Mind Mapping: Solusi Supaya Catatanmu Lebih Efektif!

Mind Mapping Solusi Supaya Catatanmu Lebih Efektif!

Hai, Quipperian!

Pernahkah kamu merasa kesulitan saat harus menghapalkan begitu banyak catatan untuk ujian yang mengandalkan hapalan? Ih, pasti ngebetein banget, deh! Tapi, mau bagaimana lagi? Tidak ada cara lain untuk menghadapi ujian tersebut selain menghapalkan. Mau nyontek? Ew! Amit-amit, deh!

Psst, ternyata ada solusinya, guys! Soalnya, ada banyak cara mencatat yang lebih seru, lebih berwarna, dan lebih mudah diingat lho! Salah satunya adalah mencatat dengan menggunakan teknik mind mapping.

Sudah kenalkah kamu dengan teknik ini? Hmm… kalau belum, seperti apa ya teknik mind mapping itu? Quipper Video Blog punya ulasan tentang teknik satu ini, spesial untukmu!

Apa Itu Mind Mapping?

Mind mapping adalah sebuah teknik pembuatan catatan yang diperkenalkan oleh seorang psikolog, penulis, dan konsultan pendidikan dari Inggris bernama Tony Buzan. Meskipun beliau baru saja meninggal dunia pada April tahun 2019, namun teknik yang diperkenalkan olehnya ini tentu akan abadi.

Teknik mind mapping ini, menurut Buzan, dibuatnya sebagai hasil inspirasi dari teknik-teknik yang dilakukan oleh Leonardo da Vinci, Albert Einstein, dan Joseph D. Novak.

Teknik ini dijamin akan mengubah catatanmu yang dulunya monoton dan membosankan menjadi sebuah diagram terorganisir penuh warna yang jauh lebih mudah untuk diingat. Sesuai dengan namanya, mind mapping akan secara harfiah memetakan ide-ide supaya berada dalam susunan yang mudah dimengerti.

Seperti Apa Bentuk Mind Mapping?

Seluruh mind map memiliki kesamaan. Semuanya memiliki struktur serupa yang terorganisir baik. Struktur mind map bermula dari bagian tengah lalu menjalar dengan menggunakan garis-garis. Mind map juga biasanya dilengkapi dengan simbol, kata-kata, warna dan gambar yang seturut dengan konsep sederhana yang mudah dimengerti oleh otak kita.

Jika digambarkan secara garis besar, kamu dapat memahami sebuah mind map serupa dengan memahami peta dari sebuah kota. Pusat kota berperan sebagai ide pokok dari mind map. Jalan-jalan utama kota yang bersumber dari pusat berperan sebagai beberapa pemikiran kunci bagi mind map. Jalan-jalan yang lebih kecil berperan sebagai pemikiran-pemikiran berikutnya, dan selanjutnya.

Intinya, dalam melakukan teknik ini, kamu akan mendapatkan kemudahan karena kamu dapat memetakan pemikiran-pemikiranmu sesuai dengan urutannya.

Apa Sih Manfaat dari Mind Mapping?

Tony Buzan memperkenalkan teknik ini dengan menyadari bahwa otak bekerja dengan gambar secara asosiatif. Daya ingat seorang manusia selalu berhubungan dengan persepsi, perhatian, dan proses pemahaman.

Saat kamu menerima sebuah informasi baru, pikiranmu akan berusaha menghubungkannya dengan informasi yang telah kamu ketahui sebelumnya. Lalu, kamu pun dapat memilah mana informasi yang ingin kamu ingat dan mana informasi yang tidak ingin kamu ingat.

Pada saat menggunakan mind map, otakmu akan lebih mudah menerima informasi sebab ada tambahan berupa efek asosiasi antara kata kunci, gambar, dan warna yang tidak akan kamu dapatkan pada catatan biasa berupa kata-kata saja.

Mind map yang mengharuskanmu membayangkan sesuatu sebagai sebuah hal yang saling berhubungan dianggap lebih cocok dengan kemampuan alami otak dibandingkan catatan secara konvensional yang berupa daftar.

Seorang pengguna teknik mind mapping dalam blog pribadinya mengungkapkan bahwa teknik ini dapat membuatnya mampu mencatat sebanyak 1 bab materi dari sebuah buku teks sepanjang kira-kira 30 halaman ke dalam satu lembar mind map berukuran kertas A4. Wow!

Bagaimana Cara Membuat Mind Mapping?

Ada beberapa hal yang harus kamu ingat saat melakukan mind mapping. Ini dia tahapan sederhananya. Yang perlu kamu siapkan ialah kertas polos seukuran kira-kira A4 karena kertas bergaris akan mengganggu gambar buatanmu serta alat tulis berwarna-warni.

Ide pokok atau fokus dari mind map tersebut harus ada di tengah-tengah, beserta dengan gambarnya. Misalnya: Makanan.

Selayaknya pohon, kemudian, dari pusat mind map, akan ada ‘dahan-dahan’ berupa tema-tema utama. Tuliskanlah dahan-dahan buatanmu dengan warna berbeda antara dahan satu dengan dahan lainnya. Misalnya: Daging, Sayuran, dan Buah-buahan.

Selanjutnya, Tema yang kamu anggap lebih kecil bisa kamu gambarkan berupa ‘ranting’ dari dahan mind map-mu. Tuliskanlah ranting ini dengan warna yang sama dengan dahannya. Misalnya: dari Sayuran, kamu menuliskan Bayam dan Kangkung.

Dalam membuat mind map, usahakan agar kamu hanya menggunakan frasa-frasa pendek atau bahkan hanya satu patah kata saja. Untuk membuat mind map buatanmu lebih mudah untuk dimengerti, kamu juga dapat menambahkan gambar-gambar yang sesuai. Tidak hanya itu, adanya gambar juga dapat meyakinkan bahwa pesan dari mind map buatanmu dapat tersampaikan dengan baik.

Saat ini, ada juga banyak software yang dapat kamu unduh untuk membuat mind map. Tapi, cobalah dahulu membuatnya secara manual. Seru, lho!

Untuk mendapatkan inspirasi, kamu dapat melihat contoh mind map-mind map keren di: https://mindmapsunleashed.com/10-really-cool-mind-mapping-examples-you-will-learn-from

Selamat mencoba, Quipperian! Semoga kamu bisa mengingat dengan lebih baik, ya! Jangan lupa mampir ke Quipper Blog untuk baca artikel menarik lainnya!

Penulis: Evita