Soal UTBK SBMPTN TPA 2017

Hai Quipperian, sudah siapkah kamu menyambut seleksi akbar, SBMPTN? Atau justru kamu masih bingung mencari soal-soal SBMPTN? Bagi kamu yang saat ini masih bingung mencari soal-soal SBMPTN, tampaknya kamu berada di artikel yang tepat, nih.

Kali ini, Quipper Blog akan membahas latihan soal SBMPTN TPA TKPA 2017. Kabar baiknya, latihan soal yang disediakan Quipper Blog, lengkap dengan jawaban beserta pembahasannya, lho. Semakin penasaran? Yuk, segera kerjakan soalnya!

Latihan Soal 1

Jika seorang mahasiswa mendapatkan IPK lebih dari 3,50 dan berhasil lolos seleksi mahasiswa berprestasi, dia akan memperoleh predikat cum laude dan beasiswa melanjutkan S2 ke luar negeri. Teguh mendapatkan IPK 3,85 dan berhasil lolos seleksi mahasiswa berprestasi. Simpulan yang tepat adalah…

  1. Teguh tidak memperoleh predikat cum laude dan beasiswa melanjutkan S2 ke luar negeri.
  2. Teguh adalah mahasiswa terbaik di universitasnya.
  3. Teguh akan memperoleh predikat cum laude dan beasiswa melanjutkan S2 ke luar negeri.
  4. IPK Teguh yang tinggi menjadikan dia sebagai mahasiswa berprestasi.
  5. Teguh dinyatakan sebagai mahasiswa cum laude, tetapi tidak melanjutkan S2 ke luar negeri.

Jawaban: C

Pembahasan:

Diketahui: Jika seorang mahasiswa mendapatkan IPK lebih dari 3,50 dan berhasil lolos seleksi mahasiswa berprestasi, dia akan memperoleh predikat cum laude dan beasiswa melanjutkan S2 ke luar negeri. Teguh mendapatkan IPK 3,85 dan berhasil lolos seleksi mahasiswa berprestasi.

Ditanya: Simpulan yang tepat =…?

Penyelesaian:

Penarikan simpulan dengan modus ponens dapat dinyatakan sebagai berikut.

Berdasarkan soal, diperoleh:

Premis 1:
p = seorang mahasiswa mendapatkan IPK lebih dari 3,50 dan berhasil lolos seleksi mahasiswa berprestasi.
q = dia akan memperoleh predikat cum laude dan beasiswa melanjutkan S2 ke luar negeri.

Premis 2:
p = Teguh mendapatkan IPK 3,85 dan berhasil lolos seleksi mahasiswa berprestasi.

Jadi, simpulan yang tepat adalah q, yaitu Teguh akan memperoleh predikat cum laude dan beasiswa melanjutkan S2 ke luar negeri.

Latihan Soal 2

Jika bahagia itu sederhana, hal-hal sepele akan mendatangkan kebahagiaan. Jika hal-hal sepele mendatangkan kebahagiaan, orang-orang tidak perlu susah payah untuk mendapatkannya. Banyak orang yang mendapatkan kebahagiaan dengan susah payah. Simpulan yang tepat adalah…

  1. Bahagia itu tidak sederhana.
  2. Bahagia itu sederhana.
  3. Bahagia itu butuh perjuangan yang tidak sepele.
  4. Jika hal-hal sepele mendatangkan kebahagiaan, orang-orang selalu bahagia dalam hidupnya.
  5. Jika bahagia itu sederhana, seseorang tidak perlu susah payah untuk mendapatkannya.

Jawaban: B

Pembahasan:

Diketahui: Jika bahagia itu sederhana, hal-hal sepele akan mendatangkan kebahagiaan. Jika hal-hal sepele mendatangkan kebahagiaan, orang-orang tidak perlu susah payah untuk mendapatkannya. Banyak orang yang mendapatkan kebahagiaan dengan susah payah.

Ditanya: Simpulan yang tepat =…?

Penyelesaian:

Penarikan simpulan dengan silogisme untuk 3 premis dapat dinyatakan sebagai berikut.

Berdasarkan soal, diperoleh:

Premis 1:
p = bahagia itu sederhana.
q = hal-hal sepele akan mendatangkan kebahagiaan.

Premis 2:
q = hal-hal sepele mendatangkan kebahagiaan.
r = orang-orang tidak perlu susah payah untuk mendapatkannya.

Premis 3:
r = banyak orang yang mendapatkan kebahagiaan dengan susah payah.

Jadi, simpulan yang tepat adalah p, yaitu bahagia itu tidak sederhana.

Latihan Soal 3

Jika jumlah mobil semakin banyak, ruang parkir yang dibutuhkan semakin luas. Jika jumlah mahasiswa semakin banyak, jumlah gedung kuliah harus ditambah. Saat ini, ruang parkir yang semakin luas tidak dibutuhkan atau jumlah gedung kuliah tidak harus ditambah. Simpulan yang paling tepat adalah…

  1. Jumlah mobil atau jumlah mahasiswa tidak semakin banyak.
  2. Jumlah mobil dan jumlah mahasiswa tidak semakin banyak.
  3. Jumlah mahasiswa sudah banyak, tetapi ruang parkir tidak ditambah.
  4. Jumlah mobil belum banyak karena jumlah mahasiswa masih sedikit.
  5. Jumlah mahasiswa masih sedikit sehingga tidak dibutuhkan penambahan parkir.

Jawaban: A

Pembahasan:

Diketahui: Jika jumlah mobil semakin banyak, ruang parkir yang dibutuhkan semakin luas. Jika jumlah mahasiswa semakin banyak, jumlah gedung kuliah harus ditambah. Saat ini, ruang parkir yang semakin luas tidak dibutuhkan atau jumlah gedung kuliah tidak harus ditambah.

Ditanya: simpulan yang tepat =…?

Penyelesaian:

Penarikan simpulan untuk dilema destruktif dapat dinyatakan sebagai berikut.

Berdasarkan soal, diperoleh:

Premis 1:
p = jumlah mobil semakin banyak.
q = ruang parkir yang dibutuhkan semakin luas.

Premis 2:
r = jumlah mahasiswa semakin banyak.
s = jumlah gedung kuliah harus ditambah.

Premis 3:
q = ruang parkir yang semakin luas tidak dibutuhkan.
s = jumlah gedung kuliah tidak harus ditambah.

Jadi, simpulan yang paling tepat adalah p V r, yaitu jumlah mobil atau jumlah mahasiswa tidak semakin banyak.

Latihan Soal 4

Semua kota yang bersih dan teratur mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Tidak ada kota yang terkenal macet mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Berdasarkan dua pernyataan tersebut, simpulan yang tepat adalah…

  1. Semua kota yang tidak bersih dan teratur yang tidak mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan hidup adalah kota yang terkenal macet.
  2. Semua yang mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup adalah kota yang tidak bersih dan teratur.
  3. Tidak ada kota yang terkenal macet merupakan kota yang bersih dan teratur.
  4. Tidak ada kota yang terkenal macet yang bukan merupakan kota yang bersih dan teratur.
  5. Ada kota yang tidak bersih dan teratur yang tidak mendapat penghargaan pemerintah karena macet.

Jawaban: C

Pembahasan:

Diketahui: Semua kota yang bersih dan teratur mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Tidak ada kota yang terkenal macet mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Ditanya: Simpulan yang tepat =…?

Penyelesaian:

Berdasarkan soal, diperoleh:

Premis 1:
p = semua kota yang bersih dan teratur.
q = mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Premis 2:
= tidak ada kota yang terkenal macet.
q = mendapat Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Penarikan simpulan untuk silogisme kategoris dapat dinyatakan sebagai berikut.

Jadi, simpulan yang tepat adalah rp, yaitu tidak ada kota yang terkenal macet merupakan kota yang bersih dan teratur.

Latihan Soal 5

Heroisme : Pahlawan = ….

  1. Memori : Amnesia
  2. Sintaksis : Kata
  3. Perceraian : Pernikahan
  4. Humor : Komedian
  5. Klimaks : Drama

Jawaban: D

Pembahasan:

Untuk menjawab soal ini, perhatikan kesamaan pola pada ruas kiri dan kanan, lalu temukan persamaan pada hubungan dan jenis kata di kedua ruas.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), heroisme adalah keberanian dalam membela keadilan dan kebenaran; kepahlawanan.

Sementara itu, kata pahlawan menurut KBBI merupakan orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Hal ini berarti bahwa heroisme dihasilkan oleh seorang pahlawan. 

Di antara pilihan jawaban, pasangan kata yang memiliki hubungan ‘… dihasilkan oleh seorang …’ adalah humor dan komedian. Humor dihasilkan oleh seorang komedian.

Jadi, Heroisme : Pahlawan = Humor : Komedian.

Latihan Soal 6

  1. Terjadi peningkatan jumlah karyawan yang mengalami PHK.
  2. Pemerintah akan menaikkan upah minimum regional.

Manakah pilihan di bawah ini yang menggambarkan hubungan pernyataan (1) dan (2)?

  1. Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari suatu penyebab yang sama.
  2. Pernyataan (1) dan (2) adalah penyebab, namun tidak saling berhubungan.
  3. Pernyataan (1) dan (2) adalah akibat dari dua penyebab yang tidak saling berhubungan.
  4. Pernyataan (2) adalah penyebab dan pernyataan (1) adalah akibat.
  5. Pernyataan (1) adalah penyebab dan pernyataan (2) adalah akibat.

Jawaban: C

Pembahasan:

Dalam soal, ditampilkan dua pernyataan sebagai berikut.
(1) Terjadi peningkatan jumlah karyawan yang mengalami PHK.
(2) Pemerintah akan menaikkan upah minimum regional.

Kedua kalimat itu adalah sebuah akibat dari suatu sebab. Kalimat pernyataan (1) bisa dimaknai bahwa jumlah karyawan yang di-phk meningkat misalnya karena perusahaan mengalami kebangkrutan atau tidak sanggup memenuhi upah minimum yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, kalimat pernyataan (2) juga berupa akibat karena bisa saja ada demo buruh yang menuntut kenaikan upah, sehingga pemerintah menaikkan upah minimum regional.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa kalimat (1) dan (2) adalah akibat dari sebab yang tidak saling berhubungan.

Latihan Soal 7

Di sebuah lembaga kursus menyediakan lima jurusan kursus yang bisa diambil. Ibu ingin memilih jurusan kursus yang berbeda untuk kelima anaknya. Berikut ini adalah jurusan kursus yang disukai oleh setiap anak: Yasmin menyukai kursus memasak, balet, piano, dan tari. Si kembar Mela dan Meli menyukai balet, tari, dan memasak. Bilqis menyukai balet, memasak, piano, dan jahit. Si bungsu Cinta menyukai memasak dan tari. Kursus yang akan diberikan Ibu kepada Bilqis adalah…

  1. jahit
  2. piano
  3. balet
  4. memasak
  5. tari

Jawaban: A

Pembahasan:

Diketahui:

Ibu memilih jurusan kursus yang berbeda untuk kelima anaknya. Masing-masing anaknya memiliki jurusan yang disukai, dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Yasmin menyukai kursus memasak, balet, piano, dan tari.
  • Si kembar Mela dan Meli menyukai balet, tari, dan memasak.
  • Bilqis menyukai balet, memasak, piano, dan jahit.
  • Si bungsu Cinta menyukai memasak, dan tari.

Ditanya: Kursus yang akan diberikan pada Bilqis =…?

Penyelesaian:

Berdasarkan keterangan pada soal, perhatikan tabel yang menggambarkan kursus yang disukai kelima anak ibu di bawah ini.

Pahami bahwa kata kunci yang harus diperhatikan adalah ibu ingin memilih jurusan kursus yang berbeda untuk kelima anaknya. Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa satu-satunya kursus yang disukai Bilqis dan berbeda dari anak ibu yang lain adalah kursus jahit.

Jadi, kursus yang akan diberikan ibu kepada Bilqis adalah jahit.

Latihan Soal 8

Jawaban: A

Pembahasan:

Diketahui:

Ditanya: Bilangan yang rumpang =…?

Penyelesaian:

Perhatikan pola bilangan berikut.

Latihan Soal 9

Jika 3a+2 = 243 dan 4b−1 = 1024, maka nilai a + b =…

  1. 8
  2. 7
  3. 6
  4. 5
  5. 9

Jawaban: E

Pembahasan:

Diketahui:

  • 3a+2 = 243
  • 4b−1 = 1024

Ditanya: a + b =…?

Penyelesaian:

Mula-mula, tentukan nilai a.

Kemudian, tentukan nilai b.

Ini berarti:

a + b = 3 + 6 = 9.

Jadi, nilai a + b = 9.

Latihan Soal 10

Butik “Gaul” memiliki data penjualan pakaian bulan Januari sebagai berikut.

Produk apakah yang memberikan keuntungan lebih dari Rp500.000 jika pakaian mendapat keuntungan 10% dari harganya?

  1. atasan dan rok
  2. rok dan celana
  3. rok dan baju panjang
  4. atasan dan celana
  5. celana dan baju panjang

Jawaban: E

Pembahasan:

Perhatikan tabel berikut.

Jadi, produk pakaian yang memberikan keuntungan lebih dari Rp500.000,00 adalah celana dan baju panjang.

Latihan Soal 11

Jawaban: B

Pembahasan:

Gambar (1) dicerminkan sehingga menghasilkan gambar (2). Oleh karena itu, untuk mengetahui gambar (4), maka gambar (3) harus dicerminkan. Gambar yang sesuai sebagai hasil pencerminan gambar (3) adalah sebagai berikut.

Latihan Soal 12

Jawaban: D

Pembahasan:

Objek pada setiap gambar disusun secara horizontal berdasarkan masing-masing matriks gambar.

  • Gambar pada kolom kiri berubah menjadi gambar pada kolom tengah dengan menambahkan silang (X) pada setiap objeknya.
  • Sementara itu, gambar pada kolom kanan ditambahkan empat lingkaran kecil di sekeliling objek dan dihilangkan silang (X)-nya.

Ini berarti, untuk mengisi gambar pada baris ketiga kolom kanan yang kosong, berlaku syarat yang sama. Pada gambar yang kosong ini tepat jika gambar pada kolom tengah baris ketiga dihilangkan tanda silang (X)-nya lalu ditambahkan empat lingkaran kecil di sekeliling objek. Jadi, gambar yang tepat adalah sebagai berikut.

Latihan Soal 13

Jawaban: E

Pembahasan:

Gambar (1) terdiri dari 12 garis, kemudian pada gambar (2) dan (3) terdiri dari sepuluh dan delapan garis. Hal ini berarti, semakin ke kanan, jumlah garis akan semakin berkurang dua. Secara spesifik, pola susunan gambar adalah pengurangan dua garis dari gambar sebelumnya. Jadi, jumlah garis pada gambar (5) haruslah empat, karena jumlah garis pada gambar (4) adalah enam (6 − 2 = 4).

Latihan Soal 14

Jawaban: A

Pembahasan:

Pola gambar mengalami perubahan pada setiap kolom dan baris dengan ditandai adanya objek dengan lingkaran putih, objek dengan lingkaran putih bertitik hitam di tengah, dan objek tanpa lingkaran apapun. Model-model objek ini haruslah berbeda di setiap baris dan kolomnya. Perhatikan juga jumlah lingkarannya.

Untuk mengisi gambar pada baris pertama kolom tengah, perhatikan bahwa gambar sebelah kirinya terdapat objek dengan lingkaran putih berjumlah dua, sedangkan sisi kanannya terdapat objek tanpa lingkaran. Ini berarti, di bagian yang kosong harus diisi dengan gambar objek dengan satu lingkaran putih bertitik hitam.

Sementara itu, untuk gambar baris kedua kolom tengah, perhatikan bahwa di sisi kirinya terdapat objek dengan dua lingkaran bertitik hitam dan di sisi kanannya terdapat objek dengan satu lingkaran putih. Artinya, gambar yang kosong harus diisi dengan objek tanpa lingkaran.

Jadi gambar yang tepat untuk mengisi gambar yang kosong adalah sebagai berikut.

Latihan Soal 15

Jawaban: C

Pembahasan:

Pola gambar dapat ditunjukkan pada setiap kolom dan baris yang terdiri dari gambar yang dapat diibaratkan sebagai tiga bentuk wajah, hidung, telinga, mata, dan jumlah rambut, dengan karakteristik sebagai berikut.

  • Bentuk wajah terdiri dari persegi panjang lebar, persegipanjang tinggi, dan elips.
  • Bentuk hidung terdiri dari segitiga, lingkaran, dan persegi.
  • Bentuk telinga terdiri dari lingkaran, segitiga, dan $.
  • Bentuk mata terdiri dari titik hitam, titik putih, dan garis.
  • Jumlah rambut, satu, dua, dan tiga helai.

Pola perubahan objek pada gambar masing-masing memiliki ciri hanya muncul satu kali di setiap kolom dan baris. Ini berarti untuk gambar yang kosong berlaku syarat yang sama.

Untuk gambar baris pertama kolom kanan, bentuk wajah yang belum ada adalah persegi panjang lebar, dengan hidung lingkaran, telinga $, mata garis, dan rambut dua helai.

Sementara itu, untuk gambar pada baris kedua kolom tengah, yang belum ada adalah wajah persegi panjang lebar, hidung persegi, telinga $, mata titik putih, dan rambut tiga helai.

Jadi, gambar yang tepat adalah sebagai berikut.

Bagaimana Quipperian, apakah kamu sudah mulai paham mengerjakan latihan soal SBMPTN TPA TKPA 2017 di atas? Agar pemahamanmu semakin terasah, sering-seringlah mengerjakan latihan soal. Ingat, selangkah lagi kamu akan memasuki PTN impian. 

Untuk mendukung kesuksesanmu masuk PTN, Quipper Video hadir dengan Paket Intensif UTBK SBMPTN 2020. Semua kebutuhan sudah tersedia di dalamnya, mulai dari materi persiapan, materi pemantapan, latihan soal, bank soal, hingga pembahasan lengkapnya. Jadi, tunggu apalagi. Yuk, gabung Quipper Video sekarang!



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang