4 Hal yang Membuatmu Wajib Belajar Sosiologi untuk SBMPTN

4 Hal yang Membuatmu Wajib Belajar Sosiologi untuk SBMPTN

Quipperian, kamu berniat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah jurusan IPS? Wah, berarti mau tidak mau kamu harus berhadapan dengan soal-soal Sosiologi pada tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) nanti. Meskipun materi-materi yang dipelajari membahas tentang perilaku manusia, jangan menganggap remeh mata pelajaran satu ini, lho. Kamu tetap harus mempelajarinya apabila ingin lolos dalam tes SBMPTN.

Dekat dengan Kehidupan Sehari-Hari

Oke, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, materi-materi yang dipelajari dalam Sosiologi berkaitan dengan sikap dan perilaku manusia. Lebih lengkapnya, Sosiologi merupakan ilmu sosial yang mempelajari tentang fenomena masyarakat. Jadi, kamu juga akan mempelajari hubungan antar manusia sebagai bagian dari masyarakat berdasarkan nilai, norma, dan tradisi yang berlaku. Itulah mengapa belajar Sosiologi untuk SBMPTN akan mengasyikkan karena topiknya dekat dengan kehidupan.

Dengan begitu, tentu kamu akan merasa lebih mudah memahami materi yang kamu pelajari. Contoh-contoh kejadiannya bisa kamu ambil dari kehidupan sekitarmu. Sambil belajar, kamu pun akan mengetahui fenomena-fenomena yang sebenarnya terjadi pada masyarakat. Apakah mereka telah mematuhi nilai, norma, dan tradisi yang berlaku sebagai pengatur kehidupan? Kamu pun bisa menghindari hal-hal penyebab perilaku yang menyimpang dari nilai, norma, dan tradisi.

Pikiran Lebih Terbuka

Tidak hanya berguna untuk SBMPTN, mempelajari sosiologi juga sebenarnya sangat berguna bagi hidup kamu sendiri. Kamu akan mendapat lebih banyak sudut pandang dalam menyikapi berbagai hal. Kamu juga tidak akan menutup diri dari Mengetahui nilai, norma, dan tradisi yang ada dalam masyarakat dapat membuatmu berpikir lebih matang apabila hendak melakukan sesuatu. Ketika SBMPTN, kamu pun tidak akan berbuat curang karena telah mengetahui nilai dan norma yang berlaku.

Ilmu sosiologi juga dapat membantumu memiliki pikiran yang lebih terbuka, lho. Dengan begitu, kamu akan mudah menerima perbedaan pendapat dari banyak sudut pandang. Pikiran terbuka merupakan kualitas diri yang penting untuk dimiliki oleh seseorang. Bayangkan apabila kamu termasuk orang yang close minded, rasanya pasti susah untuk menerima materi-materi yang mungkin tidak sesuai dengan kepercayaan dirimu. Nah, Sosiologi dapat membantumu dalam hal tersebut.

Sulitkah Soal SBMPTN Soshum?

Tidak Sekadar Hapal

Masih banyak anak yang cenderung menghapalkan materi ketika dituntut untuk mempelajari mata pelajaran yang mengandung lebih banyak teori. Sosiologi adalah salah satunya. Apabila kamu termasuk salah satu yang lebih suka belajar dengan menghapal, sepertinya kamu harus mengganti metode belajarmu itu, Quipperian. Aktivitas menghapal memang meningkatkan kinerja otakmu, tapi kamu hal tersebut hanya akan membuatmu kewalahan untuk menghadapi SBMPTN.

Carilah kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam SBMPTN, lalu buatlah catatan rangkuman berdasarkan kisi-kisi tersebut. Dengan menuliskan materinya kembali, otak kamu akan sekaligus mengingat materi tersebut. Buatlah catatan rangkuman Sosiologi menggunakan tinta berbagai warna agar proses belajarmu menjadi lebih menyenangkan. Dengan begitu, kamu akan dapat memahami materi-materi secara lebih maksimal. Kamu pun akan hapal dengan sendirinya.

Peka di Ruang Publik

Apakah kamu sadar bahwa perkembangan teknologi membuat kepekaan orang-orang di ruang publik semakin lemah? Coba perhatikan, deh, saat kamu sedang berkumpul dengan teman-teman, pasti ada saja yang terlihat lebih sibuk dengan gadget di tangan mereka? Padahal, tujuan kalian berkumpul, kan, untuk mengobrol dan mengetahui kabar masing-masing. Contoh lain adalah orang-orang yang suka memainkan gadget mereka sambil berjalan hingga tidak memperhatikan jalan di sekitarnya.

Jangan sampai kamu menjadi orang seperti itu, Quipperian. Sosiologi akan membantumu untuk menghindarkan diri dari perilaku tersebut karena kamu telah mengetahui nilai, norma, dan tradisi yang berlaku pada masyarakat. Kepekaanmu di ruang publik ini mampu membantumu ketika SBMPTN, lho. Kamu tidak akan melakukan hal-hal yang akan merugikanmu dan orang lain, seperti mencontek, membuat keributan, atau mengganggu peserta SBMPTN lain.


 

Jadi, siapa bilang Sosiologi tidak perlu dipelajari? Selain membuatmu mampu menjawab soal-soal saat SBMPTN, pengetahuanmu tentang nilai dan norma sosial yang ada di tengah masyarakat pun akan meningkat. Kamu bisa menggunakan pengetahuan tersebut dengan memanfaatkannya pada kehidupan sehari-hari sehingga kamu memiliki penguasaan diri yang baik. Orang-orang terdekatmu pasti akan menjadikanmu panutan, deh.



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang