5 Olahraga Ringan yang Bisa Bikin Kamu Semangat Terus Saat Belajar untuk UAS

Ujian Akhir Sekolah (UAS) seringkali menjadi beban buat pelajar, baik secara emosional atau mental. Apakah Quipperian termasuk salah satunya?

Kalau udah jadi beban begitu, persiapan UAS jadi susah, lho, belajar jadi nggak fokus! Tapi tenang aja Quipperian, karena olahraga ringan sebelum belajar untuk UAS bisa bikin kamu tetap semangat, lho. Ini dia daftar olahraganya:

  1. Aerobik

Ketika menuju UAS, biasanya stres meningkat. Kalau sudah begini, belajar pun sulit. Coba, deh, aerobik dulu sebelum belajar. Studi yang dipublikasi dalam Journal of Physical Therapy Science menyebutkan, latihan aerobik dapat menurunkan level hormon stres alami tubuh, seperti adrenalin dan cortisol.

Latihan itu bisa termasuk dari latihan dengan interval dan intensitas tinggi, seperti olahraga tujuh menit yang sempat tren beberapa waktu lalu, hingga gerakan yoga dinamis yang diselingi latihan kekuatan seperti plank dan push-up.

Selain itu, sebuah studi pada penderita depresi berat menunjukkan bahwa berjalan di treadmill selama 10 hari berturut-turut dengan masing-masing sesi senggaknya 30 menit cukup untuk menghasilkan penurunan depresi secara klinis dan relevan secara statistik.

  1. Lari

Lari hingga kini adalah olahraga yang digilai masyarakat. Selain bagus untuk membuat perut lebih langsing, riset lainnya membuktikan lari bagus untuk memelihara kecerdasan.

Menurut studi yang diterbitkan di jurnal ilmiah Cell Metabolism, lari juga membuat otak berfungsi dan menyimpan informasi lebih baik. Pada dasarnya, ketika kita lari, otot-otot berkontraksi dan memompa sekumpulan zat yang di antaranya terdiri dari protein ke aliran darah. Beberapa protein ini akhirnya juga mengalir ke otak.

Satu protein khusus yang disebut cathepsin B dipompa keluar dan beredar ke seluruh tubuh ketika kita lari. Zat ini disebut sejenis protein superhero, karena nggak hanya membantu otot-otot untuk memulihkan diri, tetapi juga mempercepat memori serta pembelajaran di otak. Menurut para periset, semakin kita berlatih lari dengan serius, semakin banyak cathepsin B yang dihasilkan!

  1. Tai Chi

Tai Chi adalah seni bela diri China yang mengkombinasikan serangkaian gerakan yang anggun dan mengalir untuk menciptakan meditasi gerak. Olahraga ini dilakukan perlahan dan lembut dengan tingkat fokus yang tinggi dan perhatian khusus yang diberikan untuk bernapas dalam-dalam.

Saat melakukan Tai-Chi, kamu akan fokus pada pikiran dan menjadi lebih santaisekaligus melepaskan stress di pikiran. Nggak usah takut merasa nggak mampu melakukan olahraga ini, karena peserta tai chi memiliki tingkat kecepatan sendiri-sendiri sehingga dapat dilaukan oleh beragam orang tanpa memandang tingkat usia atau tingkat kebugaran.

  1.  Berjalan

Kebanyakan Belajar Imbangi Dengan Olahraga Supaya Tetap Fit!

Mungkin kedengarannya nggak signifikan, tapi berjalan-jalan santai bisa menjadi “obat” yang ampuh, lho. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berjalan selama seenggaknya 30 menit meski dalam kecepatan sedang dapat memberi manfaat bagi otak dan tubuh.

Satu studi baru-baru ini menemukan bahwa berjalan selama 30 menit empat hari dalam sepekan selama 12 pekan memperkuat konektivitas di wilayah otak, dimana koneksi yang lemah dikaitkan dengan kehilangan ingatan.

Kalau kamu tipikal orang yang nggak berolahraga secara teratur, peneliti kesehatan Harvard merekomendasikan memulai rutinitas berjalan selama 10-15 menit dan perlahan ditingkatkan hingga 30 atau 60 menit.

  1. Bermain Catur

5 Olahraga Ringan yang Bisa Bikin Kamu Semangat Terus Saat Belajar untuk UAS

Pastinya sudah pada tahu, dong, kalau catur memang butuh otak yang cemerlang? Ya, olahraga catur memang menuntut seorang untuk fokus. Setiap langkah harus dipikirkan dengan matang. Sekali saja salah akan membuat semuanya berantakan, apalagi jika musuh sudah mulai menyerang dan mengacak-acak pola permainan!

Menciptakan strategi dan taktik dalam permainan catur bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan konsentrasi yang sangat mendalam. Bahkan nggak sedikit pecatur yang benar-benar berkonsentrasi dalam permainan hingga nggak menghiraukan kondisi di luar dirinya. Hal ini bagus untuk melatih daya konsentrasi kita, fokus untuk menciptakan jalan keluar dan menyelesaikan tugas adalah hal yang dibutuhkan oleh setiap orang saat ujian.

Penulis: Kiram



Yuk, mulai siap-siap PTS! Kode promo: CERMAT Mulai belajar