Alat Musik Di Sekitar Kita: Alat Musik Senar

Ola Quipperian, bertemu lagi dengan Quipper Video Blog. Masih di seri 3MK atau MusikMu Musik Kita. Di seri sebelumnya kita sudah membahas habis jenis alat musik perkusif. Dua kategori besar alat musik perkusif, dan jenis-jenis yang lebih spesifik. Kali ini Quipper Video Blog akan mengajak sobat-sobat Quipperian melanjutkan penjelajahan alat musik kita ke alat musik senar atau kordofon. Sudah tidak sabar ya?! Ayo kita mulai!

Perkenalan Terhadap Alat Musik Senar

Bhinneka Tunggal Ika, walau banyak jenis instrumen/alat musik senar, atau kordofon, namun mereka berbagi karakteristik tunggal. Suara mereka dihasilkan ketika material yang begitu tipis- biasanya kawat, plastik, sutra, atau usus binatang – dibuat bergetar karena digesek dengan busur, dipetik dengan jari atau plectrum (pick), atau dihentak dengan benda yang lebih keras.

Di negara-negara Barat bahan yang disukai untuk senar adalah usus binatang, kawat, atau plastik. Usus binatang digunakan pada zaman purba oleh orang Mesir, Yunani, dan Romawi. Instrumen Asia pada umumnya dibuat dengan sutra. Kawat tidak digunakan sampai abad ke-14, saat kerajinan menggambar kawat ditemukan. Penemuan ini juga menyebabkan penemuan instrumen keyboard dengan senar – seperti clavichord, harpsichord, dan piano (atau pianoforte). Sejak saat itu usus, kawat, dan plastik telah digunakan, dengan hanya senar kawat yang digunakan pada instrumen seperti piano. Secara umum, instrumen modern dari semua budaya menggunakan senar kawat, plastik, atau kombinasi dari kedua bahan. Tali biola usus yang dilapisi dengan logam, juga terkadang masih digunakan.

Kecapi

Banyak instrumen yang diklasifikasikan sebagai kecapi tersebar di seluruh dunia. Anatomi dasar semua kecapi adalah ruang suara tertutup (resonator) dan leher. Senar diregangkan sepanjang leher dan melewati semua atau sebagian ruang suara. Untuk menghasilkan nada yang berbeda pada instrumen, musisi menekan senar pada titik sepanjang leher, sehingga memperpendek senar. Saat dimainkan, senar kecapi bisa dipetik dengan jari (plectrum) atau digesek.

Instrumen Barat yang dikategorikan sebagai kecapi termasuk kecapi dan keluarga biol -gitar, mandolin, banjo-. Keluarga biol akhirnya digantikan oleh keluarga instrumen yang lebih ekspresif, biolin. Biolin, biola, violoncello (atau cello), dan kontra bass-muncul di Eropa pada awal abad ke-16 dan pada pertengahan abad ke-16 ditemukan dalam lukisan-lukisan periode itu. Dibandingkan dengan instrumen biol, keluarga biolin menawarkan suara yang lebih lantang dan lebih kuat, dengan senar yang lebih berat dan tegang, leher yang lebih besar, dan badan kayu lebih tebal. Seperti biol, biolin hampir selalu dimainkan dengan busur.

Sitar

Dalam semua instrumen yang digolongkan sebagai sitar, senarnya terbentang sejajar dan sama panjangnya dengan bingkai alat musik. Tubuh instrumen juga bisa berfungsi sebagai ruang suara. Salah satu jenis sitar terbentuk dari palung di mana senar diregangkan.

Beberapa sitar memiliki papan bingkai dengan ruang suara terlampir. Dikenal sebagai kotak sitar, jenis ini termasuk psalteries dan dulcimers. Sitar modern, juga dikenal sebagai sitar Eropa atau Alpine, terdiri dari kotak datar yang memiliki lima senar melodi dan banyak senar terbuka lainnya yang tersebar di papan suara. Senar melodi terletak di atas papan permainan yang dibuat terentang. Pemusik membunyikan nada pada dengan menekan senar melodi menggunakan tangan kiri sementara tangan kanan memetiknya. Tangan kanan juga memetikkan senar terbuka, yang berfungsi sebagai harmoni pengiring.

Lira

Konstruksi Lira terdiri dari ruang suara yang dari dalamnya menjulur dua lengan. Kedua lengan tersebut disatukan pada bagian ujung oleh sebuah papan. Senar direntangkan dari di bagian bawah hingga papan tersebut. Berdasarkan bentuknya lira dapat berbentuk kotak atau bulat.

Peradaban Yunani kuno memiliki dua jenis Lira – gitar (atau cithara, dalam bahasa Yunani) dan lira. Gitar Yunanai memiliki rongga suara yang terbuat dari kayu, yang dilapisi dengan potongan bahan lain seperti logam atau tanduk untuk meningkatkan volume instrumen. Kedua lengan gitar juga berlubang, yang meningkatkan resonansi instrumen, dan senarnya terbuat dari usus binatang. Pada zaman tersebut gitar adalah instrumen untuk musisi profesional, dan mereka sudah mengenal kompetisi untuk menentukan pemain gitar terbaik

Sementara itu rongga suara lira terbuat dari cangkang penyu, yang ditutupi papan suara kayu. Lengan melengkung terjulur dari ruang suara dan dipersatukan oleh sebuah papan yang juga menahan senarnya. Meski digantung seperti gitar, suara lira lebih dalam dan syahu. Berbeda dengan gitar, pada masa tersebut lira lebih diasosikan dengan musisi amatir, pemabuk, dan lagu-lagu melankoli.

Harpa

Semua harpa memiliki senar panjang yang tidak sama dan masing-masing senar membunyikan nada spesifiknya saat dipetik. Senar itu membentang di ujung bingkai yang terletak pada bidang yang sama seperti senar. Versi modern harpa kuno masih digunakan.

Baik dalam bingkai atau rongga tertutup, harpa memiliki bentuk yang agak segitiga. Harpa memiliki pilar depan yang mendukung kedua lengan tempat kedua senar diregangkan. Dalam harpa berbentuk bingkai, papan penyatu di sisi dekat pemain adalah ruang rongga yang memproyeksikan suara instrumen. Harpa konser modern serta semua tipe tradisional Skotlandia dan Irlandia adalah harpa bingkai. Harpa konser menggabungkan ciri-ciri dasar harpa kuno – suaranya dan bentuknya yang umum – dengan mekanisme canggih yang memungkinkan instrumen mencapai rangkaian tangga nada kromatik yang lengkap. Mekanisme ini diaktifkan oleh pedal. Saat pedal ditekan, mereka memperketat senar yang dipetik dan dengan demikian mengubah nada mereka. Dengan menggunakan mekanisme ini (dikenal sebagai double action pedal), sebuah senar mampu menghasilkan tiga nada berbeda.

Wah, makin luas ya pengetahuan kita akan keluarga alat musik. Gitar dari keluarga apa, biolin dari keluarga apa. Dengan pengetahuan ini semoga kita bisa meluaskan penjelajahan bunyi dengan instrument apa saja ya, teman-teman Quipperian. Semoga juga bisa lebih memahami alat musik senar dengan seksama ya! Sampai jumpa di edisi berikutnya.

Sumber:

  1. http://school.ebonline.com/levels/high/article/stringed-instruments/277931
  2. https://www.britannica.com/art/chordophon
  3. https://study.com/academy/lesson/chordophone-instruments-definition-examples.html

Penulis: Jan Wiguna