Yuk, Pahami Kartografi, Ilmu Seni dalam Membuat Peta!

Kartografi - Geografi Kelas 12

Kartografi adalah sebuah ilmu dan teknologi dalam pembuatan peta atau globe. Kartografi berhubungan erat dengan informasi geografi, spasial, dan topografi. Ada 2 jenis kartografi; kartografi umum dan kartografi tematik. Langkah dalam pembuatan kartografi; pengumpulan data, penggambaran hasil pengumpulan data, dan pencetakan peta.

Hai, Quipperian!

Pastilah kamu mengenal apa yang dimaksud dengan peta, mulai dari peta dari atlas di perpustakaan hingga peta digital seperti Google Map dalam ponselmu. Tapi, apakah kamu mengetahui syarat serta tahapan dalam pembuatan peta tersebut sebelum bisa kamu akses? Hmm, sesulit apa, ya?

Untuk menjawab pertanyaanmu, kali ini Quipper Blog akan mengajakmu berkenalan dengan sebuah bidang ilmu bernama kartografi. Check it out!

Apa yang Dimaksud dengan Kartografi?

Kartografi dapat diartikan sebagai sebuah seni, ilmu, serta teknologi dalam pembuatan peta ataupun globe. Kartografi berhubungan dengan informasi geografi, spasial, serta topografi.

Sebetulnya, kartografi dan geografi adalah bidang ilmu yang sangat dekat, keduanya saling bergantung satu sama lain untuk dapat menjelaskan sebuah tempat pada Bumi secara benar. Kedua disiplin ilmu ini, saat dimanfaatkan bersama-sama, akan memudahkan kita untuk memahami dunia yang kita tinggali dan posisi kita pada Bumi.

Bidang ilmu ini sebetulnya telah ada sejak dahulu kala, tepatnya dari 7 milenium SM! Hal ini dipercaya oleh penemuan sebuah lukisan pada dinding gua prasejarah yang diyakini sebagai peta tertua di dunia yang menjelaskan lokasi sebuah kota di Anatolia kuno.

Kartografi mulai berkembang pada 600 SM, dipelopori oleh bangsa Yunani dan Romawi. Peta dunia pertama dibuat oleh seorang filosofer Yunani bernama Anaximander. Sementara, risalah Kartografi berjudul Geographia diterbitkan oleh Ptolemy, seorang jenius dari Yunani. Kemudian, Bangsa Arab, India, dan China juga mulai berkontribusi dalam bidang ilmu ini.

Penemuan beberapa hal seperti teleskop dan kompas menjadi awal dari Age of Exploration pada abad ke-15 hingga ke-17. Pada 1492, globe pertama dibuat oleh seorang kartograf Jerman bernama Martin Behaim.

Kini, peta dapat dibuat dengan perangkat lunak pembuatan peta, misalnya CAD (Computer-Aided Design) atau GIS (Geographic Information System).

Seperti Apa Klasifikasi dalam Kartografi?

Secara garis besar, kartografi terbagi atas dua jenis, yaitu:

1. Kartografi umum

Kartografi umum merujuk pada pembuatan peta yang diperuntukkan bagi masyarakat secara umum. Di dalamnya, terdapat variasi atas aspek yang berhubungan tentang sistem lokasi dan referensi. Biasanya, peta ini diproduksi dalam seri. Misalnya, seri peta topografi berskala 1:24.000 yang diterbitkan oleh US Geological Survey.

2. Kartografi tematik

Sementara, kartografi tematik merujuk pada pembuatan peta yang memiliki tema geografis yang lebih spesifik dengan target masyarakat yang lebih spesifik pula. Misalnya, peta berpola yang berisikan informasi demografik (contoh: kepadatan penduduk), peta suhu dan curah hujan, peta aliran sungai, peta penggunaan lahan, hingga peta kemiringan lereng. Semakin detail informasi yang ingin dicapai, maka semakin besar pula skala yang dibutuhkan.

Apa Syarat dalam Kartografi?

Pembuatan peta bertujuan untuk menyediakan media dalam penyimpanan informasi, menjadi media komunikasi informasi ruang, membantu pekerjaan dan desain, serta memudahkan analisis data spasial.

Agar peta yang dihasilkan dapat berfungsi baik dan digunakan sesuai dengan tujuannya, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam pembuatannya, antara lain:

  • Arah pada peta harus benar dan tepat (biasanya utara diletakkan di bagian atas);
  • Jarak pada peta harus benar dan sesuai dengan skala yang telah ditetapkan;
  • Bentuk peta harus menyerupai bentuk yang sesungguhnya;
  • Luas peta harus benar atau sama dengan luas yang sesungguhnya; dan
  • Harus terdapat legenda peta untuk menjelaskan keadaannya.

Apa Saja Langkah yang Harus Ditempuh dalam Kartografi?

Perkembangan zaman memungkinkan adanya pembuatan peta yang lebih mudah dengan tanpa mengurangi kualitas dan ketepatan dari peta itu sendiri. Namun, secara umum, pembuatan peta biasanya terdiri atas tiga langkah utama, yakni:

  • Pengumpulan data;
  • Penggambaran hasil pengumpulan data; dan
  • Pencetakan peta.

Di Mana Tempat Kuliah Kartografi di Indonesia?

Di Indonesia, beberapa universitas negeri maupun swasta menawarkan ilmu kartografi dalam program studinya. Jika kamu berminat untuk berkuliah di bidang ini, berikut beberapa universitas dengan program studi kartografi:

  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Universitas Indraprasta PGRI

Wah, ternyata kartografi memiliki sejarah panjang ya, Quipperian! Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mendalami bidang ilmu satu ini? Semoga informasi ini dapat bermanfaat untukmu! Supaya bisa masuk ke kampus impian kamu, jangan lupa belajar bareng Quipper Video, ya. Di sana kamu bisa belajar materi apa saja bersama para tutor andal lewat video, latihan soal, dan rangkuman. Buruan subscribe!

Penulis: Evita