Yuk Mulai Mengenal Pengertian Seni Musik

Halo Quipperian, selamat Tahun Baru 2018. Masih segar menapak di tahun 2018 ini Quipper Video Blog ingin mengajak teman-teman Quipperian menjelajah ranah baru, yaitu ranah dunia seni musik.

Beberapa waktu lalu Quipper Video Blog telah mengulas di dalam rubrik Campus Life mengenai Fakultas Seni Pertunjukan yang bisa dibaca di sini. Nah, sekarang Quipper Video Blog ingin mengupas lebih rinci pengertian seni musik yang dipelajari di dalam fakultas tersebut.

Penasaran, kan? Yuk, kita simak!

Apa Itu Seni Musik?

Musik adalah cabang seni yang berhubungan dengan produksi bunyi. Nah, bunyi ini bisa bersumber dari tubuh (seni suara atau perkusi tubuh) atau alat-alat lain (ndak usah jauh-jauh musik perkusi bahkan bisa diciptakan dengan peralatan dapur). Nah tujuan dari produksi bunyi ini adalah sebagai apresiasi manusia terhadap ciptaan-ciptaan yang menginspirasi musik tersebut. Contohnya, baik lagu rakyat sederhana maupun komposisi elektronik yang rumit termasuk aktivitas musik yang sama. Umumnya pelajaran musik yang dipelajari di perguruan tinggi masih disesuaikan dengan standar budaya ritme, melodi, dan harmoni musik Barat.

Musik juga adalah seni protean atau lentur; berikan lirik (kata-kata) kepada melodi, maka jadilah sebuah lagu, dan bergeraklah mengikuti irama, maka jadilah karya tari. Sepanjang sejarah, musik telah menjadi tambahan yang penting bagi ritual-ritual agama dan drama dan telah dicatat menyumbangkan kemampuan untuk mencerminkan dan mempengaruhi emosi manusia. Nah, lebih jauh untuk keperluan belajar di pendidikan tinggi, maka kita perlu memahami dua aliran besar musik, musik tradisi dan musik popular.

Dua Aliran Besar Seni Musik

Perbedaan dua aliran musik ini dapat diteropong melalui dua kerangka sudut pandang:

1. Kerangka Nilai dan Tujuan

Musik tradisi/klasik adalah karya-karya seni musik yang diciptakan sebagai apresiasi sang komposer terhadap nilai-nilai tertentu (agama, komunal, alam), sementara musik popular adalah karya-karya seni musik yang diciptakan dengan tujuan komersial dan berbasis profit. Bisa saja saat diciptakan sebuah karya musik merupakan karya popular, namun seiring dengan waktu ternyata karya tersebut tetap ramai didengarkan maka disematkanlah predikat musik tradisi/klasik. Hal ini karena pendengar yang walau berbeda generasi dan umur namun memiliki keselarasan pandang akan nilai luhur karya tersebut.

2. Kerangka Alat dan Instrumentasi

Dalam kerangka alat dan instrumentasi agak lebih sederhana mengidentifikasi pembedaan antara musik tradisi/klasik dengan musik popular, dan ini juga terlihat langsung ke fasilitas yang disediakan oleh perguruan tinggi penyedia jasa pendidikan musik ini. Pelajaran musik di dembaga pendidik musik tradisi/klasik berbasis kepada karya-karya musik antik yang diciptakan untuk alat-alat musik akustik tradisional. Akustik tradisional berarti pada awalnya alat ini dibuat dengan bahan dasar alamiah (kayu) dan hanya bisa menghasilkan satu jenis bunyi. Sementara lembaga pendidik musik popular mengajarkan karya-karya musik yang diciptakan untuk alat-alat modern. Modern berarti sudah membutuhkan listrik dan bisa menghasilkan ragam bunyi.

Contoh paling gamblang adalah Musik Timur Tengah adalah bentuk tradisi/klasik dari yang kita kenal sebagai dangdut. Walau sama-sama masih menggunakan kendang, namun di dalam musik Timur Tengah alat pengiring harmonis adalah sitar dan di musik dangdut alat pengiring harmonisnya adalah gitar listrik, gitar bas, keyboard, dan drum.   

Nah berdasar telaah singkat terhadap musik tradisi/klasik dan musik popular di atas, mari kita kaji lebih jauh aliran musik yang wajib dipelajari jika teman-teman Quipperian ingin serius di musik.

Kuartet Sub-Genre Musik

Hahaha, tenang kawan-kawan Quipperian ini bukan bahasan sastra mengenai para Musketeers. Namun memang ada empat sub-aliran/sub-genre musik yang harus dipahami jika teman-teman ingin belajar musik.

1. Klasik

Yuk Mulai Mengenal Pengertian Seni Musik

Lahir paling awal, musik klasik yang dipelajari sekarang pada umumnya mengacu kepada karya-karya musik Barat dari abad 16-19. Komposisi baru atau kontemporer juga diciptakan dengan mengacu kepada teori, sistem harmoni, dan instrumentasi yang digunakan di dalam karya-karya terdahulu. Dalam musik klasik Quipperian dapat mengakrabkan diri kepada karya-karya Mozart, Bach, Beethoven, Vivaldi, sebagai pendekatan awal.

2. Jazz

Yuk Mulai Mengenal Pengertian Seni Musik

Dibutuhkan hampir 3 abad sebelum lahir aliran musik baru yang menandingi hegemoni musik tradisi, Jazz. Dan musik ini merupakan anti-tesis dari aliran tradisi/klasik yang menekankan kepada sistem yang jelas. Improvisasi menjadi hukum baru. Alat-alat musik melodis-harmonis tradisional (gitar, piano, kontra bas) bersentuhan dengan irama dan perkusi Afrika yang dibawa para budak. Tekanan perbudakan membuat para migran Afrika melampiaskannya ke dalam musik yang berwarna memberontak dari sistem. Para seniman Jazz yang perlu didengarkan tentu antara lain macam Miles Davis, John Coltrane, Thelonious Monk.

3. Blues

Yuk Mulai Mengenal Pengertian Seni Musik

Blues dapat dikatakan sebagai saudara Jazz. Walau diinisiasi fenomena budaya perbudakan yang sama, namun Blues menawarkan harmoni yang lebih ramah telinga dibandingkan Jazz. Apabila Jazz adalah lambang perlawanan dan pemberontakan dengan improvisasinya, maka dengan harmonisasi minor 7nya Blues menawarkan warna yang lebih mellow. Beberapa punggawa Blues yang wajib didengar antara lain Chuck Berry, Stevie Ray Vaughan, dan BB King

4. Musik Dunia

Yuk Mulai Mengenal Pengertian Seni Musik

Nah, yang mulai menarik perhatian selama tiga dekade ke belakang adalah Musik Dunia atau World Music. Dari segi waktu sub-aliran ini dapat dibandingkan dengan musik klasik, namun apabila term musik klasik dialamatkan ke Barat, maka world music dialamatkan kepada karya musik antik dari berbagai belahan dunia, misal Afrika, Asia, Amerika Latin, Eropa Timur. Contoh karya musik dunia dari Indonesia ya karya untuk gamelan (di Jawa an Bali) atau gondang (Batak, Sumatra Utara).

Demikian sekilas penjelasan mengenai aliran dan sub-aliran seni musik yang pasti akan teman-teman temui jika berminat mengambil kuliah seni musik. Bagaimana, sudah menentukan pilihan teman-teman Quipperian? Semoga bacaan di atas dapat membantu memberikan kalian gambaran mengerti pengertian seni musik.

 

Sumber:

Penulis: Jan Wiguna