Ini Dia Bermacam-Macam Kiat Hadapi Soal HOTS Sosiologi!

Hai, Quipperian! Apa kabar semuanya? TIdak terasa ya kita sudah tiba pada bulan Desember, bulan terakhir di tahun 2018. Nah, mengingat tersisa sedikit waktu sebelum memasuki tahun 2019, persiapan menghadapi soal-soal ujian perlu ditingkatkan, nih. Maka dari itu, kali ini Quipper Blog akan berbagi ragam cara menghadapi soal-soal ujian Sosiologi. Soalnya juga bukan sembarang soal, tapi jenis-jenis soal yang membutuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Yes! Dalam artikel ini akan dibahas soal HOTS Sosiologi.

Hal pertama yang perlu dipahami ketika kita akan menghadapi soal HOTS Sosiologi adalah memahami struktur jawaban dan kemungkinan nilai yang didapat. Secara kasar, terdapat dua jenis jawaban dengan persentase nilai dipukul rata 50:50. Ada jawaban permukaan dan jawaban pengembangan.

Jawaban permukaan adalah jawaban yang hanya menjelaskan atau mendefinisikan objek pertanyaan, sementara jawaban pengembangan adalah ketika jawaban permukaan dijelaskan lebih luas atau mendalam. Penjelasan lebih lanjut dapat mengacu kepada teks umpan, contoh kasus nyata, atau teori-teori sosiologi. Nah, terkait sifatnya berarti dapat langsung dipahami kalau Quipperian hendak mendapatkan nilai penuh untuk setiap pertanyaan maka jawablah setiap soal dengan pengembangan yang luas atau mendalam.

Mengingat adanya dua jenis jawaban ini, maka penting untuk kamu ingat saat akan mengerjakan soal Sosiologi adalah kerjakan dahulu soal-soal yang memberikan teks umpan. Hal ini karena pengembangan jawaban dapat ditemukan di dalam teks umpan dan secara psikis membaca teks umpan menyiapkan daya pikirmu sebelum menghadapi soal-soal terbuka tanpa teks umpan yang memerlukan penalaran.

Menjawab Pertanyaan Berumpan

Quipperian, kita lihat dulu yuk, contoh soal dengan teks umpan:

Dalam banyak masyarakat industri modern diterima bahwa masa kanak-kanak adalah waktu yang khusus, karena banyak pengalaman dan hak-hak seorang anak akan berbeda dari orang dewasa. Anak-anak dianggap secara psikologis dan fisik belum matang dan belum siap untuk mengendalikan kehidupan mereka sendiri. Dengan demikian, diperkirakan bahwa mereka membutuhkan periode waktu ketika mereka dilindungi, dipelihara, dan disosialisasikan sebelum mereka memasuki masyarakat dewasa.

Namun, masa kanak-kanak mungkin telah dilihat berbeda di masa lalu. Ide anak-anak yang memiliki status terlindungi yang merupakan fase kehidupan yang jelas dan terpisah relatif baru. Masa kanak-kanak bukan merupakan konsep yang tetap tetapi dapat berubah. Ini berarti harapan sosial masa kanak-kanak tidak universal.

  1. Apa yang dimaksud dengan istilah masa kanak-kanak?
  2. Jelaskan dua hak anak dalam masyarakat industri modern?

Jawaban permukaan untuk pertanyaan (1) adalah yang menjelaskan harfiah masa kanak-kanak. Contohnya adalah manusia berusia muda / waktu sebelum masa remaja (atau dewasa) tahap utama dalam kehidupan. Untuk mendapatkan nilai penuh, kaitkan makna harfiah masa kanak-kanak dengan bingkai pandangan sosiologis, seperti ‘periode yang ditentukan secara sosial ketika seseorang dipandang muda’ ATAU ‘periode waktu yang bervariasi antara masyarakat ketika individu belum diperlakukan sebagai orang dewasa’.

Waspada! Jangan menjawab soal-soal definitif dengan contoh-contoh deskriptif. Contoh jawaban deskriptif untuk pertanyaan (1) adalah murid sekolah dasar ATAU anak balita atau batita. Yang diminta oleh soal adalah definisi luas dan umum, bukan contoh-contoh deskriptif yang khusus.

Berlanjut ke pertanyaan (2). Jawaban permukaan dengan nilai setengah untuk pertanyaan jenis ini adalah jawaban yang sekadar menyebutkan contoh deskriptif hak anak atau contoh peraturan terkait hak anak misal. Misal: Hak dilindungi dari kekerasan atau Konvensi HAM PBB. Untuk mendapatkan nilai penuh, berikan penjelasan lanjutan dari contoh yang sudah diberikan sebelumnya. Misal untuk jawaban Hak dilindungi dari kekerasan dapat dikembangkan dengan  Kekerasan di sini mencakup kekerasan fisik/korporal dan kekerasan psikis dalam bentuk ujaran dan gestur mengancam atau menakuti.

Jadi berbeda dari pertanyaan (1), pertanyaan (2) perlu dijawab lebih dahulu dengan contoh khusus untuk kemudian contoh tersebut dijelaskan atau didefinisikan secara luas atau mendalam.

Soal Kajian Terbuka

  1. Jelaskan dan kaji pandangan bahwa kehidupan keluarga mungkin menurun dalam masyarakat industri modern.

Untuk mencapai nilai penuh dalam menjawab soal kajian terbuka maka kamu perlu setidaknya menghafal satu teori Sosiologi. Nah, ketika menjawab soal yang tidak memiliki teks umpan seperti di atas maka langkah-langkahnya adalah:

  1. Jelaskan makna umum dari objek pertanyaan. Dalam contoh soal (1) objek pertanyaan adalah kehidupan keluarga dan masyarakat industri modern.
  2. Perhatikan pertanyaan soal, apakah kedua objek tersebut saling mendukung atau saling bertentangan. Bila saling mendukung maka selanjutnya jelaskan aspek-aspek dari tiap objek pertanyaan yang saling mendukung keberadaan satu sama lain dan juga sebaliknya apabila pertanyaan membingkai kedua objek sebagai saling bertentangan maka jelaskan aspek-aspek dari tiap objek pertanyaan yang saling bertentangan.
  3. Berikan contoh kasus terkait keterkaitan atau pertentangan antara kedua objek pertanyaan.
  4. Kaitkan jawaban kajian dengan satu teori Sosiologi.
  5. Beri kesimpulan akhir atau penutup terhadap kajianmu.

Nah, karena tingkatnya lebih sulit daripada soal dengan teks umpan, maka soal-soal kajian terbuka juga memiliki rubrikasi penilaian yang lebih rumit. Nilai terkecil akan didapatkan ketika kamu tidak mampu melengkapi jawaban dengan contoh kasus dan teori Sosiologi. Nilai maksimal akan diraih jika kamu mampu menyodorkan dua, atau bahkan tiga contoh kasus dan teori Sosiologi di dalam jawaban dan bahkan melakukan perbandingan di antaranya.

So, gimana Quipperian? Mudah-mudahan tips menghadapi soal HOTS Sosiologi di atas cukup membantu kamu, ya. Jangan lupa tingkatkan belajar kalian bersama Quipper Video karena nanti Quipper Video pun punya program tryout SBMPTN 2019 yang pastinya akan sangat membantu kamu biar lancar HOTS. Semangat, ya!

Penulis: Jan Wiguna

Cek Contoh Soal Sejarah Mengandung HOTS Ini dan Pembahasan Materinya!



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang