Buat yang Ngerasa Anak IPS, Sekarang Saatnya Latihan Contoh Soal Ujian Nasional Ekonomi

Contoh Soal Ujian Nasional Ekonomi

Quipperian, apa kamu setuju kalau Quipper Video Blog menyebut Ekonomi sebagai Fisika versi jurusan IPS? Tingkat kesusahannya mungkin lebih tinggi apabila dibandingkan dengan mata pelajaran IPS lain. Tapi, bukan berarti kamu tidak bisa mengerjakannya saat UN 2016 nanti. Semua bergantung pada jerih payah kamu sendiri, Quipperian. Salah satu usaha yang wajib kamu lakukan adalah mengerjakan soal-soal latihan sesering mungkin. Kamu bisa langsung mencobanya di bawah ini. Quipper Video Blog telah memilih berdasarkan kisi-kisi resmi UN Ekonomi 2016, lho!

Konsep Ekonomi

Belum lama ini, Pak Andy menerima uang warisan Rp 125.000.000. Agar uang yang diterimanya bermanfaat dan menambah penghasilan, dia akan membuka usaha. Oleh karena itu muncuk beberapa pertanyaan sebagai berikut:

  1. Apa usaha tersebut harus dilakukan?
  2. Usaha apa yang akan dilakukan?
  3. Bagaimana cara mengelola usaha tersebut?
  4. Bagaimana cara menggunakan mesin-mesin dalam usaha tersebut?
  5. Di mana usaha tersebut akan dilaksanakan?
  6. Siapa yang menjadi sasaran konsumen dari usaha tersebut?

Berdasarkan pernyataan di atas, masalah pokok ekonomi modern yang dihadapi Pak Andy adalah….

  1. (1), (2), dan (3)
  2. (1), (2), dan (4)
  3. (2), (3), dan (4)
  4. (2), (4), dan (5)
  5. (3), (5), dan (6)

Pembahasan:

Inti masalah ekonomi atau persoalan dasar ekonomi adalah:

  • Secara klasik, masalah ekonomi meliputi: masalah produksi, konsumsi, dan distribusi.
  • Secara modern, masalah ekonomi meliputi: barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak (what), bagaimana cara memproduksi (how), dan untuk siapa barang-barang tersebut (for whom).

Jawaban: 3

Konsep Pembangunan

Di bawah ini data yang diperlukan dalam perhitungan pendapatan nasional:

  • Upah Rp13.000.000
  • Pendapatan sewa Rp8.000.000
  • Laba Rp9.000.000
  • Pengeluaran rumah tangga swasta Rp 36.000.000
  • Pengeluaran pemerintah Rp 10.000.000
  • Import Rp5.000.000
  • Pendapatan bunga Rp6.000.000
  • Konsumsi Rp 25.000.000
  • Ekspor Rp    7.000.000

Berdasarkan data di atas, besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan adalah….

  1. Rp 104.000.000
  2. Rp 83.000.000
  3. Rp 73.000.000
  4. Rp 36.000.000
  5. Rp 29.000.000

Pembahasan:

Rumus perhitungan pendapatan nasional:

  1. Pendekatan Penerimaan

Pn = W + R + I + P

  1. Pendekatan Pengeluaran

Pn = C + G + I + (X-M)

  1. Pendekatan Produksi

Pn = P1Q1 + P2Q2 + … + PnQn

Keterangan:

Pn : Pendapatan Nasional

W (wage) : Upah/gaji

R (rent) : Sewa

I (interest) : Bunga

P (profit) : laba

C (consumption) : Konsumsi

G (government) : Pengeluaran Pemerintah

I (investment) : Pengeluaran Investasi

X : Eksport

M : Import

Sehingga:

Pn : W + R + I + P

Pn : 13.000.000 + 8.000.000 + 6.000.000 + 9.000.000

Pn : 36.000.000

Jawaban: 4

Manajemen Perekonomian Internasional

Pada saat Bapak Ridwan berangkat haji ke tanah suci (Mekkah), menukarkan uangnya Rp 53.000.000 dengan mata uang Arab Saudi (Real). Setelah pulang, Bapak Ridwan masih memiliki sisa uang 300 SAR (Saudi Arabia Real) dan ditukarkan kembali dengan rupiah. Pada saat itu, kurs yang berlaku di money changer: kurs beli 1,00 real = Rp 2.50o;  kurs jual 1,00 real = Rp 2.600. Berdasarkan data di atas, maka besarnya uag rupiah setelah ditukarkan adalah….

  1. 790.000
  2. 770.000
  3. 760.000
  4. 750.000
  5. 740.000

Pembahasan:

Kurs valuta asing terdiri dari dua macam:

  • Kurs jual adalah kurs yang berlaku apabila menukar dari mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing, dengan cara dibagi.
  • Kurs beli adalah kurs yang berlaku apabila menukar dari mata uang asing terhadap mata uang dalam negeri, dengan cara dikalikan.

Dari data Pak Ridwan, maka Pak Ridwan menukar yang 300 SAR ke Rupiah sehingga kurs yang berlaku kurs beli karena money changer membeli valuta asing yaitu SAR. Maka, 300 x Rp 2.500 = Rp750.000

Jawaban: 4

Akuntansi Perusahaan Jasa

Dalam neraca sisa Service Lancar per 31 Desember 2014 terdapat akun Iklan Dibayar di Muka sebesar Rp 2.300.000. Data penyesuaian per 31 Desember 2014 menyatakan bahwa iklan dibayar pada tanggal 3 November 2014 di Kompas untuk 10 kali penerbitan, sampai akhir periode baru diterbitkan 4 kali.

Berdasarkan data di atas maka jurnal penyesuaiannya adalah….

1). Beban Iklan Rp920.000

Iklan Dibayar di Muka Rp920.000

2). Beban Iklan Rp1.380.000

Iklan Dibayar di Muka Rp1.380.000

3). Iklan Dibayar di Muka Rp920.000,00

Beban Iklan Rp920.000

4). Iklan Dibayar di Muka Rp1.380.000

Beban Iklan Rp 1.380.000

5). Beban Iklan Rp2.300.000

Iklan Dibayar di Muka Rp2.300.000

Pembahasan:

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan neraca, pertandanya akun di Neraca Saldo adalah Iklan Dibayar di Muka (akun neraca) bersaldo debet, oleh karena itu jurnal penyesuaiannya adalah Beban Iklan (didebet). Iklan Dibayar di Muka (dikredit).

Perhitungan Beban Iklan hingga 31 Desember 2014 sudah 4x terbit.

Jadi, 4/10 x 2.300.000 = 920.000

Jawaban: A

Akuntansi Perusahaan Dagang

Dalam neraca saldo UD Prima terdapat akun pesediaan barang dagang sebelah Debet Rp 30.000.000. Dalam data penyesuaian dinyatakan bahwa persediaan barang dagangan pada tanggal 31 Desember 2012 sebesar Rp 25.000.000. Jika UD Prima menggunakan pendekatan ikhtisar laba/rugi, maka jurnal penyesuaiannya adalah….

1). Ikhtisar laba rugi Rp 25.000.000

Persediaan barang dagang Rp 25.000.000

Persediaan barang dagang Rp 30.000.000

Ikhtisar laba rugi Rp 30.000.000

 

2). Persediaan barang dagang Rp25.000.000

Ikhtisar laba rugi Rp25.000.000

Ikhtisar laba rugi Rp30.000.000

Persediaan barang dagang Rp30.000.000

 

3). Ikhtisar laba rugi Rp 5.000.000

Persediaan barang dagang Rp 5.000.000

Persediaan barang dagang Rp 55.000.000

Ikhtisar laba rugi Rp 55.000.000

 

4). Persediaan barang dagang Rp55.000.000

Ikhtisar laba rugi Rp55.000.000

 

5). Ikhtisar laba rugi Rp55.000.000

Persediaan barang dagang Rp55.000.000

 

Pembahasan:

  • Jumlah penyesuaian untuk persediaan barang dagangan

Jika metode ikhtisar rugi laba, maka: Ikhtisar L/R

Persed.barang dagangan (awal)

Persed.barang dagangan (akhir)

Ikhtisar L/R

 

  • Jika metode HPP, maka: harga pokok penjualan

Persed.barang dagangan (awal)

Pembelian

Beban angkut pembelian

Persed.barang dagangan (akhir)

Retur pembelian dan PH

Potongan pembelian

Harga pokok penjualan

Jawaban: 2


 

Cukup mudah untuk dipahami, kan, Quipperian? Semoga berbagai contoh soal dan pembahasan di atas dapat menjadi panduan bagi kamu dalam mengerjakan soal-soal latihan Ekonomi lainnya. Bulan April sudah di depan mata, jadi tidak alasan bagi kamu untuk bermalas-malasan dan menunda-nunda belajar. Meskipun UN bukan menjadi satu-satunya penentu kelulusan, tentu kamu tetap ingin mendapatkan nilai yang maksimal, bukan?

 



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang