Ciri-Ciri Kepribadian Ganda dan Cara Menyikapinya

Foto: freepik.com

Quipperian, kamu pernah nonton film berjudul Split, di mana pemeran utamanya memiliki 24 kepribadian? Mungkin kamu sempat bertanya-tanya, bagaimana bisa seseorang memiliki kepribadian ganda? Lalu, apa penyebabnya dan bagaimana menyikapinya?

Nah, supaya kamu enggak kudet alias kurang update, kali ini Quipper Blog mau membahas tentang apa itu kepribadian ganda, ciri-ciri, dan bagaimana menyikapinya. Kuy, langsung dibaca!

Pengertian Kepribadian Ganda

Foto: freepik.com

Gangguan kepribadian ganda sendiri merupakan kondisi di mana terdapat dua atau bisa jadi lebih adanya kepribadian yang berbeda di dalam diri seseorang. Setiap sosok masing-masing berdiri sendiri. 

Gangguan kepribadian ganda dipercaya bisa muncul karena adanya kekerasan fisik, emosional, atau seksual yang terjadi secara berulang-ulang pada masa kecil.

Sejatinya, gangguan kepribadian seperti ini kerap disebut sebagai Gangguan Identitas Disosiatif (GID), yaitu kepribadian pada individu yang terpecah. Oleh karenanya, muncul kepribadian yang lain. Lalu, masing-masing kepribadian yang dimilikinya memiliki sifat dan ingatan yang cukup spesifik, serta berada di dalam satu tubuh yang sama.

Tanda-Tanda Kepribadian Ganda

Foto: freepik.com

Untuk mengenal secara dalam mengenai gangguan kepribadian ganda, berikut adalah tanda-tandanya yang patut kamu ketahui:

1. Penderita Mengalami Penyimpangan Ingatan

Kerap kali penderita sering lupa tanggal penting dalam hidupnya. Lupa yang dimaksud di sini bukan lupa yang sederhana seperti lupa menaruh benda, tetapi lebih dari itu. Penderita mengalami gangguan memori yang lebih akut, seperti lupa tanggal lahir, tanggal kelahiran anak, atau tanggal pernikahan. Ironisnya, penderita juga kerap tidak ingat alasan ketika sedang berada di suatu tempat.

2. Merasa Asing dengan Orang-Orang di Sekitar

Contoh sederhana dari hal ini adalah penderita dipanggil orang lain dengan nama A, sedangkan ia merasa namanya B. Lalu, selain itu penderita merasa tidak mengenali orang-orang di sekitarnya ketika kepribadiannya berganti.

3. Memiliki Gangguan Psikologis

Quipperian, para penderita kepribadian ganda juga enggak jarang kerap merasa terganggu dengan kondisi yang dideritanya, sehingga akibatnya memunculkan gangguan psikologis lain, misalnya saja seperti rasa panik atau cemas yang berlebihan. Suasana hati si penderita juga sering berubah-ubah seperti sering merasa sedih, marah, merasa tidak berharga, bahkan sampai merasa ingin bunuh diri. Akibatnya, mereka jadi punya gangguan relasi dengan orang-orang di sekitarnya. 

Bisakah Kepribadian Ganda Dicegah?

Foto: freepik.com

Pencegahan dari kepribadian ganda salah satunya adalah dengan menghindari faktor utamanya, yaitu stres psikis. Seseorang harus bisa menghadapi dan mengelola stres dengan baik. 

Selain itu, tumbuh di lingkungan yang baik dan sehat pun merupakan salah satu pencegahan penyakit kejiwaan, tidak hanya kepribadian ganda saja. Pentingnya dukungan keluarga, terutama orang tua pada anak menjadi salah satu latar belakang yang menentukan apakah seorang anak bisa sukses di masa depan atau tidak.

Istilah sederhananya sih, seseorang bisa tetap sehat baik secara mental atau fisik kalau support system di sekitarnya juga positif. Jika dalam hal ini, seseorang mengalami kesulitan dalam mengelola stres, dapat meminta bantuan psikolog atau psikiater jika dibutuhkan.

Pengobatan Kepribadian Ganda

Foto: freepik.com

Quipperian, tujuan utama dari pengobatan kepribadian ganda sejatinya adalah untuk menghubungkan kepribadian yang berbeda-beda tadi menjadi satu jenis kepribadian saja. 

Upaya ini dilakukan agar pengidap gangguan kepribadian ganda dapat kembali menjalankan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari dengan baik dan seperti seharusnya. 

Berikut adalah beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan:

  • Terapi kognitif perilaku (cognitive behavior therapy): diskusi antar tenaga medis (psikiater) dengan penderita, yang bertujuan mengubah pola pikir dan perilaku.
  • Terapi keluarga (family therapy): keluarga dilibatkan untuk memahami tanda-tanda pengidap akan berubah kepribadian, untuk membantu mengontrol dan menenangkan pengidap.
  • Terapi seni: melukis, menyanyi, bermain musik, atau hal-hal seni lainnya untuk mengeksplorasi pikiran dan perasaannya.
  • Obat-obatan anti-depresan: digunakan untuk membantu meringankan gejala yang dialami pengidap, tetapi bukan sebagai terapi utama untuk mengatasi kepribadian ganda.

Nah, Quipperian kalau kamu menemukan adanya anggota keluarga atau teman dekat kamu yang menunjukkan gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, atau tiba-tiba berperilaku yang tidak seperti biasanya, kamu jangan takut dan jangan menghindar. 

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah memberitahu orang tua atau keluarganya agar dapat segera diperiksakan ke psikiater atau psikolog.

Jangan lupa untuk subscribe Quipper Video agar proses belajarmu tetap menyenangkan, Quipperian!

Penulis: Habsi



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang