Pelajari 5 Contoh Soal Materi Pengendalian Sosial untuk SBMPTN 2018!

Mau lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018? Kalau begitu jangan sampai tidak mempelajari materi pengendalian sosial dari pelajaran sosiologi ya Quipperian!

Adakah Quipperian yang merasa kesulitan memahami materi pengendalian sosial? Ada? Tenang saja, ada Quipper Video Blog di sini!

Untuk membantumu, Quipper Video Blog akan memberikan beberapa contoh soal disertai pembahasannya. Seperti apa contoh soal materi pengendalian sosial dan pembahasannya? Kuy, simak ulasannya dalam artikel ini!

Yuk, Coba Latihan Soal SBMPTN Materi Pengendalian Sosial di Bawah Ini!

Contoh Soal Pengendalian Sosial Nomor 1

Pembahasan:

Pada soal tersebut disinggung mengenai contoh kasus pengendalian sosial dan peran pemerintah. Untuk menjawab soal tersebut, kamu harus sudah paham fungsi dari pengendalian sosial.

Secara umum, fungsi pengendalian sosial ada beberapa poin. Pertama, mempertebal keyakinan masyarakat terhadap norma sosial. Kedua, memberikan imbalan kepada warga yang menaati norma sosial.

Tiga, mengembangkan rasa malu. Empat, mengembangkan rasa takut. Dan, lima, menciptakan sistem hukum.

Peran pemerintah yang disinggung pada soal tersebut masuk ke dalam poin pertama. Sebab, cara mempertebal keyakinan tersebut dilakukan dengan menanamkan keyakinan terhadap norma sosial yang baik guna keberlangsungan tatanan masyarakat. Caranya dilakukan melalui lembaga pendidikan dan keluarga, sugesti sosial, dan menonjolkan kelebihan norma-norma yang dimaksud dibandingkan norma-norma lainnya.

Oleh sebab itu, peran pemerintah membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai dan norma melalui lembaga pendidikan, yakni sekolah. Dengan demikian, jawaban yang tepat untuk soal tersebut adalah pilihan jawaban nomor 4.

Jawaban: D

Contoh Soal Pengendalian Sosial Nomor 2

Pembahasan:

Sama seperti soal sebelumnya, pertanyaan pada soal ini menyangkut submateri fungsi pengendalian sosial. Berdasarkan penjabaran pada pembahasan contoh soal nomor 1, diketahui bahwa setiap fungsi pengendalian sosial itu mengerucut kepada terwujudnya kehidupan teratur.

Sebab, pengendalian sosial merupakan upaya untuk mengembalikan keadaan yang kacau kembali selaras dan tenang sesuai dengan ketentuan norma dan nilai sosial yang berlaku. Kata kuncinya ialah dari kondisi yang kacau kembali teratur.

Dengan kata lain, diberlakukannya pengendalian sosial ialah untuk membuat keadaan sosial teratur dan selaras. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat untuk soal tersebut ialah kehidupan teratur atau pilihan jawaban nomor 2.

Jawaban: B

Contoh Soal Pengendalian Sosial Nomor 3

Pembahasan:

Soal tersebut berisikan contoh kasus dari pengendalian sosial yang dilakukan polisi. Untuk dapat menjawabnya, kamu harus paham dulu tujuan dari pengendalian sosial.

Secara umum, pengendalian sosial memiliki beberapa tujuan. Pertama, mengurangi tindak penyimpangan sosial. Kedua, mewujudkan ketenteraman dan keserasian dalam masyarakat. Tiga, membuat pelaku menyadari kesalahannya dan memperbaiki tingkah lakunya.

Empat, membuat pelaku penyimpangan dapat kembali mematuhi norma-norma yang berlaku. Dan, kelima, membuat masyarakat dapat mematuhi nilai dan norma sosial, baik dengan kesadaran sendiri maupun dengan paksaan.

Apa yang dilakukan polisi pada contoh kasus dalam soal ialah menegakkan hukum dan menciptakan keteraturan sosial. Dengan demikian, jawaban yang tepat untuk contoh soal tersebut adalah pilihan jawaban nomor 2.

Jawaban: B

Contoh Soal Pengendalian Sosial Nomor 4

Pembahasan:

Pertanyaan soal tersebut menyinggung submateri klasifikasi pengendalian sosial, yakni pengendalian sosial represif. Pengendalian sosial represif adalah  usaha yang dilakukan saat suatu pelanggaran terjadi yang ditujukan untuk memulihkan keadaan kepada situasi semula, seperti sebelum pelanggaran itu terjadi.

Pengendalian sosial secara represif dilakukan dengan cara menjatuhkan sanksi sesuai dengan besar kecilnya pelanggaran yang dilakukan. Artinya, pengendalian sosial represif itu baru diberlakukan setelah terjadi kekacauan atau adanya pelanggaran terhadap norma dan nilai sosial yang berlaku.

Dari beberapa poin pada soal, yang termasuk tindakan pengendalian sosial represif adalah poin nomor 1, 2, dan 3. Sebab, ketiga contoh tersebut ada indikasi terjadinya kekacauan dan baru ada penindakan pengendalian sosial. Dengan demikian, jawaban yang tepat untuk soal tersebut adalah pilihan jawaban nomor 4.

Jawaban: D

Contoh Soal Pengendalian Sosial Nomor 5

Pembahasan:

Pada soal tersebut juga menyinggung mengenai submateri klasifikasi pengendalian sosial. Secara umum, klasifikasi pengendalian sosial terbagi menjadi dua, yakni pengendalian sosial berdasarkan sifatnya dan caranya.

Pengendalian sosial berdasarkan sifatnya terdiri dari pengendalian sosial preventif, represif, dan kuratif/kurasif. Untuk pengendalian represif, pengertiannya sudah dibahas pada pembahasan soal sebelumnya.

Sedangkan, pengertian dari pengendalian sosial preventif adalah usaha yang dilakukan sebelum terjadi pelanggaran atau bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran. Pengendalian sosial preventif biasanya berupa nasehat, anjuran, dan larangan atau perintah.

Lalu, pengendalian sosial kuratif/kurasif adalah pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadi tindak penyimpangan sosial. Tindakan ini ditujukan untuk memberikan penyadaran kepada para pelaku penyimpangan agar dapat menyadari kesalahannya dan mau memperbaiki dan di kemudian hari tidak mengulanginya.

Untuk pengendalian sosial berdasarkan caranya, terbagi menjadi dua, yakni pengendalian sosial persuasif dan koersif. Pengendalian persuasif merupakan pengendalian sosial yang ditekankan pada usaha untuk mengajak atau membimbing. Orang yang melakukan pelanggaran diberikan bimbingan, pengertian, diajak berdialog tentang tindakan yang dilakukannya dan diajak untuk meninggalkan tindakan yang menyimpang tersebut. Cara persuasif ini akan berhasil apabila ada keterbukaan dari pelaku pelanggaran.

Lalu, pengendalian sosial koersif merupakan pengendalian sosial yang dilakukan dengan cara kekerasan atau paksaan. Cara ini sering dilakukan di dalam masyarakat yang keadaannya berubah-ubah. Namun, cara pengendalian koersif ini cukup berbahaya lantaran dapat menimbulkan respon negatif, baik secara langsung maupun tak langsung.

Nah, pengendalian koersif terbagi lagi jadi dua jenis, yakni kompulsi dan pervasi. Kompulsi atau paksaan merupakan keadaan yang sengaja diciptakan sehingga seseorang terpaksa menuruti atau mengubah sifatnya dan menghasilkan suatu kepatuhan yang sifatnya tidak langsung. Sedangkan, pervasi atau pengisian merupakan cara penanaman atau pengenalan norma secara berulang-ulang dengan harapan hal yang berulang-ulang ini akan masuk dalam kesadaran seseorang sehingga orang akan mengubah sikapnya sesuai dengan yang diinginkan.

Berdasarkan penjelasan tersebut, sudah jelas bukan jawabannya? Ya, jawaban untuk contoh soal tersebut adalah pilihan jawaban nomor 1 atau adaptif.

Jawaban: A


Itulah beberapa contoh soal materi pengendalian sosial beserta pembahasannya. Kalau kamu membutuhkan contoh soal lainnya untuk latihan mempersiapkan diri menghadapi SBMPTN 2018, kamu bisa mendapatkannya di Quipper Video.

Cukup mudah kok untuk bergabung dengan Quipper Video! Langsung klik di sini dan ikuti langkah-langkah pendaftarannya. Pastinya, belajar bersama Quipper Video akan membantumu menggapai impian untuk lulus SBMPTN 2018!

Simak Ulasan Materi Pengendalian Sosial Ini biar Kamu Jadi Jagoan Sosiologi!

Penulis: Muhammad Khairil