Apa Itu Generasi Milenial dan Perbedaannya dengan Generasi X dan Z?

Apa Itu Generasi Milenial dan Perbedaannya dengan Generasi X dan Z?Hola, Quipperian! Balik lagi bersama Quipper Blog, nih. Siapa di sini yang merasa dirinya belum tua-tua amat tapi juga enggak anak kecil banget? Kalau kamu merasa demikian, congrats! Karena kamu masuk ke dalam generasi Y alias generasi milenial.

Pasti sering banget dengar orang berbicara tentang generasi milenial, kan? Atau mungkin kamu pernah disebut sebagai anak milenial oleh orang yang lebih tua? Jangan tersinggung ataupun baper, Quipperian. Justru, di era seperti inilah kita harus bangga jadi anak milenial.

Wah, kenapa harus bangga? Terus, sebetulnya apa sih yang dimaksud generasi milenial itu, kenapa bisa disebut demikian dan apa bedanya dengan generasi X dan Z? Simak penjabaran lengkapnya di bawah ini, ya!

Pengertian Generasi Milenial

Secara umum, kamu yang termasuk generasi milenial adalah yang kira-kira lahir pada tahun 1981 – 1995. Pada era ini, komputer baru mulai booming, seiring dengan naik daunnya video games, gadget, smartphones, dan internet. Namun, saat itu semua yang serba komputer belum seperti sekarang ya, Quipperian. Masih baru banget, deh!

Dilansir dari www.tirto.id, disebut generasi milenial karena satu-satunya generasi yang sempat melewati milenium kedua semenjak teori generasi ini diutarakan pertama kali oleh sosiolog Karl Mannheim pada tahun 1923 melalui esainya yang berjudul “The Problem if Generation.”

Nah, berdasarkan teori Mannheim, para sosiolog di Amerika Serikat akhirnya membagi manusia ke dalam beberapa generasi, yakni:

  • Generasi Era Depresi
  • Generasi Perang Dunia II
  • Generasi Pasca-PD II
  • Generasi Baby Boomer I
  • Generasi Baby Boomer II
  • Generasi X
  • Generasi Y (milenial)
  • Generasi Z
  • Dan yang terbaru saat ini adalah Generasi Alpha.

Pembagian di atas diukur berdasarkan rentang tahun kelahiran. Meskipun masing-masing punya definisi rentang tahun umum yang berbeda, namun pada umumnya tidak terlalu jauh.

Di tahun 2019 ini, kamu yang termasuk generasi milenial pasti sedang menginjak usia sekitar 20-30 tahun. Pola pikir dan karakter generasi milenial bisa dikatakan sering out of the box, penuh kreativitas, inovatif, dan pastinya enggak pernah gaptek karena cepat banget beradaptasi dengan teknologi baru.

Selain itu, umumnya generasi milenial selalu pingin sesuatu yang ideal, Quipperian. Misalnya dalam masalah pekerjaan, generasi milenial pasti selalu mau dapat tempat kerja yang sesuai dengan passion-nya. Sebab, menurut kamu, bekerja sesuai passion itu merupakan salah satu life goals yang harus terpenuhi. Ayo, ngaku, benar kan?

Perbedaan Gen X, Y, dan Z

Nah, biar lebih mudah mencernanya, kita simak saja yuk perbedaan generasi X, Y, dan Z dalam bentuk tabel di bawah ini.

Generasi X Generasi Y (Milenial) Generasi Z
Tahun kelahiran 1961-1980 1981-1995 1996-2010
Karakteristik Mandiri, lahir dan dibesarkan oleh orang tua baby boomers yang workaholic, efisien, career-minded, berpegang teguh pada prinsip. Optimistik, idealis, individualis, tumbuh besar saat era digital mulai berkembang, mencari pekerjaan yang sesuai passion, mudah bosan. Lahir saat teknologi sedang berkembang pesat, menginginkan segala sesuatu yang serba instan, kurang ambisi untuk bisa sukses, sangat cepat beradaptasi dengan teknologi.
Lingkungan kerja yang disukai Jenjang karier yang jelas, suasana kantor yang efisien dan fleksibel, informasi yang jelas mengenai manajemen perusahaan Fleksibel, suasana kantor yang kekeluargaan, selalu ada tantangan baru, bekerja sama baik dengan rekan-rekan sekantor. Saat ini generasi Z umumnya belum bekerja karena masih berusia remaja.
Kehidupan sosial media Sosmed yang digunakan umumnya Facebook dan Twitter. Sosmed digunakan untuk berhubungan dengan kawan lama, sharing sesuatu karena memang berguna atau ingin memberikan informasi bagi yang lain. Sosmed yang digunakan umumnya Facebook, Twitter, dan Instagram. Sharing karena kebutuhan sosial, menggunakan sosmed untuk menunjukkan eksistensi diri. Sosmed yang digunakan umumnya Instagram. Generasi ini punya kredibilitas tersendiri untuk membangun citra diri melalui apa yang dibagikan di sosmednya.
Pola pikir Masih menghormati birokrasi dan mau mengikuti aturan. Cenderung idealis, jika ada aturan yang tidak sesuai maka tak ragu ditinggalkan. Cenderung serba instan, malas “ribet” dengan aturan.

 

Quipperian, itulah sekilas mengenai generasi milenial dan perbedaannya dengan generasi X dan Z. Apapun generasinya, bila dididik dengan baik sedari kecil dan punya manner yang bagus, tentu kamu enggak usah ragu harus ditempatkan di mana saja dan bertemu banyak orang baru. Ingat, perilaku kamulah yang akan menentukan apakah kamu dipercaya banyak orang atau tidak. Jadilah pribadi yang bertanggung jawab, kreatif, inovatif, dan menjalankan tugas sepenuh hati. And, jangan lupa kunjungi Quipper Blog untuk artikel menarik lainnya, ya. Semangat, Quipperian!

 

Sumber:

 

Penulis: Serenata



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang