Ini Alasan Kenapa dan Bagaimana Merayakan Hari Guru Sedunia!

Hai teman-teman Quipperian? Apa kabar semuanya? Di bulan Oktober ini tanpa terasa kita sudah memasuki empat bulan semester pertama. Lama-lama tak terasa nanti tahu-tahu sudah mau tahun baru dan menuju tahun ajaran baru, deh. Eits, tapi enggak usah berpikiran jauh dulu karena bulan ini kita punya perayaan spesial, yakni Hari Guru Sedunia. Wah, hari apa nih?

Nah, edisi kali ini Quipper Blog akan mengajak Quipperian untuk sejenak berkenalan dan mengetahui seluk beluk hari penting yang satu ini. Lebih jauh lagi melalui tulisan edisi ini kita akan melihat bersama ragam tips praktis bagaimana kita dapat merayakan hari penting ini di sekolah.

Tentu saja di hari yang penting bagi generasi muda ini, kita sebagai generasi zaman now perlu berpartisipasi aktif turut merayakan sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada guru-guru kita. So, simak di bawah ini yuk kenapa dan bagaimana merayakan momen spesial ini!

Sejarah dan Asal Mula Hari Guru Sedunia

UNESCO meresmikan hari penting pada tahun 1994 untuk memusatkan perhatian pada kontribusi dan pencapaian para guru, serta menyoroti kekhawatiran dan prioritas guru mengenai pendidikan.

Tanggal 5 Oktober dipilih sebagai tanggal untuk merayakan guru secara internasional karena pada tanggal itu di tahun 1966 sebuah konferensi antar pemerintah khusus mengadopsi rekomendasi UNESCO mengenai Status Guru.

Untuk pertama kalinya, rekomendasi ini memberi para guru di seluruh dunia instrumen yang mendefinisikan tanggung jawab mereka dan menegaskan hak-hak mereka. Dalam mengadopsi rekomendasi ini, pemerintah dengan suara bulat mengakui pentingnya bagi masyarakat untuk memiliki guru yang kompeten, berkualitas, dan termotivasi.

Hari Guru Sedunia tahun 2018 akan menandai dirgahayu 70 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (1948) yang mengakui pendidikan sebagai hak asasi, menetapkan hak atas pendidikan wajib gratis, memastikan akses terhadap pendidikan yang inklusif dan merata untuk semua anak.

Tema tahun ini, “Hak atas pendidikan berarti hak untuk guru yang berkualitas,” telah dipilih untuk mengingatkan komunitas global bahwa hak atas pendidikan tidak dapat dicapai tanpa hak untuk guru yang terlatih dan berkualitas. Bahkan saat ini, tantangan berkelanjutan di seluruh dunia adalah kekurangan guru.

Diperkirakan ada 264 juta anak dan remaja yang masih putus sekolah secara global. Untuk mencapai tahun 2030 tujuan pendidikan dasar dan menengah universal, dunia perlu merekrut hampir 69 juta guru baru.

‘Kesenjangan guru’ ini lebih jelas di antara populasi rentan, seperti anak perempuan, anak-anak cacat, pengungsi dan anak-anak migran, atau anak-anak miskin yang tinggal di daerah pedesaan atau terpencil.

Tips-tips Praktik Perayaan

Nah, menyambut Hari Guru Sedunia, berikut ragam aktivitas yang dapat kita lakukan bersama untuk menghargai pahlawan-pahlawan pendidikan kita.

1. Di Komunitas Sekitar

  • Pasang iklan, spanduk, ucapan selamat Hari Guru di tempat-tempat strategis.
  • Tawarkan diskon khusus terkait Hari Guru. Misal diskon untuk guru dan keluarganya.
  • Adakan perhelatan atau perayaan khusus yang melibatkan lembaga pemerintahan sekitar. Bisa di tingkat RT/RW atau jika memungkinkan lebih tinggi di Kelurahan atau Kecamatan.
  • Atau juga bisa hajatan kagetan, sekadar “ngopi pagi bareng Hari Guru”, atau “Malam syukuran Hari Guru.

2. Di Sekolah

  • Gantungkan tanda di masing-masing pintu kelas yang memberi hormat, dengan nama, guru di dalamnya. Bisa kartu, foto, poster, atau spanduk.
  • Berikan kado kecil, permen, apel, atau hadiah makanan kepada guru lainnya dengan catatan yang sesuai (misal kue keberuntungan dengan catatan tentang betapa beruntungnya sekolah memiliki guru seperti ibu/bapak).
  • Sediakan karangan bunga dan bunga balon untuk setiap ruang guru atau bagi setiap guru.

Nah, bagaimana Quipperian? Ternyata cukup dalam sejarah dan latar belakang perayaan Hari Guru Sedunia, ya. Mudah-mudahan masukan ide dari Quipper Blog di atas cukup menginspirasi kalian, ya. Mari, kita hargai dan syukuri usaha pahlawan-pahlawan pendidikan kita dengan meramaikan hari ini, yuk. Jangan lupa juga kunjungi Instagram Quipper Video biar kamu terus update. Semangat!

Sumber:

Penulis: Jan Wiguna



Yuk, mulai siap-siap PTS! Kode promo: CERMAT Mulai belajar