6 Kumpulan Puisi yang Bisa Meluluhkan Hati Gebetan Kamu

6 Kumpulan Puisi yang Bisa Meluluhkan Hati Gebetan Kamu

Masa-masa sekolah adalah masa terbaik. Banyak momen, perasaan dan hal-hal yang belum tentu bisa terulang kembali di kemudian hari. Begitupula dengan perasaan jatuh cinta dan dalam mengagumi lawan jenis. Tenang, banyak cara untuk meluluhkan hati si dia, salah satunya adalah melalui puisi *azek. Kesannya emang oldschool, tapi kumpulan puisi terbaik ini adalah salah satu sumber inspirasi yang lumayan ampuh untuk membuat si dia nggak bisa bilang ‘engga’ sama kamu.

Puisi-puisi indah yang pernah kamu dengar adalah buah mahakarya para sastrawan besar, romantis lagi maknawi.  Meskipun terkadang kita tidak tahu arti sebenarnya sesuai maksud intuisi sang pengarang, namun kata-kata puitis itu mampu dinikmati karena begitu indah.

Daftar dan Coba Gratis dengan Kode Promo PTNKUY Diskon 10%, Lho!

Nah, coba deh kamu inget-inget lagi, siapa saja sih sastrawan Tanah Air yang nyangkut banget di kepala kamu?

Berikut ini adalah 6 kumpulan puisi yang bisa melelehkan hati si dia:

1. Aku Ingin (Sapardi Djoko Damono)

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada.

2. Puisi (Korrie Layun Rampan)

Jalan ini berdebu, kekasih
Terbentang di padang rasa
Enam belas matahari memanah dari enam belas ufuk
Siang pun garang sepanjang kulminasi

Bahak malam mengikut pelan langkah tertatih
Ketipak bulan putih
Di taman kekasih

Pengantinku
Antara kerikil dan pasir merah
Tersembunyi jejak-jejak yang singgah

3. Kesadaran (Armijn Pane)

Pada kepalaku sudah direka,
Mahkota bunga kekal belaka,
Aku sudah jadi merdeka,
Sudah mendapat bahagia baka.

Aku melayang kelangit bintang,
Dengan mata yang bercaya-caya,
Punah sudah apa melintang,
Apa yang dulu mengikat saya.

Mari kekasih, jangan ragu
Mencari jalan; aku mendahului,
Adinda kini
Mari, kekasih, turut daku
Terbang kesana, dengan melalui,
Hati sendiri

4. Taman Dunia (Asrul Sani)

Kau masukkan aku ke dalam taman- dunia, kekasihku !
kaupimpin jariku, kautunjukkan bunga tertawa, kuntum tersenyum.
kau tundukkan huluku tegak, mencium wangi tersembunyi sepi.
Kau gemalaikan di pipiku rindu daun beldu melunak lemah.

Tercengang aku takjub, terdiam.
berbisik engkau:
“Taman swarga, taman swarga mutiara rupa”.
Engkaupun lenyap.
Termanggu aku gilakan rupa.

5. Cintaku Jauh di Pulau (Chairil Anwar)

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

6. Tapi (Sutardji Calzoum Bachri)

aku bawakan bunga padamu
tapi kau bilang masih
aku bawakan resahku padamu
tapi kau bilang hanya
aku bawakan darahku padamu
tapi kau bilang cuma
aku bawakan mimpiku padamu
tapi kau bilang meski
aku bawakan dukaku padamu
tapi kau bilang tapi
aku bawakan mayatku padamu
tapi kau bilang hampir
aku bawakan arwahku padamu
tapi kau bilang kalau
tanpa apa aku datang padamu
wah !

Gimana Quiperrian, dari kumpulan puisi di atas, udah kepikiran untuk bikin si dia klepek-klepek pake puisi? Eits, sebelum kasih si dia puisi, gimana kalau kamu coba tulis puisi kamu dulu di bagian komen di bawah ini?

Stay smart and cool yah Quipperian! Jangan lupa follow Instagram Quipper di http://www.instagram.com/quipper_id atau di @Quipper_ID biar kamu makin update! 

Penulis: Habsi Mahardicha



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang