Home » Tips & Trick » Belajar Kelompok untuk Nilai Pelajaran yang Lebih Baik!

Belajar Kelompok untuk Nilai Pelajaran yang Lebih Baik!

Belajar Kelompok untuk Nilai Pelajaran yang Lebih Baik
Quipperian pasti pernah merasakan kerja kelompok tapi hanya kamu saja yang mengerjakannya. Sisa anggota kelompokmu tidak melakukan apa-apa dan hanya menumpang menuliskan namanya pada makalah atau presentasi tugas kelompok.

Hal itu sungguh tidak mengenakkan dan cenderung mengesalkan. Kamu pasti merasa tidak adil dan hanya memberatkan kamu saja. Untuk itu, Quipper akan berbagi beberapa tips agar kerja kelompok kamu dapat berjalan dengan baik.

Berdiskusi dan Menyamakan Persepsi

Sebuah kelompok pastinya berisi individu-individu dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang bertipe malas, pemilih, bossy, tukang terlambat, dan lain sebagainya. Agar kerja kelompok kamu tidak terganggu dengan karakter pribadi teman-teman kelompok kamu, ada baiknya pertemuan pertama kerja kelompok diawali dengan diskusi.

Dalam diskusi awal itu, ada beberapa hal yang dibahas. Pertama ialah masalah tugas yang diberikan kepada kelompok kamu. Tujuan membahas tugas itu agar kamu dan teman-teman kelompokmu memiliki persepsi yang sama perihal tugas yang diberikan. Dengan begitu, cara pandang kalian perihal tugas yang diberikan akan sama sehingga saat pengerjaannya nanti akan sesuai dengan tujuan kelompok kamu.

Kedua, diskusikanlah masalah persiapan bahan untuk tugas. Saat mengerjakan tugas kelompok, tiap individu memiliki cara pengerjaan berbeda-beda dengan sumber rujukan yang pastinya tak sama.

Agar isi tugas kamu tidak saling bertolak belakang di dalam anggota kelompok, kamu harus mendiskusikan bahan dan referensi masing-masing sehingga nantinya tugas yang dibuat akan nyambung.

Tujuan lain dari berdiskusi ialah sebagai ranah kalian saling mengenal karakter masing-masing. Usahakan, dalam diskusi itu jangan sampai saling bawa perasaan (baper). Karena, dalam berdiskusi dapat berpotensi terjadinya perdebatan antara dua atau tiga orang di dalam kelompok.

Hal itu lumrah terjadi dalam sebuah kelompok. Dengan berhasil melewati konflik kecil itu, kelompok kalian akan lebih solid dari sebelumnya.

Lakukan Pembagian Tugas Secara Ideal

Setelah kelompok kamu selesai berdiskusi, maka hal yang harus dilakukan ialah melakukan pembagian tugas. Saat melakukan hal itu, kamu harus ingat, tiap orang memiliki kapabilitas berbeda-beda dan tingkat semangat yang berbeda-beda.

Untuk itu, pembagian tugas yang kamu lakukan harus secara ideal. Maksudnya, kamu jangan terlalu membebani anggota kelompokmu dengan tugas yang dia tidak mampu kerjakan.

Misalnya, dalam kelompok kamu ada anak yang kurang mampu melakukan kalkulasi maka jangan bebani dia dengan tanggung jawab kalkulasi. Beri dia tugas lain yang beban tugasnya sebanding dengan beban tugas kalkulasi. Dengan begitu, tiap anggota kamu akan memiliki tugas masing-masing sesuai dengan kemampuan mereka.

Selain itu, bila kamu sebagai ketua kelompok, kamu jangan pernah hanya mengambil tugas yang ringan atau mudah saja. Karena, itu akan membuat anggota kelompok kamu kehilangan kepercayaan padamu dan tidak akan mendengarkan arahanmu agar tugas kelompok selesai dengan baik.

Sebagai ketua, kamu harus bisa memposisikan diri untuk berani mengambil bagian tugas yang bebannya sama dengan anggota kelompok lainnya. Dengan begitu, anggota kelompok kamu akan melihat bahwa pembagian tugas tidak menguntungkan kamu selaku ketua dan mereka akan dengan kompak bekerjasama di bawah kepemimpinan kamu.

shutterstock_41035402_799x533

Buat Timeline Pengerjaan

Kamu dan teman-teman kelompok kamu harus membuat timeline pengerjaan tugas kelompok. Diperlukannya timeline ini agar tugas kelompok kamu dapat selesai tepat waktu. Timeline ini juga akan menjadi rujukan kamu dan teman-teman kamu sudah sampai mana tugas kelompok yang dikerjakan.

Adanya timeline tersebut, kamu dan teman kelompokmu bisa mengukur waktu kapan tugas masing-masing dalam kelompok harus diselesaikan. Dengan begitu, masing-masing dari kalian tidak akan saling tunggu menunggu pengumpulan tugas untuk dijadikan satu untuk dikumpulkan nantinya.

Selain itu, timeline itu akan membantu kalian untuk lebih disiplin soal waktu. Jadi, kalian akan mampu mengukur kemampuan diri dalam menyelesaikan tanggung jawab masing-masing terhadap kelompok kalian.

Lalu, keberadaan timeline dapat membantu kalian membuat rencana cadangan apabila terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan, misalnya teman kalian sakit sehingga tak dapat menyelesaikan bagiannya. Dengan begitu, kalian akan mampu memperhitungkan lamanya waktu untuk mengeksekusi rencana cadangan sehingga tugas kelompok kalian tetap dapat selesai tepat waktu.

Lakukan Pertemuan Rutin

Untuk dapat selesai dengan sempurna tentunya tugas kelompok perlu dibahas bersama-sama proses pengerjaannya. Untuk itu, kamu dan teman-teman kelompokmu wajib mengatur jadwal pertemuan rutin untuk membahas tugas kelompok.

Kamu dan teman-teman kelompokmu harus menentukan waktu pertemuan rutin di tiap minggunya. Penetapannya bergantung atas keluangan waktu masing-masing di antara kalian. Setelah ditetapkan waktu dan tempatnya, kamu harus membuat komitmen bersama teman-temanmu untuk selalu menghadiri pertemuan itu kecuali ada keperluan keluarga atau hal sangat penting lainnya.

Pertemuan rutin ini bertujuan untuk saling memeriksa tanggung jawab masing-masing dan sejauh mana progress pengerjaan tugas kelompok. Bila kamu atau teman kamu ada kendala, lebih baik dibahas pada pertemuan rutin tersebut. Pertemuan itu bisa sangat membantu kamu bila sedang mengalami kendala menyelesaikan tugas bagianmu. Karena, kamu bisa bertukar pikiran dengan teman sekelompokmu dan menemukan solusinya bersama.

Pertemuan rutin ini juga berfungsi untuk memberikan semangat kepada anggota tim yang malas. Karena adanya pertemuan rutin, maka teman kamu yang malas itu mau tidak mau akan terpacu menyelesaikan tugasnya.

Agar teman kamu yang malas mau datang ke pertemuan rutin, kamu perlu mengingatkannya secara bergantiang dengan anggota yang lain. Hal itu bertujuan untuk membuatnya berpikir bahwa dia bagian dari tim sehingga dia merasa dihargai. Dengan begitu, dia akan otomatis selalu datang ke pertemuan rutin.

shutterstock_311823980_799x533

Selalu Berkomunikasi Dengan Anggota Kelompok

Hal yang tak kalah penting dalam pengerjaan tugas kelompok ialah komunikasi. Kamu dan teman-teman kelompokmu perlu menjalin komunikasi secara efektif. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya kesalahan selama pengerjaan tugas kelompok bisa terminimalisir.

Agar komunikasi kalian bagus maka diperlukan jaringan komunikasi (jarkom) yang konsisten. Untuk era modern saat ini, kalian bisa memanfaatkan pembuatan grup di aplikasi messenger yang ada saat ini, seperti Whats App, BBM, ataupun Line.

Selain untuk meminimalisir kesalahan pada pengerjaan tugas, komunikasi yang efektif diperlukan untuk meminimalisir terjadinya gesekan antar anggota. Dengan begitu, kesolidan kelompok dapat terjaga dengan baik tanpa ada permasalahan yang mengganggu.

Komunikasi yang efektif juga diperlukan untuk meng-update perkembangan informasi berkaitan dengan tugas kelompok. Misalnya, bila kamu mendengar deadline pengumpulan tugas kelompok diundur, maka kamu bisa langsung mengabarinya di grup kelompok kamu. Tentunya, komunikasi yang baik itu akan membuahkan kerja sama yang baik pula.

Semoga tips-tips itu dapat berguna buat kamu ketika bekerja dalam kelompok. Ada hal terpenting yang harus kamu ingat saat bekerja secara kelompok, yakni komitmen. Tanpa adanya komitmen yang kuat, kelompok kalian tidak akan mampu bekerja secara baik. Untuk membangun komitmen yang kuat, kamu dan teman-teman kelompokmu harus saling bekerjasama satu dengan lainnya.

Pnulis: Muhammad Khairil

Lainya untuk Anda