Catat! 5 Informasi Penting Seputar SBMPTN 2016!

Catat! 5 Informasi Penting Seputar SBMPTN 2016!

Quipperian, sebentar lagi kamu akan lulus dari SMA. Buat kamu yang ingin melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri, maka praktis kamu akan berhadapan dengan yang namanya SBMPTN. Apabila kamu ingin sukses melalui SBMPTN, maka ada beberapa informasi penting yang harus kamu ketahui dulu seputar SBMPTN, terutama di 2016 besok.

 1. Tingkat Kesulitan

Sebagai gambaran saja, tingkat kelulusan UN rata-rata setiap tahunnya adalah berkisar 98 – 99%. Bagaimana dengan SBMPTN? 15 – 18%. Statistik sederhana ini setidaknya memunculkan sedikit gambaran buatmu antara tingkat kesulitan soal UN dibandingkan SBMPTN. Biasanya dari tahun ke tahun, dari seluruh soal yang ada, soal – soal SBMPTN dikomposisikan seperti ini: sekitar 25 persen adalah soal yang mudah untuk dijawab para peserta. Tingkat kesulitan hanya sekitar 25 persen. Dan 50 persen sisanya merupakan soal SBMPTN yang gampang-gampang susah.

 2. Passing Grade

Passing grade adalah suatu ukuran standar yang didapat dari perhitungan sederhana terhadap hasil ujian SBMPTN yang menggambarkan kira-kira seorang peserta dapat mencukupi dalam urutan peringkat kuota penerimaan jurusan yang dipilihnya tersebut. Secara umum, nilai passing grade tidak dapat ditentukan secara pasti karena bergantung pada kuota (daya tampung) dan banyaknya peminat pada pilihan tersebut pada tahun itu. Nilai passing grade juga biasanya ditentukan berdasarkan nilai rata-rata dari hasil test pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu, nilai passing grade seringkali tiap tahun fluktuatif, bisa naik bisa turun. Akan tetapi rumusnya sama. Semakin favorit sebuah PTN dan jurusan tersebut, maka passing gradenya semakin besar dan tentu persaingan untuk masuk juga akan berat.

Sudah Siap SBMPTN? Kulik Dulu Apa Itu PBT dan CBT!

 3. Jenis tes

Secara umum, kamu akan menghadapi 3 jenis tes. Yang pertama adalah Tes Potensi Akademik (TPA). TPA berperan 50% dalam menentukan kelulusan kamu di SBMPTN 2016. Soal TPA akan mengukur kecerdasan kamu dalam menggunakan logika dan penalaran. Biasanya berkisar seputar Antonim, Sinonim, Perumpamaan, Persamaan, Deret, Aljabar, Soal cerita, Peluang. Berikutnya, kamu akan menghadapi Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) yang terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. TKDU berperan sebanyak 30% untuk menentukan kelulusan kamu di SBMPTN 2016. Terakhir adalah Tes Bidang Studi yang berbeda antara jurusan IPA, IPS, atau keduanya. Tes Bidang Studi menunjang kelulusanmu sebesar 20%.

Bagi jurusan IPA, seperti Pendidikan Dokter, Teknik Elektro, Farmasi, Teknik Kimia, Ilmu Komputer, Teknik Mesin, Pendidikan Dokter Gigi, Arsitektur, dan lain – lain, kamu akan menghadapi Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) yang meliputi 4 bidang studi yakni Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedangkan bagi jurusan IPS, Akuntansi, Ilmu Hubungan Internasional, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Ilmu Ekonomi, Ilmu Hukum, Ilmu Administrasi Niaga, Kriminologi, Arkeologi, dan lain sebagainya, kamu akan menghadapi Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) yang meliputi 4 bidang studi yakni Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi. Sedangkan jika kamu menulis dua program studi dengan kategori yang berbeda seperti contoh, pilihan pertama kamu mengambil jurusan IPA sedangkan pilihan kedua kamu mengambil pilihan IPS. Maka kamu akan mengikuti seleksi IPC dimana yang diujikan secara praktis pasti akan lebih berat karena bukan hanya kamu harus menguasai IPA, kamu juga harus menguasai IPS secara keseluruhan. Soal akan menjadi satu paket.

 4. Ujian Keterampilan

Selain menggelar ujian tulis, panitia seleksi SBMPTN juga mengadakan Ujian Keterampilan. Jika kamu tidak memilih IPA atau IPS, melainkan memilih untuk melanjutkan di program –  program studi yang berkaitan dengan keterampilan khusus seperti Olahraga atau Seni, maka kamu harus mengikuti seleksi tambahan berupa tes keterampilan. Bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni, sementara Bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani. Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang dipilih. Untuk prosesnya, biasanya kamu juga harus membayar uang tes, kemudain jadwal akan diumumkan biasanya sehari setelah tes tertulis. Bobot tes ini bisa mencapai 50%, tetapi tes ini hanya khusus ditujukan untuk program studi tertentu saja, tidak menyeluruh.

Anak IPS? Pelajari Contoh Soal SBMPTN TKD Soshum Ini Demi Kampus Impianmu!

 5. Penilaian

Ada baiknya kamu benar-benar yakin dengan setiap jawaban yang kamu masukkan dalam LJK. Sebab baik TPA maupun TKD memiliki sistem penilaian yang sama. Apabila kamu salah, maka poinmu akan dikurangi -1. Sedangkan apabila kamu benar, maka kamu akan mendapatkan tambahan +4 poin. Jadi kalau kamu tidak benar-benar yakin dengan jawabanmu, mending tidak usah diisi. Jadi, belajar lagi di rumah soal – soal yang kamu dapatkan semasa sekolah. Quipper Video dengan materi-materi yang disusun secara komprehensif melalui Quipper Video bisa membantu belajarmu dengan sangat signifikan. Caranya juga mudah, kamu tinggal Sign Up dari rumah.

Jadi Quipperian, sudah siap menghadapi SBMPTN 2016?



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang