hidup lainnya. Jadi, keenam prinsip itu merupakan acuan dasar dan utama dalam mengelola sumber daya alam.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Agar dapat bermanfaat untuk manusia, sumber daya alam harus dikelola dengan baik. Cara pengelolaan yang baik itu di antaranya:

  1.   Mengutamakan pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.
  2.   Mengadakan sumber daya alam alternatif untuk mengganti sumber daya alam yang sudah ada.
  3.   Memanfaatkan sumber daya alam dengan prinsip “mengurangi” bukan “menghabiskan.”
  4.   Menghemat sumber daya alam yang sudah langka.
  5.   Menghasilkan produk yang tahan lama.
  6.   Menghasilkan produk yang dapat didaur ulang.

Pengelolaan sumber daya alam yang baik tentunya akan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Dengan begitu, manusia dapat menggunakan nilai pemanfaatan sumber daya alam yang telah diolah.

Itulah beberapa materi utama mengenai sumber daya alam. Kalau kamu membutuhkan pembahasan lebih lanjut mengenai materi sumber daya alam, kamu bisa mendapatkannya di Quipper Video. Untuk dapat bergabung, kamu cukup ikuti langkah-langkahnya di sini.

Dengan bergabung bersama Quipper Video, kamu akan merasakan banyak manfaat. Yuk, belajar bersama Quipper Video agar kamu dapat belajar maksimal dan praktis!

 

Sumber:

  1. Materi dan Latihan Soal SBMPTN Advance dan Top Level Sesi 21 Geografi Quipper Video
  2. http://psdg.bgl.esdm.go.id/kepmen_pp_uu/UU_11_1967.pdf
  3. https://www.bukupaket.com/2016/02/materi-pelajaran-geografi-sma-kelas-xi.html
  4. https://silanesia.com/sumber-daya-alam/

Penulis: Muhammad Khairil