6 Mitos tentang Passing Grade SBMPTN

6 Mitos Tentang Passing Grade SBMPTN

Quipperian, apakah kamu pernah mendengar sekelebat kabar mengenai passing grade SBMPTN? Mulai dari kabar PTN mengeluarkan informasi passing grade-nya sebagai salah satu syarat kelulusan, hingga informasi passing grade tiap PTN yang selalu sama tiap tahun.

Untuk membongkar kabar-kabar yang belum tentu benar itu, kali ini Quipper Video Blog akan membahas beberapa kabar mitos seputar passing grade SBMPTN. Apa saja mitosnya? Yuk, simak informasinya berikut!

1. Passing Grade SBMPTN Takaran Hitungan Pasti Masuk PTN

Banyak yang bilang kalau passing grade SBMPTN merupakan takaran hitungan pasti masuk PTN. Nyatanya, nilai persentase pada passing grade tersebut bukanlah takaran pasti. Passing grade tersebut lebih kepada takaran prediksi tingkat kebeterimaan seseorang di suatu PTN.

Sifatnya sebagai takaran prediksi itu menyebabkan nilai persentase passing grade SBMPTN itu tidak tetap. Oleh karena itu, passing grade PTN tiap tahunnya pasti berubah. Dengan kata lain, kamu tidak bisa menggunakan data passing grade SBMPTN tahun sebelumnya untuk SBMPTN 2018. Pastinya berubah dari data tahun lalu.

Beberapa faktor, seperti banyaknya kuota, pelamar, dan siswa yang diterima, dapat membuat persentase passing grade suatu program studi berubah lho guys. Jadi, untuk melihat kemungkinan passing grade SBMPTN 2018 nanti kamu harus melihat berapa banyak kuota tahun lalu, pelamarnya, dan siswa yang diterima.

Semakin jauh perbandingannya maka ada kemungkinan semakin kecil persentase passing grade-nya. Hal itu menandakan bahwa prodi tersebut semakin sulit ditembus.

Daftar dan Coba Gratis dengan Kode Promo PTNKUY Diskon 10%, Lho!

2. Syarat Utama Masuk PTN

Nah, kabar ini sudah pasti tidak benar dan termasuk mitos ya Quipperian. Sebab, untuk masuk menjadi mahasiswa di salah satu PTN, yang dipertimbangkan ialah nilai hasil tes SBMPTN, prestasi akademik, dan prestasi non akademik.

Passing grade itu hanya berfungsi sebagai acuan saja, bukan syarat wajib untuk mendaftar ulang. Jadi, tidak benar kalau passing grade merupakan syarat utama masuk PTN.

3. Nilai Persentase Passing Grade Dikeluarkan Secara Resmi Oleh PTN

Banyak yang mengira kalau passing grade SBMPTN itu dikeluarkan secara resmi oleh PTN. Nyatanya, pihak PTN tidak mengeluarkan angka persentase tersebut. Biasanya, angka persentase passing grade itu dikeluarkan oleh panitia penyelenggara.

Fungsinya, seperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya, ialah sebagai acuan persentase prediktif. Jadi, acuan passing grade dapat digunakan oleh calon mahasiswa untuk memprediksi seberapa besar kemungkinan dirinya masuk ke PTN yang ditujunya.

Daftar Passing Grade untuk Pilih Jurusan di SBMPTN 2017

4. Passing Grade SBMPTN Hanya Akal-akalan Bimbel

Pernyataan ini biasanya muncul dari mereka yang tidak pernah mengikuti bimbingan belajar (bimbel). Anggapan ini cukup lumrah muncul sebab begitu banyak bimbel yang memiliki jargon pasti lolos PTN favorit dengan biaya bimbingan yang selangit.

Nyatanya, bimbel tidak ada andil lho dengan penetapan passing grade di SBMPTN. Tempat bimbel hanya tahu kisaran angkanya beberapa bulan menjelang SBMPTN.

Adapun, data passing grade itupun pasti berbeda-beda antara satu bimbel dengan bimbel lainnya. Hal itu menunjukkan bahwa bukan bimbel-lah yang menetapkan nilai persentase passing grade PTN di SBMPTN.

5. Semakin Kecil Passing Grade SBMPTN, Maka Semakin Mudah Ditembus

Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Sebab, untuk prodi-prodi favorit memang memiliki persentase passing grade yang cukup tinggi. Sedangkan, untuk prodi non favorit biasanya memang berada di kisaran tengah atau rendah.

Namun, bukan berarti prodi yang memiliki passing grade rendah dapat mudah lolos lho guys. Hal itu dikarenakan passing grade hanya acuan prediktif. Masuk atau tidaknya kamu juga bergantung dari prodi tersebut. Apakah mereka mau menerima kamu atau kuotanya sudah penuh atau belum.

Ketika kuota suatu prodi sudah penuh maka prodi itu tidak dapat menerima calon mahasiswa lagi. Tentunya, kuota itu sudah termasuk kuota SNMPTN dan program bibit unggul. Jadi, jangan langsung jemawah ya kalau kamu memilih prodi dengan passing grade rendah. Belum tentu kamu diterima juga.

6. PTN dengan Passing Grade Terendah Berkualitas Jelek

Pendapat ini sudah tentu salah dan menyesatkan ya Quipperian. Sebab, bagus atau tidaknya PTN bukan ditentukan oleh nilai persentase passing grade-nya di SBMPTN. Kualitas suatu PTN, baik itu secara akademik maupun non akademik, ditentukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Tentunya, banyak faktor yang dipertimbangkan oleh BAN-PT untuk menyematkan suatu PTN itu berkualitas unggul. Mulai dari kurikulum yang diterapkan hingga seberapa besar mahasiswa lulusan cum laude-nya. Hitungannya rahasia dan rumit.

Sekali lagi, passing grade SBMPTN hanya acuan agar kamu tahu seberapa besar effort belajar yang harus kamu tempuh agar diterima. Bukan sebagai peranti penilaian kualitas PTN.

Pelajari Kisi-Kisi Ini Biar Gampang Lulus SBMPTN TPA!

Itulah beberapa mitos yang telah dihimpun oleh Quipper Video Blog. Kalau kamu ingin selalu update tentang SBMPTN, maka kamu bisa bergabung dengan Quipper Video. Dengan bergabung, kamu akan selalu update dan mendapatkan berbagai materi persiapan untuk mengikuti SBMPTN.

Dengan begitu, kamu akan lebih siap menghadapi SBMPTN nantinya. Akhir kata, tetap semangat ya Quipperian!

Penulis: Muhammad Khairil



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang