Ikigai, Konsep Bahagia dan Jawaban atas Segala Kemalasanmu

Ikigai, Konsep Bahagia dan Jawaban atas Segala Kemalasanmu

Quipperian, pernah dengar apa itu Ikigai? Ikigai merupakan nilai hidup yang lahir dari kebiasaan orang Jepang. Konsep ikigai inilah yang membuat mereka jadi semangat banget untuk menjalani hari-hari mereka. Lantas, apa sih sebenarnya makna, terminologi, dan nilai-nilai konsepnya? Yuk, simak di bawah ini.

Rasa malas bangun pagi dan inginnya malas-malasan sepanjang hari pasti seringkali kalian alami. Ayo, ngaku deh, Quipperian? Bahkan perasaan yang kerap menghantui, seperti malas menghadapi hari untuk mengawali ragam aktivitas juga seringkali mengancam kamu. Sampai-sampai terkadang kalian kehilangan motivasi untuk menjalani aktivitas. 

Hmm, mungkin kalian butuh punya ikigai? Eits, apa tuh ikigai? Tenang! Quipper Blog akan jelaskan.  

Jadi, ikigai adalah nilai hidup yang lahir dari kebiasaan orang Jepang. Itulah yang bikin mereka lebih semangat untuk menjalani hari-hari mereka. Pasti sebelum-sebelumnya kalian bertanya-tanya kan, kenapa orang Jepang disiplin, pekerja keras. dan mempunyai motivasi yang tinggi?

Ikigai dapat menjawab keresahan manusia dari sekadar pertanyaan dasar seperti “Mengapa saya hidup?”

Buat kamu yang sudah pernah menjelajahi negeri sakura atau sekadar melihatnya dari beberapa adegan film, mungkin hal-hal yang akan menangkap perhatian kamu adalah Jepang adalah negara yang teratur dan bersih, namun para penduduknya memiliki tekanan hidup yang terbilang cukup tinggi. 

Gimana enggak punya tekanan hidup yang tinggi nih, Quipperian, bayangkan saja tekanan kerja di kantor yang cukup gila dan harus berdedikasi penuh pada pekerjaan mereka membuat tekanan hidup rakyat Jepang cukup tinggi. Tekanan hidup yang seperti itulah membuat ikigai menjadi salah satu kunci untuk mereka tetap bertahan hidup dan bangun pagi setiap harinya. Ngomong-ngomong emang gimana sih konsep dari ikigai ini, segitu pentingkah?

Makna dan Terminologi Ikigai

Secara harfiah dalam bahasa Jepang, istilah ikigai sendiri berasal dari ‘Iki’ yang artinya kehidupan dan ‘Gai’ yang berarti adalah nilai. Jika diartikan, ikigai merupakan tujuan dan nilai hidup untuk siap menghadapi hari. 

Quipperian, pada dasarnya ikigai amat menekankan pada tujuan dan nilai dasar hidup manusia yang dipegang secara terus menerus. Istilah dasarnya semacam, buat apa kita hidup kalau enggak ada tujuan dan alasannya. 

Ikigai dan Bagaimana Kita Menghidupi Hidup

Konsep dasar kehidupan tentang bahwa hidup enggak selamanya selalu lancar dan bahagia, bahwa kehidupan selalu memiliki 2 sisi koin yang berdampingan, antara yang bahagia dan menderita adalah merupakan hal yang mutlak harus dilalui. Namun, sebagai manusia, tentunya kita harus hidup secara mandiri, yang dalam konteks ini seperti halnya konsep ikigai, tentang hal buruk akan selalu datang, namun itu semua tergantung bagaimana kita sebagai manusia bisa menyikapinya. 

Tentang bagaimana kita menyiasati hidup agar tetap bahagia di tengah kesengsaraan. Misalnya saja, meskipun hari ini kamu tahu harus melewati berbagai macam hal seperti, presentasi di depan kelas dan menghadapi kejamnya kemacetan di jalan, namun kamu harus bisa mencari celah untuk tetap bahagia agar kita tetap bisa menjalani hidup esok dan seterusnya. Sederhananya, ikigai merupakan terminologi bagaimana memasukan ide kebahagiaan dalam kehidupan di tengah kerasnya tekanan kehidupan dan pekerjaan.

Nah, Quipperian untuk mempermudah tentang konsep ikigai, yuk simak gambar berikut dan kami akan menjelaskannya satu persatu. 

Konsep ikigai

1. Passion 

Pada himpunan ‘What you love’ yang mana merupakan hal-hal yang kamu suka dan beririsan dengan himpunan ‘What you are good at’ yang mana merupakan hal-hal yang kamu bisa lakukan, maka himpunan yang terbentuk bisa kita sebut sebagai passion. Misalnya saja, kamu sangat menyukai musik dan mendengarkan banyak musik setiap harinya, lalu membuat kamu akhirnya memutuskan untuk bermusik dan menuangkannya dalam bentuk karya musik (contohnya lagu) yang bersumber dari apa saja yang kamu dapatkan selama ini, maka hal tersebut merupakan passion-mu. 

2. Profession

Quipperian, ketika kamu memiliki hal yang kamu bisa, yang mana tadi adalah ‘What you are good at’ dan karena kemampuanmu itu kamu diberi bayaran, yakni himpunan ‘What you can be paid for’, maka hal tersebut adalah profesimu. Jika menggunakan contoh sebelumnya, apabila kamu bermusik dan kamu dibayar atas apa yang kamu karyakan, entah itu dibayar untuk naik panggung, penjualan lagu, royalti bermusik, dan lain-lain, maka pemusik bisa dibilang merupakan profession atau profesimu.

3. Vocation

Ketika kamu melakukan sesuatu hal untuk kebutuhan banyak orang, yang mana merupakan himpunan ‘Vocation‘ dan kamu melakukannya demi kebutuhan banyak orang, yang mana adalah himpunan ‘What the world needs’, maka hal tersebut disebut vocation atau keahlian. Misalnya saja kamu diminta membuat musik tentang perdamaian dunia, atau kamu diminta melakukan pertunjukan musik untuk acara amal, maka kamu disebut memiliki vocation atau keahlian yang berguna bagi orang lain. 

4. Mission

Quipperian, ketika kamu memiliki suatu hal yang kamu suka, yang mana adalah ‘What you love’ dan hal yang kamu suka ternyata menjawab apa yang dibutuhkan banyak orang, yang mana adalah himpunan ‘What the world needs’, maka bisa dibilang bahwa kamu sedang memiliki misi atau mission

Misalnya saja, kamu diminta untuk melakukan pertunjukan musik di sebuah gelaran partai politik A, lalu partai politik B juga meminta hal yang sama, namun di satu sisi masyarakat banyak meminta kamu untuk melakukan pertunjukan musik yang netral, tidak untuk partai politik A atau B, maka bisa dibilang kamu memenuhi apa yang orang banyak butuhkan yaitu, ketidakberpihakkan kamu akan suatu pihak. 

5. Ikigai

Quipperian, kalau kamu sudah memiliki passion, profession, vocation dan mission, maka irisan dari semua himpunan tersebut adalah ikigai. Ikigai inilah yang menjadi alasan kamu untuk tetap bangun pagi dan memulai segala sesuatunya. Kamu yang terus produktif untuk membuat musik yang menginspirasi banyak orang dengan pemikiran kamu yang mewakili masyarakat dan dituangkan dalam berbagai karya musik. 

Nah, Quipperian ketika seseorang sudah menemukan sisi ikigai-nya, sesulit apapun rintangan yang sedang ia hadapi, sekeras apapun masalah yang menerpa dirinya, ia akan terus bergerak maju dan jauh dari stres, depresi, dan mengalami tekanan hidup. Mereka akan menjalani keseharian mereka dengan senang hati dan penuh semangat. 

Gimana, Quipperian? Sudah mulai semangat lagi menjalani segala rutinitas? Yuk, mulai dengan belajar dengan giat dan subscribe Quipper Video untuk memenuhi proses belajarmu!

Penulis: Habsi