Demi Nilai UN yang Tinggi, Kamu Wajib Belajar Kisi-Kisi Ujian Nasional Fisika Ini

Kisi-Kisi Ujian Nasional
Berdasarkan kisi-kisi UN 2016 yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), materi soal-soal Fisika dibagi menjadi enam bagian. Mereka juga dikelompokkan ke dalam tiga level kognitif, yakni
pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. Tidak bisa dipungkiri bahwa Fisika menjadi salah satu mata pelajaran yang ditakuti oleh para calon peserta UN. Jangan khawatir, Quipperian. Selama kamu mempelajari materi dari kisi-kisi di bawah ini, kamu akan mampu menaklukkan semua soal Fisika pada UN nanti.

Pengukuran dan Kinematika

Pada dasarnya, materi Pengukuran dan Kinematika mengharuskan kamu untuk belajar tentang pengukuran, besaran Fisika, vektor, gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola. Bedanya, pada level pengetahuan dan pemahaman, kamu dituntut untuk memahami seluruh materi tersebut. Level aplikasi mengharuskan kamu untuk mampu mengaplikasikannya, sedangkan level penalaran akan membuat kamu dapat menalar materi yang telah kamu dapatkan. Berikut adalah salah satu contoh soalnya:

Sebuah mobil bergerak ke utara sejauh 80 m lalu melanjutkan perjalanannya sejauh 40 m membentuk sudut 60o ke arah timur, dan 80 m ke selatan membentuk sudut 30o terhadap timur. Besar perpindahan yang dilakukan benda adalah….

A) 80 m

B) 100 m

C) 120 m

D) 140 m

E) 160 m

Dinamika

Kisi-kisi UN Fisika yang tercantum dalam materi Dinamika adalah gaya, hukum newton, momen gaya, momen inersia, keseimbangan benda tegar, titik berat, dan fluida (statik dan dinamik). Tetapi, khusus untuk level pengetahuan dan pemahaman, kisi-kisi yang harus kamu pahami hanya mencangkup materi gaya, hukum newton, momen gaya, momen inersia, dan fluida (statik dan dinamik). Tentu aja kamu juga harus bisa mengaplikasikannya untuk memecahkan soal, Quipperian.

  • Sebuah batu dijatuhkan dari puncak menara yang tingginya 40 m di atas tanah. Jika percepatan gravitasi 10 m.s-2, maka perkiraan waktu yang diperlukan batu untuk sampai di tanah adalah….

A) 2,4 s

B) 2,6 s

C) 2,8 s

D) 3,0 s

E) 3,2 s

Usaha dan Energi

Untuk level pengetahuan dan pemahaman, kamu diminta untuk mampu memahami materi tentang usaha, impuls, momentum, dan tumbukan. Berbeda dengan level aplikasi yang materinya lebih banyak karena adanya aspek energi. Sedangkan, level penalaran justru hanya menuntut kamu untuk mampu bernalar tentang tiga materi, yakni impuls, momentum, dan tumbukan. Sebagai latihan, kamu bisa mengerjalan contoh soalnya berikut ini.

  • Sebuah benda bermassa 4 kg mula-mula diam, kemudian benda bergerak lurus dengan percepatan 3 m.s-2. Usaha yang diubah menjadi energi kinetik setelah 2 detik adalah….

A) 6 joule

B) 12 joule

C) 24 joule

D) 48 joule

E) 72 joule

 

Kalor

Level pengetahuan dan pemahaman serta aplikasi mengharuskan kamu untuk memahami dan mampu mengaplikasikan tiga jenis materi, yakni kalor, perpindahan kalor, dan teori kinetik gas. Sedangkan, pada level penalaran, kamu hanya diminta untuk bernalar tentang materi kalor dan perpindahannya. Tidak semua soal Fisika berupa hitung-hitungan, Quipperian, dan materi Kalor adalah salah satunya. Seperti ini, nih, model soal pada UN Fisika tahun lalu:

  • Pada proses termodinamika, pernyataan yang menunjukkan gas mengalami proses isobarik adalah jika….

A) perubahan gas yang suhunya selalu tetap

B) perubahan gas yang tekanannya selalu tetap

C) kecepatan rata-rata partikel bertambah

D) usaha luar gas sebanding dengan suhunya

E) suhu dan volume gas tidak mengalami perubahan

 

Gelombang dan Optik

Ada enam materi yang harus kamu pelajari dalam kisi-kisi Gelombang dan Optik ini. Untuk level pengetahuan dan pemahaman serta aplikasi, materi-materi yang harus kamu kuasai adalah gelombang, bunyi, cahaya optic, gelombang electromagnet, dan elastisitas. Berbeda dari level penalaran yang hanya mengharuskan kamu untuk mampu menalar materi tentang optik fisis. Biasanya, soal-soalnya tidak akan jauh dari lensa mikroskop dan kondisi mata orang yang menggunakannya—seperti yang bisa kamu lihat dalam contoh soal berikut ini:

  • Jarak titik api lensa obyektif dan okuler sebuah mikroskop berturut-turut 18 mm dan 5 cm. Jika sebuah benda diletakkan 20 mm di depan lensa obyektif, maka perbesaran total mikroskop untuk mata normal tak berakomodasi adalah….

A) 5 kali

B) 9 kali

C) 14 kali

D) 45 kali

E) 54 kali

 

Listrik, Magnet, dan Fisika Modern

Sepertinya, jumlah bobot soal akan lebih banyak muncul pada level aplikasi serta pengetahuan dan pemahaman. Hal tersebut terbukti dari banyaknya jumlah materi apabila dibandingkan dengan level penalaran. Begitu juga dengan kisi-kisi Listrik Magnet, dan Fisika Modern ini. Apabila level penalaran hanya mencakup materi fisika inti, maka kedua level lainnya mengharuskan kamu untuk mempelajari materi listrik statis, listrik dinamis, kemagnetan, dan efek foto listrik. Dan tipe soalnya tidak harus hadir dalam bentuk hitung-hitungan.

  • Arus listrik mengalir sepanjang kawat listrik tegangan tinggi dari selatan ke utara. Arah induksi magnetik yang diakibatkan arus listrik di atas kawat tersebut adalah ke….

A) utara

B) timur

C) selatan

D) barat

E) bawah


 

Itulah kisi-kisi yang bisa kamu pelajari untuk UN Fisika nanti. Jangan menganggap Fisika sebagai sebuah momok, karena hal tersebut hanya akan menimbulkan sugesti buruk pada pikiran sehingga kamu susah untuk mengerjakan soal-soalnya. Selama kamu belajar sesuai dengan kisi-kisi, rajin mengerjakan soal-soal latihan, dan berdiskusi dengan guru di sekolah, pasti kamu bisa melalui UN Fisika dengan lancar.

 



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang