Pulau Weh, Surganya Destinasi Wisata di Pulau Ujung Barat Indonesia!

Pulau Weh, Surganya Destinasi Wisata di Pulau Ujung Barat Indonesia!

Quipperian! Pernah denger kan lagu dari Sabang sampai Merauke? Nah, terus hubungannya dengan artikel Pulau Weh ini apa? Ada banget! Di Sabang itu, ada daerah yang bernama Weh. Nah, di sinilah artikel tentang destinasi wisata ini dibahas! Mulai dari keindahan alam, kuliner, hingga yang tak terduga oleh kalian semua.

Keep reading, Quipperian!

Cerita Sabang dan Pulau Weh

Kita mulai dari paling umum dulu, ya. Sebagian orang bilang, Sabang itu hanya mempunyai satu jenis objek wisata hanya titik Kilometer Nol Indonesia. Kata orang juga, Sabang beruntung dijadikan patokan penghitungan batas wilayah negeri ini. Namun, anggapan itu semua nggak benar juga, lho. Ya, namanya anggapan, pasti relatif dan personal sih.

Bahkan, ada yang berpendapat bahwa Sabang dan Pulau Weh itu lokasi yang berbeda. Yang benar adalah Sabang itu adalah nama kota kecil di Pulau Weh. Sabang itu, terletak di Pulau Weh saja.

Tahun 2004, Sabang pernah berduka saat ombak tsunami memecah belah daratan. Lalu kota ini berdiri lagi, membangun bentuk fisik kotanya yang baru. Sabang itu masuk bagian dari Aceh, adat dan tradisinya pun sama, sehingga penduduk Sabang memiliki nilai-nilai yang menjadi acuan budaya.

Keunikan Sabang adalah bagaimana kota ini menerima setiap pendatang dan berbaur dalam masyarakatnya. Sabang sepertinya menerima keberagaman dari pendatang. Itulah yang menjadikan Sabang tuan rumah yang ramah.

Memulai Pagi dengan Sarapan Nasi Lemak di Pantai Iboih

Kalau kalian kebetulan datang di Pulau Weh dan menginap di antara resort yang ada di dekat Pantai Iboih, kalian harus wajib sarapan menu nasi lemak yang otentik di sana. Pantai Iboih sudah jadi kampung sendiri dan sangat banyak penginapan dan jajanan di sekitar sini. Jadi, kalau pagi-pagi tidak perlu jauh-jauh mencari sarapan sebelum mengarungi Pulau Weh.

Sarapan sederhana dengan view yang indah pagi-pagi sudah membuat perutku kenyang. Di depan bungalow, persis di pinggir pantai ada warung yang jual nasi lemak, kalau di Jakarta itu mirip-mirip nasi uduk. Rasanya, jangan ditanya, gurih dengan lauk yang bermacam-macam. Usahakan duduk di  bangku dan meja kayu dekat dermaga ya agar dapat view menawan.

Nikmati Rujak dan Menatap Pemandangan Pulau Otentik

Kalian tentu menganggap rujak adalah makanan yang, ya sudahlah ya, bisa saja. Tapi, kalian harus menyantap rujak di atas perbukitan dengan pemandangan Pulau Klah di Sabang. Ini yang menjadikan rujak menjadi santapan yang luar biasa!

Kalian harus menyantap rujak di area perbukitan, di sini. Jika kalian duduk ke arah pemandangan yang tepat, akan tampak lansekap manis pulau kecil di tengah teluk, Pulau Klah. Rujak di Sumatera sedikit berbeda dengan rujak yang kita kenal di Jakarta. Buah-buah yang masih belum matang itu dipotong kecil dan disiram dengan bumbu kacang manis-pedas. Penampakannya seperti gado-gado. Bumbu kacang ini dibiarkan meresap ke dalam aneka potongan buah.

Tapi, sekali lagi, jika digabungkan dengan rujak dan pemandangan Pulau Klah, kalian akan menemukan pengalaman yang luar biasa, di luar hanya memakan rujak saja.

Kopi dan Teh Tarik Khas Aceh

Kalau malam, sempatkan menghabiskan waktu nongkrong kalian di De Sagoe. Tempat ini salah satu tempat nongkrong populer ketika malam tiba. Tempatnya sih tidak sehingar-bingar kafe-kafe di kota besar, tetapi cukup untuk menikmati kopi enak dari Aceh. Satu lagi, ada teh tarik yang sangat otentik rasanya.

Beberapa list destinasi di Pulau Weh ini bisa kalian jadikan referensi lho Quipperian. Siapa tahu, bagi kalian yang punya jiwa traveller, ingin menikmati wisata di ujung paling Barat Indonesia ini. Jangan lewatkan dan jangan singkirkan Pulau Weh dalam daftar wisata kamu, ya!

Sumber:

  1. https://www.tripadvisor.com/Tourism/
  2. https://www.skyscanner.co.id/Berita Perjalanan
  3. http://travel.kompas.com/

Penulis: Sritopia



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang