Portofolio : Pengertian, Cara Membuat, & Contoh

portofolio

Halo, Quipperian! Masih pada semangat belajar? Hebat, deh! Meskipun hawa-hawa akhir tahun sudah menjelang, tapi semangat belajar pun enggak boleh ikutan berakhir, ya. Justru, kamu harus makin giat belajar karena sebentar lagi tahun ajaran baru akan dimulai.

Nah, sehubungan dengan itu, buat kamu yang sedang mau mengaplikasikan beasiswa, melamar pekerjaan, atau kegiatan lainnya, mungkin kamu akan diminta membuat portofolio. Zaman sekarang pun, portofolio bisa dibuat secara offline maupun online, lho. Terus, apa sih itu portofolio? Gimana cara membuatnya dan seperti apa contohnya?

Biar kamu enggak bingung-bingung lagi, langsung saja yuk, simak pembahasan Quipper Blog mengenai portofolio di bawah ini!

Pengertian Portofolio

Nah, Quipperian, sebenarnya pengertian portofolio bisa dilihat dari berbagai perspektif. Jadi, arti portofolio itu bisa dilihat tergantung dari konteksnya sedang membicarakan apa. Misalnya, kalau dalam bidang keuangan, portofolio adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kumpulan investasi yang dimiliki seseorang atau sebuah institusi.

Lalu, kalau dalam bidang manajemen strategis dan pemasaran, portofolio adalah istilah untuk menunjukkan sekumpulan produk, merek, layanan jasa, atau proyek yang ditawarkan suatu perusahaan bagi konsumennya.

Berbeda lagi dalam dunia politik, Quipperian. Kalau dalam bidang politik, portofolio adalah kewajiban dan pilar pemerintahan para menteri kabinet dan juga para pejabat pimpinan departemen yang ada di dalam institusi pemerintah.

Bagaimana dengan bidang pendidikan? Kalau dalam bidang pendidikan, portofolio adalah kumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas prestasi atau pencapaian yang Quipperian miliki sepanjang jalannya pendidikan Quipperian.

Sedangkan dalam bidang seni, portofolio merupakan bukti kumpulan hasil kerja sang seniman, misalnya karya berupa foto, kliping majalah, rancangan bangunan, dan hasil karya lain yang pernah dibuat sebelumnya.

So, sudah mendapat gambaran singkat mengenai pengertian portofolio kan, Quipperian? FYI nih, portofolio sendiri diambil dari bahasa Latin portefeuille.

Cara Membuat Portofolio

Setelah tahu pengertian portofolio, sekarang saatnya Quipper Blog mau memberi tahu kamu cara membuatnya. Bagi kamu yang belum pernah membuat portofolio sebelumnya, simak di bawah ini ya langkah-langkahnya!

1. Buat Daftar Isi

Portofolio adalah kumpulan dokumentasi yang menunjukkan prestasi kamu di dunia pendidikan selama ini. Nah, dengan membuat daftar isi, kamu akan memudahkan pembaca untuk melihat dokumentasi kamu.

2. Lampirkan Data Diri

Meskipun portofolio adalah hasil dokumentasi prestasi kamu, tetapi tak ada salahnya tetap memasukkan data diri atau CV singkat sebagai gambaran singkat tentang siapa diri kamu. Berikan data diri berupa informasi kontak seperti e-mail, nomor telepon, sejarah akademik, dan pengalaman kerja atau institusi secara singkat.

3. Beritahu Tujuan Kamu

Hal selanjutnya dari sebuah portofolio ialah menjelaskan tentang tujuan dan pencapaian yang hendak kamu capai. Jelaskan visi dan misi kamu dalam jangka waktu pendek dan jangka waktu panjang. Dengan begini, pembaca bisa menilai bahwa kamu adalah orang yang visioner dan punya tujuan ketika mengambil keputusan.

4. Beritahu Keterampilan dan Pengalaman

Pada bagian ini, uraikan dengan lengkap dan detail perihal keterampilan dan pengalaman kamu. Kamu juga bisa menambahkan apa saja kelebihan kamu supaya bisa lebih meyakinkan. Misalnya, tambahkan kemampuan dalam bidang desain, menulis, atau fotografi. Berikan penjelasan tentang karya-karya kamu selama ini, mulai dari latar belakangnya, kapan, di mana, dan tujuannya.

5. Sertakan Contoh Hasil Karya

Tanpa adanya bukti hasil karya atau penghargaan yang kamu miliki, portofolio tentulah tidak lengkap. Justru bukti-bukti inilah yang membuat portofolio semakin meyakinkan. Dengan bukti-bukti ini, pembaca pun bisa menilai sendiri apakah hasil karya kamu memang patut dijadikan acuan atau tidak. Lampiran ini bisa berupa foto, sertifikat, tulisan, atau video.

6. Melampirkan Testimoni dari Klien

Supaya makin meyakinkan, kamu juga bisa lho, menyertakan testimoni dari klien kamu yang sebelumnya. Dengan menambahkan testimoni ini, menunjukkan kalau kamu memang dipercaya banyak orang untuk melakukan sesuatu. Sertakan dengan jelas nama lengkap pemberi testimoni, jabatan, dan institusinya. 

Contoh Portofolio

Nah, Quipperian, biar kamu enggak bingung, Quipper Blog akan memberikan contoh portofolio yang bisa kamu jadikan referensi. Yuk, simak contoh portofolio di bawah ini.

  1. Web & UI Designer
     
  2. Artwork
     
  3. Brand Design
     
  4. Ilustrator
  5. Graphic Designer
  6. Company Founder

Nah, Quipperian, itulah pengertian portofolio, cara membuat, dan contoh-contohnya. Gimana, sudah mulai mengerti, kan? Baik portofolio cetak maupun online, usahakan untuk membuatnya seminimalis mungkin tetapi tetap memenuhi informasi yang dibutuhkan.

Apabila kamu masih mau baca artikel menarik lainnya seperti ini, langsung saja kunjungi Quipper Blog, ya! Di sana kamu bisa baca banyak informasi menarik lainnya, baik seputar sekolah maupun dunia perkuliahan. See you!

Penulis: Serenata



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang