Persiapkan Diri dan Berlatih Agar Dapat Lulus Uji Keterampilan Seni Rupa SBMPTN

Persiapkan Diri dan Berlatih Agar Dapat Lulus Uji Keterampilan Seni Rupa
Hai Quipperian, bagaimana persiapan kamu untuk mengikuti ujian keterampilan seni rupa di SBMPTN 2016? Kalau belum, maka ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan untuk dapat mengikuti ujian keterampilan dengan sukses.

Sebelum itu, uji keterampilan seni rupa di SBMPTN 2016 rata-rata terbagi pada tes menggambar objek, tes menggambar ekspresi, dan psikotes. Sudah terbayang kan akan seperti apa ujiannya? Jadi, kamu harus benar-benar mempersiapkannya.

Persiapkan Peralatan Terbaik

Pada uji keterampilan seni rupa nanti kamu akan diminta menggambar. Untuk itu, kamu harus memiliki peralatan dasar menggambar yang baik. Peralatan gambar yang pertama harus kamu punyai ialah pensil.

Sebagai pengetahuan dasar kamu, tiap tipe pensil memiliki karakteristiknya tersendiri disimbolkan berdasarkan huruf-huruf tertentu. Huruf H atau hardness menandakan pensil yang memiliki tinggkat kekerasan lebih dari pensil yang lain.

Pensil dengan huruf B atau black merupakan pensil dengan tingkat kepekatan atau kehitaman lebih baik. Tingkat kepekatan pensil ini bergantung pada angka yang menyertainya. Misalnya, pensil 2B memiliki kepekatan di atas pensil B. Semakin tinggi angkanya semakin pekat warna hitamnya.

Lalu, pensil HB atau half black merupakan perpaduan antara antara pensil H dan B. Pensil ini memiliki tingkat keras dan kehitaman di antara kedua pensil tersebut. Dan terakhir pensil F atau firm. Pensil ini menghasilkan goresan yang lebar dan keras. Biasanya digunakan oleh tukang kayu untuk memberi tanda pada kayu yang akan dipotong.

Untuk ujian, kamu lebih baik menggunakan beberapa tipe pensil. Ketika diminta untuk melakukan sketsa, gunakan pensil H, B, dan 2B. Ketiga tipe pensil ini tidak memiliki kepekatan yang tinggi sehingga ketika kamu melakukan kesalahan dalam menggambar dapat mudah dihapus.

Lalu, untuk membuat outline dan arsiran, lebih baik menggunakan pensil 3B, 4B, dan 5B. Ketiga jenis pensil itu memiliki kepekatan lebih tinggi sehingga memberikan hasil arsiran yang baik pada gambar.

Bila kamu merasa kerepotan untuk mempersiapkan banyak pensil, setidaknya dalam uji keterampilan menggambar, kamu menggunakan dua tipe pensil saja. Satu dengan warna yang gelap dan satu yang terang.

Setelah pensil, peralatan lainnya yang harus kamu miliki ialah penghapus. Untuk memilih penghapus, kamu harus menyesuaikan dengan pensil yang kamu gunakan. Ketika menggunakan pensil yang terang, kamu bisa menggunakan penghapus pensil standar.

Sedangkan, untuk menghapus arsiran dan pensil yang lebih gelap kamu bisa menggunakan penghapus berjenis kneaded eraser. Penghapus tersebut memiliki daya hapus cukup tinggi sehingga dapat menghapus arsiran dan pensil gelap dengan cepat.

Quipperian jangan lupa membawa alas menggambar. Perlengkapan ini akan sangat membantu kamu agar ketika menggambar saat ujian tidak sulit mencari alas datar. Tanpa ada alas datar, gambar kamu sulit mendapatkan garis yang lurus. Kamu bisa cari-cari alas gambar di toko buku terdekat yang memiliki bagian stationary.

Tiga alat tulis itu wajib kamu bawa dan gunakan saat uji keterampilan menggambar. Peralatan lain yang bisa kamu bawa ialah pulpen. Namun, itu hanya menjadi opsi tambahan bergantung keperluanmu.

5 Tips Jitu Bagi Kamu yang Ingin Masuk ke Kampus Jurusan Desain!

Berlatih Menggambar Objek

Di salah satu tes di ujian keterampilan nanti ialah menggambar objek. Kamu akan diberikan waktu terbatas untuk menggambar objek yang diminta. Agar kamu bisa melewati ujian tersebut, maka kamu harus melatih kemampuan menggambar sebuah objek.

Latihan menggambar objek bisa kamu lakukan di mana saja dan kapan saja. Cara paling sederhana ialah kamu gunakan objek yang ada di rumah dan mencoba menggambarnya dengan batas waktu tertentu. Objek itu bisa piring, televisi, atau benda lainnya.

Untuk melatih kecepatan menggambar, kamu gunakan alarm dan setel dengan waktu 60 menit. Karena, pada tes menggambar objek, biasanya waktu yang disediakan kurang lebih 60-90 menit.

Ketika menggambarnya, coba menggambar secara detil. Mulai dari pola bayangan hingga permukaan objek yang kamu gambar. Latihlah diri kamu dengan perlengkapan yang sesuai. Dengan begitu, tangan kamu akan terbiasa menggambarnya. Upayakan kamu dapat menggambar objek dengan semirip mungkin.

Untuk kertas yang digunakan latihan, kamu bisa menggunakan kertas berukuran A3. Kertas ukuran itu biasanya sering digunakan sebagai kertas standar tes kemampuan menggambar. Dengan menggunakan ukuran kertas tersebut sebagai latihan, pastinya ketika tes berlangsung kamu sudah terbiasa dan tidak canggung lagi untuk mengukur dimensi menggambarnya.

Berlatih Menggambar Anatomi

Menggambar anatomi tubuh manusia dan hewan merupakan bagian tersulit. Dalam tes menggambar memang tidak spesifik kamu harus menggambar anatomi. Namun, pada tes kedua yakni menggambar ekspresi atau suasana, kamu terkadang diminta menggambar sebuah suasana lengkap dengan manusia dan hewan di dalamnya melalui imajinasimu.

Sebelum berlatih, ada baiknya kamu memperkaya pengetahuan kamu soal gambar anatomi. Cari referensi dari berbagai sumber, mulai dari buku teori menggambar hingga pengetahuan dasar yang bisa kamu peroleh dari internet. Setelah memiliki pemahaman bagaimana menggambar anatomi baru kamu mulai berlatih.

Untuk latihan, kamu bisa menggambar orang tua kamu ketika di rumah. Coba kamu gambar mereka dengan rutinitas sehari-harinya di rumah. Walau memang kamu tidak bisa memintanya untuk berdiam diri, setidaknya kamu harus bisa merekam momen apa yang ingin di gambar dan menuangkan dalam gambarmu.

Usahakan ketika berlatih menggambar manusia ataupun hewan, kamu memperhatikan lekuk geraknya. Jangan sampai kamu menggambarnya terlalu kaku atau cenderung komikal. Coba menggambarnya dengan realistis, meski memang sulit untuk pemula.

Sama halnya dengan latihan menggambar objek, kamu harus berlatih dengan tenggang waktu tertentu. Kamu bisa menyetel alarm dengan waktu yang sama dengan latihan menggambar objek.

ride-1498467-1600x1200

Berlatih Menggambar Suasana

Pada tes menggambar ekspresi dan suasana, kamu harus bisa membuat sebuah lingkungan yang realistis. Untuk itu, kamu harus melatih kemampuan kamu merekam suasana dan menuangkannya dalam gambar. Sebagai latihan dasar, cobalah kamu menggambar suasana taman atau lingkungan terbuka di sekitar rumah.

Karena, kamu harus mampu merekam suasana itu dengan cepat dan menuangkannya dalam gambar. Objek yang bergerak akan sulit digambar bila kamu tidak memiliki kemampuan merekam situasi.

Selain itu, latihan menggambar suasana juga akan membantu kamu berlatih konsentrasi. Sebab, ketika kamu menggambar di tengah-tengah suasana aktifitas maka kamu akan mendapati berbagai hal yang dapat mengganggu konsentrasi kamu.

Dengan melakoni latihan ini, kamu akan mampu menggambar sesuatu dengan situasi dan kondisi yang menyulitkan untuk berkonsentrasi. Latihan ini cukup penting, jadi jangan sampai kamu tidak melakukan latihan ini.

Kembangkan Imajinasimu

Hal terpenting dalam seni rupa ialah imajinasi. Kamu harus bisa mengembangkan imajinasi kamu agar dapat membayangkan apa yang harus kamu gambar ketika ujian keterampilan. Kamu bisa saja melatih imajinasi kamu dengan membaca komik, menonton film, atau bahkan kamu sering jalan-jalan ke tempat yang baru.

Hal itu perlu dilakukan untuk membantuk kamu melewati ujian karena pada tes menggambar ekspresi kamu tidak memiliki objek di depan kamu untuk digambar. Kamu akan diminta menggambar sebuah suasana tertentu yang harus kamu pilih sendiri. Pastinya, hal itu membutuhkan daya imajinasi.

Agar kamu terbiasa menggambarkan imajinasimu, lakukan latihan menggambar bebas. Kamu bisa menggambar apapun di sebuah suasana yang berbeda dengan apa yang kamu gambar. Misalnya, kamu di rumah tapi menggambar suasana di tepi pantai. Lakukan latihan ini secara rutin dengan menggunakan batas waktu sekitar 60-90 menit, sama halnya dengan dua latihan sebelumnya.

Kemampuan imajinasi kamu juga akan berguna pada tes terakhir, yakni psikotes. Karena, pada psikotes, kamu akan diberikan beberapa lembar kertas dengan ukuran tertentu dan diminta menggambarkan sesuatu dari kertas tersebut. Bila imajinasi kamu terlatih maka kamu dapat menggambar dengan baik.

Seluruh persiapan itu perlu kamu lakukan agar dapat lulus pada ujian keterampilan. Selain itu, latihan-latihan itu akan menguntungkan kamu ketika kamu sudah berkuliah di jurusan seni rupa. Pasalnya, menggambar merupakan teknik dasar dari seni rupa.

Dengan begitu, kamu tidak akan kesulitan ketika mengikuti mata kuliah praktek di jurusan seni rupa pilihan kamu. Semoga tips ini dapat membantu Quipperian. Hal terpenting, teruslah berlatih. Practice makes perfect!

Penulis: Muhammad Khairil



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang