Olah Selera Kalian dengan Merasakan Manfaat Ekskul Seni

Hai Quipperian, bertemu kembali kita di Quipper Video Blog. Tak terasa sekarang memasuki edisi keempat dari bahasan Quipper Video Blog mengenai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul). Sebelumnya Quipper Video Blog sudah mengajak Quipperian untuk mengenal ragam dan manfaat dari ekskul pramuka, bela diri, dan olahraga.

Nah, melihat daftar di atas pasti Quipperian sudah bisa menebak kegiatan ekskul apa yang akan kita bahas bersama di Quipper Video Blog edisi ini? Ya, tepat sekali! Seni.

Kita akan berkenalan dengan ragam seni yang umumnya tersedia bagi teman-teman Quipperian untuk ikuti dan kita akan pahami apa saja sih manfaat ekskul seni buat perkembangan diri kita. Siap, Quipperian?! Ayo kita mulai!

Ragam Rupa Seni, Satu Ekspresi

Walau tujuan kegiatan seni adalah mengekspresikan atau lebih lanjut mengartikulasikan perasaan ke dalam bentuk nyata, namun banyak wujud dapat digunakan. Berikut ragam cabang seni yang lazim kita kenal.

1. Seni Visual

Seni rupa dapat didefinisikan sebagai bentuk seni yang menggunakan medium apa pun untuk mewakili ide, emosi, dan imajinasi sang seniman. Tiga anak cabang utama dari seni visual adalah seni lukis, seni patung, dan seni arsitektur.

Ketiga anak cabang besar ini telah berevolusi seiring waktu dan periode. Gerakan dan gaya seni yang paling terkenal adalah impresionisme, kubisme, surealisme, ekspresionisme, favisme, seni noveu, realisme, dan relativisme.

2. Seni Terapan

Seni terapan adalah bagian dari seni visual dan dapat didefinisikan sebagai seni yang memiliki aplikasi praktis serta fungsi. Arsitektur, interior, dan perhiasan adalah beberapa contohnya.

3. Seni Musik

Ragam kesenian yang bersumber kepada penjelajahan, penciptaan, perangkaian karya berbahan dasar bunyi. Seni yang satu ini sering dijadikan media untuk mengekspresikan perasaan, misalnya lewat lirik lagu atau alunan melodi sang pencipta. 

4. Seni Dansa

Ragam kesenian yang bersumber kepada penjelajahan, penciptaan, perangkaian karya berbahan dasar gerakan. Mirip seperti seni musik, seni yang satu ini juga sering dijadikan media untuk mengekspresikan perasaan si penari, misalnya lewat hentakan gerakan atau musik yang digunakan ketika menari.

5. Seni Bahasa

Ragam kesenian yang bersumber kepada penjelajahan, penciptaan, perangkaian karya berbahan dasar sistem bahasa dalam satu budaya tertentu. Sistem bahasa ini sendiri dapat berbentuk lisan yang disampaikan lewat wahana seni pertunjukan atau berbentuk tulisan yang disampaikan lewat apa yang kita klasifikasikan sebagai karya sastra.

6. Seni Pertunjukan

Seni ini merupakan pengembangan lebih luas dari seni musik, seni dansa, dan seni bahasa. Turunan dari seni musik tentu saja dalam bentuk konser, recital. Turunan dari seni bahasa adalah teater dan drama.

Sementara gabungan dari ketiganya dapat kita temui dalam opera, musikal, dan/atau sendratari (seni, drama, tari). Penyanyi, aktor, komik, pesulap, penari, dan musisi adalah semua orang yang melakukan seni pertunjukan ini.

Manfaat Ekskul Seni bagi Perkembangan Diri

Nah, sesudah kita mengenal ragam cabang seni yang bisa diikuti dan tekuni, yuk sekarang kita cari tahu dan pahami apa saja sih manfaat ekskul seni bagi perkembangan diri.

Siap-siap buka pikiran ya teman-teman Quipperian, karena hasilnya bahkan lebih luas dari sekadar luapan ekspresi perasaan kita semata. Yuk, simak manfaat ekskul seni di bawah ini.

1. Praktik Aktif

Program terbaik bagi pelajar untuk mengalami perkembangan nyata adalah yang bersifat eksperensial, aktif, langsung, dan praktis. Idealnya mereka melibatkan hubungan kerja gotong royong kelompok kecil di mana pembelajaran sosial dan kognitif digabungkan.

2. Mengembangkan Penalaran, Intuisi, dan Kognisi

Kemampuan penalaran, intuisi, persepsi, imajinasi, daya cipta, kreativitas, keterampilan memecahkan masalah dan berekspresi adalah proses kognitif yang terkait dengan seni.

Tishman et al (2002) menguji sekelompok 162 anak-anak, usia 9 dan 10 tahun, untuk melihat karya seni dan alasan tentang apa yang mereka lihat. Dia menyimpulkan bahwa anak-anak mentransfer penalarannya saat tari ke dalam proses pengolahan informasi visual saat belajar ilmu alam.

3. Meningkatkan Kemampuan Verbal dan Matematis

Ruppert menulis untuk NASSA (2006) bahwa siswa yang mengambil empat tahun kursus seni mengungguli rekan-rekan mereka yang memiliki satu setengah tahun atau kurang dari seni.

Kursus seni memberikan 58 poin tambahan pada tes SAT verbal dan 38 poin tes SAT matematika. Semakin banyak waktu seorang siswa terlibat dengan seni semakin banyak kemungkinan efek positif akan terlihat di area lain.

4. Peneladanan Nilai Moral Budaya

Seni membantu memotivasi siswa, terutama siswa yang kurang beruntung. Siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ekskul seni melihat diri mereka lebih mampu mengekspresikan diri dan meguasai ragam rupa keterampilan hidup.

Ragam rupa kegiatan ekskul, khususnya seni, menjadi wahana atau media untuk terjadinya interaksi positif dan peneladanan dari orang dewasa. Hal ini dimungkinkan karena segala cabang seni memiliki nilai budaya dan intrinsik yang kuat.


Nah, gimana Quipperian? Itulah manfaat ekskul seni bagi pengembangan diri. Ternyata bukan hanya perasaan dan ekspresi kita yang diolah ketika melakukan aktivitas kesenian, tetapi bahkan pengaruhnya sampai kepada kecerdasan dan penalaran kita. Untuk artikel menarik lainnya, segera kunjungi Quipper Video Blog, ya.

Menyehatkan Badan dan Jiwa Lewat Ekskul Olahraga

Sumber:

Penulis: Jan Wiguna



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang