Ajak Orangtua Kalian untuk Berperan Aktif Demi Kelulusan SBMPTN 2017!

Ajak Orangtua Kalian untuk Berperan Aktif Demi Kelulusan SBMPTN 2016!
Setiap orang tua pasti bermimpi anak berkuliah di PTN favorit atau impian sang anak. Namun, sering kali orang tua tidak hadir ketika anaknya tengah mempersiapkan diri untuk ujian SBMPTN 2016.
Support orang tua itu penting pada kamu, karena pastinya dapat menambah semangat dan persiapan kamu menuju kampus impian.

Oleh sebab itu, Quipperian harus mengajak orang tua kalian untuk berperan aktif mendukung usaha menuju kampus idaman. Kali ini, Quipper akan memberikan beberapa hal yang harus kamu lakukan agar orang tua dapat berperan aktif selama masa persiapan SBMPTN 2016.

Cari Informasi Seputar PTN atau Jurusan Pilihanmu

Kamu dan orang tua harus saling bertukar pikiran sebelum menentukan pilihan PTN atau jurusan apa yang harus dipilih saat SBMPTN 2016. Agar, kamu tidak menyesal atau kesulitan setelah lulus SBMPTN. Untuk itu, ajak orang tua kamu untuk bersama-sama mencari informasi seputar PTN dan jurusan yang kamu minati.

Pertama, latar belakang PTN atau jurusan yang hendak kamu pilih. Mulai dari peringkat PTN atau jurusan kamu di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), soal passing grade untuk dapat lulus, fasilitas yang ada, dan sistem penididkannya. Informasi ini penting untuk membantu kamu memetakan diri kamu sebelum yakin menentukan pilihan.

Dengan mengajak orang tua untuk mencari informasi bersama-sama, kamu akan memiliki second opinion. Kamu akan lebih matang dan mantap saat menentukan pilihan PTN atau jurusan mana yang sesuai dengan minat dan bakat kamu.

Informasi kedua yang harus kamu dan orang tua cari adalah persoalan sistem pembayaran persemester. Informasi ini penting bagi orang tua kamu. Karena, dengan mengetahui sistem pembayaran dan berapa total bayaran persemester, orang tua kamu akan mampu menyiapkan dana yang cukup untuk keperluan kamu.

Biasanya, biaya semester pertama itu jauh lebih mahal dari semester-semester setelahnya. Hal itu disebabkan pada semester pertama kamu harus membayar uang pangkal yang menyangkut uang gedung dan fasilitas. Oleh sebab itu, mencari informasi sistem pembayaran itu penting sehingga orang tua kamu tidak kesulitan menyiapkan dana untuk pendaftaran ulang.

Terakhir, kamu dan orang tua harus mencari informasi dan bertukar pikiran perihal kegiatan mahasiswa di PTN atau jurusan yang kamu minati. Jangan sampai kamu mengikuti kegiatan-kegiatan ilegal yang berujung kepada kasus kriminal atau ajaran sesat.

Bila kamu sudah memilih satu kegiatan atau organisasi mahasiswa maka kamu perlu mengutarakan alasanmu kepada orang tua. Beritahu mereka akan potensi positif mengikuti kegiatan itu dan konsekuensi apa yang akan dihadapi kelak. Adapun, hal itu perlu akan membuat orang tua kamu memahami kegiatan mahasiswa yang kamu ikuti.

Makanya, kamu harus meminta pertimbangan orang tua ketika ingin mengikuti sebuah kegiatan mahasiswa. Dengan saling bertukar pikiran soal kegiatan mahasiswa yang laik diikuti dapat membantu kamu untuk memilih kegiatan yang akan mengembangkan minat bakat kamu di luar bidang akademik.

Hal terpenting dari mengikuti kegiatan mahasiswa ialah jangan sampai kamu melupakan kuliah kamu kelak. Karena, kuliah adalah tanggung jawab pertama kamu sebagai mahasiswa.

shutterstock_51092689_797x533

Ajak Orang Tua Mendiskusikan PTN atau Jurusan yang Kamu Pilih

Berdiskusi dengan orang tua perihal pilihan kamu di SBMPTN 2016 merupakan hal penting yang harus kamu lakukan. Pasalnya, setiap orang tua pasti telah membayangkan PTN atau jurusan yang tepat untuk anaknya. Kadang, ada saja orang tua yang tidak mengetahui keinginan anaknya sehingga memaksakan pilihannya kepada sang anak.

Pastinya, menjalani sesuatu yang tidak kamu inginkan akan menjadi beban berat untuk kamu. Dengan beban itu, kamu tidak dapat mengeyam pendidikan dengan maksimal, bahkan paling parah, kamu bisa membenci jurusanmu dan lebih memilih pindah jurusan.

Untuk menghindari hal itu, kamu harus mengutarakan pikiran dan alasan kamu perihal PTN atau jurusan yang ingin kamu pilih kepada orangtua. Hal itu akan membantu orang tua memetakan langkah-langkah apa yang harus kamu lakukan agar impian kamu di jurusan itu dapat terwujud.

Quipperian tidak perlu takut untuk berdiskusi dengan orang tua. Yakin saja orang tua kamu mau menerima jalan pikiranmu dan memberikan restu untuk mengambil PTN atau jurusan yang hendak kamu pilih. Mungkin saja, orang tua kamu punya kenalan yang memiliki bidang yang kamu impikan.

Dengan begitu, kamu bisa meminta orang tua kamu untuk bertemu dia dan menambah banyak referensi mengenai PTN dan jurusan impianmu. Bahkan, kamu bisa berdisuksi perihal potensi karir ke depan setelah lulus dari PTN atau jurusan impianmu.

Mintalah Orang Tua Untuk Mendampingi Belajar

Belajar sendirian pasti tidak menyenangkan. Ketika kamu sedang tak memiliki teman belajar, ada baiknya kamu meminta orang tuamu untuk menemani kamu belajar persiapan SBMPTN.  

Sebab, hal itu akan membuat kamu lebih termotivasi dan memiliki teman yang dapat menjadi guru untuk mengajarkan beberapa soal yang kamu tidak pahami. Dengan ditemani orang tua selama belajar, kamu akan lebih memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi ujian SBMPTN.

Selain mendapat pertolongan untuk belajar, kamu akan lebih mengenal orang tuamu. Ketika rehat belajar, cobalah untuk saling bercerita. Dari cerita orang tuamu itu, nanti kamu akan menemukan sepenggal perjalanan hidup orang tuamu yang akan menjadi bahan bakar semangatmu untuk lulus SBMPTN 2016. Kamu akan jauh lebih dekat dengan mereka dan belajar dewasa bersama mereka.

Ajak Orang Tua Ketika Mempersiapkan Perlengkapan Untuk Ujian SBMPTN

Untuk mengikuti ujian SBMPTN 2016, pasti ada perlengkapan yang harus kamu persiapkan, khususnya bila kamu memilih ujian SBMPTN berbasis sistem PBT. Sebisa mungkin, ketika mempersiapkan itu ajak kedua orang tuamu.

Dengan mengajak orang tuamu, setidaknya mereka akan membantu kamu mengingat-ingat perlengkapan apa saja yang harus dipersiapkan. Karena, ketika melakukan persiapan sendiri, terkadang ada saja hal yang terlupakan. Orang tua kamu pastinya amat mengenal diri kamu sehingga mereka bisa mengingatkan kamu akan perlengkapan apa saja yang mungkin terlewati.

Selain itu, mintalah bantuan pada orang tuamu untuk menyiapkan perlengkapan itu sehari sebelum ujian SBMPTN. Dengan begitu, segala barang yang kamu perlukan bisa tertata lebih rapi dan saat berangkat ujian tidak ada barang yang terlupakan.

Kalau perlu, mintalah untuk diantar ke lokasi ujian SBMPTN. Percaya atau tidak, dengan orang tua mengantarkanmu maka kamu akan lebih bersemangat dan merasakan harapan serta doa orang tuamu.

shutterstock_314719811_799x533

Lakukan Kegiatan Bersama Orang Tuamu Pasca Ujian SBMPTN

Setelah melalui penatnya ujian SBMPTN, ada baiknya kamu melakukan kegiatan bersama-sama orang tuamu. Mulai dari sekedar berkumpul bersama di rumah mengerjakan sesuatu ataupun berlibur ke tempat-tempat favorit kamu. Hal itu amat berguna untuk melonggarkan kepenatan kamu setelah ujian.

Selain itu, kamu akan mengurangi rasa gugup dan gelisah ketika menunggu hasil SBMPTN 2016 kelak. Orang tua kamu pasti tidak akan menambah beban pikiran kamu setelah memperhatikan segala usaha kamu untuk lulus SBMPTN. Mereka pasti ingin membantu meringankan beban pikiranmu agar kamu lebih tenang dan santai menunggu hasil ujian.

Saat melakukan kegiatan bersama orang tua, kamu bisa meminta saran langkah selanjutnya setelah lulus SBMPTN ataupun berbincang soal masa depan kamu setelah lulus kuliah kelak. Intinya, kamu harus memanfaatkan waktu berkualitas bersama orang tuamu sebelum berkuliah. Karena, ketika masa perkuliahan sudah kamu lalui maka waktu kamu bersama orang tua akan jauh berkurang.

Beberapa hal itu bisa membuat kamu lebih siap menghadapi ujian SBMPTN 2016. Tak hanya itu, kamu dan orang tuamu akan lebih dekat sehingga hubungan kalian akan lebih erat. Ingatlah, orang tuamu adalah orang pertama yang akan bahagia ketika melihat kamu sukses kelak. Untuk itu, manfaatkanlah waktu sebaik mungkin bersama mereka.

Penulis: Muhammad Khairil



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang