Tips Mengerjakan Soal HOTS UN Bahasa Inggris

Tips Mengerjakan Soal HOTS UN Bahasa Inggris

Quipperian, enggak terasa UN sebentar lagi akan berlangsung. Kehidupan SMA kamu pun sudah berada di titik akhir, nih. Ayo, apakah di antara kalian masih ada yang galau buat meninggalkan masa SMA? Atau malah sudah tak sabar mau cepat-cepat lulus dan melanjutkan fase kehidupan? Apapun pilihan kamu pasca lulus SMA nanti, tetap saja kamu harus melewati satu rintangan akhir nih, yakni UN. Rintangannya pun tahun ini kian sulit, karena soal UN akan diberikan tambahan soal HOTS alias higher order thinking skills.

Kamu pasti sudah tahu kan, apa itu soal-soal HOTS? Karena selain buat UN, soal tipe ini pun bakalan muncul di soal-soal SBMPTN 2019. Duh, sudahlah Bahasa Inggris, pakai tipe soal HOTS pula! Eits, selow dulu, Quipperian. Tenang saja, rileks. Soalnya kali ini Quipper Blog mau bagi-bagi tips mengerjakan soal HOTS UN Bahasa Inggris biar kamu enggak pusing. Kuy, dibaca!

Tips #1: No Hafalan!

Soal HOTS berbeda sama soal LOTS, Quipperian. Kalau LOTS memang ditekankan untuk mengingat, sementara soal HOTS lebih pada penalaran dan cara berpikir kamu. Kalau biasanya kamu menghafal vocab, rumus, atau bahkan soal cerita, dalam HOTS hal itu sama sekali enggak berlaku, Quipperian.

Sebab, soal HOTS akan meminta kamu menganalisis suatu soal yang jawabannya tidak bisa sekadar hanya dihafal atau diingat-ingat. Butuh kemampuan berpikir kritis dan kreatif supaya kamu bisa ketemu sama jawabannya. Nah, kemampuan berpikir kritis inilah yang enggak bisa muncul begitu saja.

Tips #2: Perbanyak Latihan Soal

Menyambung tips nomor 1 di atas, karena kemampuan berpikir kritis tak bisa muncul dalam waktu satu malam, makanya kamu harus perbanyak latihan soal yang mengandung unsur HOTS-nya. Dengan perbanyak latihan soal, kamu akan jadi terbiasa berpikir mendalam dan menganalisis suatu hal.

Ingat bahwa ada ungkapan, seseorang bisa karena terbiasa. Sama halnya seperti soal HOTS Bahasa Inggris. Selain nantinya kamu terbiasa dengan soal HOTS, kamu pun jadi banyak menambah kosa kata baru karena bertemu dengan banyak soal serta mendalami pemahaman grammar-mu. Otomatis kemampuan Bahasa Inggris kamu pun meningkat, Quipperian.

Tips #3: Jangan Cuma Latihan Soal UN, tapi SBMPTN Juga

Kamu tahu kan kalau soal HOTS nantinya akan muncul pula di SBMPTN? Nah, biar kemampuan berpikir kritismu lebih cepat terlatihnya, makanya kamu harus targetkan untuk belajar dari contoh soal yang lebih rumit, yakni soal HOTS SBMPTN.

Dengan sering ketemu soal HOTS SBMPTN, nantinya kamu pun merasa jadi lebih ringan dan simple saat mengerjakan soal HOTS UN. Kalau memang mau targetkan diri lebih tinggi lagi, kamu bisa mengerjakan soal-soal latihan SIMAK UI. Why? Karena soal SIMAK UI dari dulu sudah terkenal dengan level kesulitannya yang “wah” karena mengandung HOTS.

Tips #4: Terapkan Baca Novel Bahasa Inggris

Kenapa? Alasannya sederhana, Quipperian. Dengan membaca novel Bahasa Inggris, kamu jadi terbiasa membaca bacaan dengan bahasa asing, menambah kosa kata dan pemahaman grammar, serta menganalisa sebuah cerita. Novel merupakan teks narasi yang bisa membantu kamu menganalisis sebuah cerita mulai dari awal, dinamika masalah, klimaks, hingga penyelesaian masalah.

Dengan menerapkan aturan baca novel Bahasa Inggris, kamu pun jadi merasa enggak kayak belajar. Selain buat penghiburan diri, baca novel dengan bahasa asing pun akan sangat bagus untuk pengetahuan umum kamu, Quipperian.

Tips #5: Belajar Sesuai Kisi-kisi UNBK 2019

Nah, kalau menurutmu latihan soal yang selama ini kamu kerjakan terlalu “luas”, kamu bisa mempersempitnya dengan belajar sesuai kisi-kisi UNBK 2019 yang sudah disiapkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Dengan memperkecil jangkauan belajarmu, mudah-mudahan kamu jadi bisa lebih fokus dan dan efektif.

Biar kamu lebih mudah mengerjakan soal HOTS UN Bahasa Inggris-nya, yuk coba kita kerjakan latihan soal yang sudah Quipper Blog ambil dari Quipper Learn ini. Yuk!

Contoh Soal Nomor 1

Read the passage below.

In the UK, airplane crashes come under the domain of The Air Accidents Investigation Branch (AAIB), which is responsible for the investigation of civil aircraft accidents and serious incidents within the UK. They are also often called upon to assist in military incidents as well as aviation accidents overseas, especially where British registered planes are involved. Their aim is to respond quickly to air accidents and serious incidents and lead and manage the accident investigation team. On their website, the AAIB stress that the aim of an investigation is ‘to improve aviation safety by determining the causes of air accidents and serious incidents and making safety recommendations intended to prevent recurrence –it’. It is not to apportion blame or liability.

After a crash has happened the AAIB will appoint an Inspector of Air Accidents or the Investigator-in-Charge to oversee the investigation. The Inspector of Air Accidents has legal powers, but must work closely with the Police and Emergency Services. Just some of the powers they have are: free access to the aircraft wreckage and its contents; immediate access to flight recorders and the ability to take sworn statements from those involved or eye witnesses. They also have the authority to impound an aircraft if they believe it is necessary for the success of the investigation.

Adapted from : www.nationalgeographic.com.au

The word “recurrence” in the first paragraph refer to a condition that…

  1. Is going to happen
  2. Can be solved
  3. Is potentially impacted
  4. Possibly caused an accident
  5. Occurs again

Pembahasan:

Untuk menjawab soal ini, coba kamu lihat dulu di mana kata tersebut muncul. Kata recurrence muncul pada kalimat yang berbicara tentang aviation accident atau kecelakaan penerbangan. Ada pula kata-kata yang muncul di sekitarnya yakni improve aviation safety, making safety recommendation, dan prevent. Jadi, jika dipahami secara keseluruhan kalimat ini: … the AAIB stress that the aim of an investigation is ‘to improve aviation safety by determining the causes of air accidents and serious incidents and making safety recommendations intended to prevent recurrence –it bahwa tujuan investigasi AAIB adalah untuk meningkatkan keselamatan penerbangan dengan menentukan menentukan penyebab kecelakaan dan membuat rekomendasi keselamatan untuk mencegah terjadinya recurrence.

So, in other words, tujuan investigasi AAIB adalah mencegah terjadinya recurrence sehingga jika dilihat dari konteksnya yang membicarakan pencegahan (dari kata prevent), recurerence bisa merujuk pada terulangnya kembali kecelakaan. Ingat juga ya bahwa awalan re- berarti sesuatu yang berulang.

Jadi, jawaban yang paling tepat adalah occurs again alias E.

Contoh Soal Nomor 2

Read the passage below.

The Agency for the Assessment and Application of Technology (BPPT) kicked off operations at two electric vehicle charging stations (EVCS) at its offices in Central Jakarta and at its energy-conservation technology center (B2TKE) in South Tangerang, Banten, on Wednesday.

BPPT information technology for energy and material division head Eniya Listiani Dewi said the start of operations at the two charging stations was part of the effort to accelerate the national electric vehicle program.

“The BPPT has set up two charging station systems – a 50 kW fast charging station at the BPPT Jakarta and a 20 kW smart charging station at the B2TKE in South Tangerang,” Eniya said, as reported by t.com.

Apart from operating the charging stations, the BPPT also began electric vehicle road trials in its daily operations, connecting the BPPT headquarters in Central Jakarta with the BPPT’s Center for Science and Technology Research (Puspiptek) in South Tangerang. For that purpose, the BPPT has prepared three vehicles – a motorcycle, a micro car and a city car, said Eniya when launching the program.

Before this launching, German car manufacturer MB unveiled its first charging station in Indonesia on Monday in the parking lot of Plaza I shopping mall in Central Jakarta to welcome its electric vehicles that will be introduced next year. Under the name EQ Power, the charging facilities comprise four exclusive parking bays in the mall’s car park, with two 3.7 kilowatt wall box chargers.

Beside that State energy holding company Pertamina on Monday opened four electric vehicle (EV) charging stations, called Green Energy Stations (GES), following the opening of similar facilities in a pilot project. It is proof that Indonesia’s national electric vehicle program is getting closer to the mass production.

Adapted from: www.thejakartapost.com

The author’s attitude toward the passage can be best described as…

  1. Nostalgic
  2. Sarcastic
  3. Informative
  4. Humorous
  5. Insulting

Pembahasan:

Pertama, coba yuk kita pahami ide dari masing-masing paragraf, kemudian baru kita bisa menyimpulkan gimana sikap penulis terhadap topik teks ini.

Paragraf 1 -> menjelaskan tentang peluncuran stasiun pengisian untuk kendaraan listrik.

Paragraf 2 -> memaparkan tentang pernyataan dari salah seorang pejabat BPPT.

Paragraf 3 -> menjelaskan bahwa BPPT terus melakukan pengembangan terhadap elemen lain untuk mendukung program kendaraan listrik nasional.

Paragraf 4 -> penulis menyajikan contoh lain dari peluncuran stasiun pengisian untuk kendaraan elektrik yang dilakukan oleh perusahaan merek mobil MB.

Paragraf 5 -> penulis juga menjelaskan secara sekilas peluncuran stasiun pengisian listrik lainnya yang dilakukan oleh Pertamina sebagai bukti bahwa program kendaraan nasional bisa segera direalisasikan.

Dari kelima paragraf tersebut, kita bisa melihat tidak ada kecenderungan penulis pada pihak tertentu. Teks ini pun merupakan teks berita, sehingga sikap penulis dalam menyajikan informasi di teks ini adalah netral dan informatif.

Jadi, jawaban yang paling tepat adalah informative atau C.

Quipperian, itulah tips mengerjakan soal HOTS UN Bahasa Inggris. Semoga kamu bisa mengerjakan soal dengan lancar, ya! Kalau kamu masih mau latihan soal seperti di atas lebih banyak, buruan gabung di Quipper Video. Di sini kamu akan belajar bersama para tutor kece lewat video dan juga latihan soal. Semangat, ya!

Sumber:

Penulis: Serenata

Be the first to comment

Leave a Reply